Konsultasi Pengobatan
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba
Hotline: 087878821248
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Mengatasi Tulang Keropos Jangan Lupa Pakai Ini Ya

Minggu, 02 Agustus 2015

Tips Mengatasi Tulang Keropos Secara Alami
Ada beberapa makanan tertentu yang bisa mencegah osteoporosis secara alami. Oleh karenanya, kita juga harus tahu sumber nutrisi apa saja yang bisa menguatkan tulang dan bisa memadatkan tulang supaya tidak terkena osteoporosis. Sebenarnya pengertian osteoporosis itu apa sih ? Sebelumnya juga sudah dibahas Tips Tulang Sehat Agar Tak Keropos

Osteoporosis merupakan hilangnya kepadatan dari jaringan tulang ataupun proses terjadinya keropos pada tulang anda. Meskipun kita telah kehilangan beberapa hal kepadatan dari tulang, bertambahnya usia merupakan sesuatu yang normal terjadi jika kepadatan tulang mulai berkurang. Namun kalau kita tahu kalau ada makanan yang bisa menutrisi tulang agar tetap kuat dan padat, kita akan bisa menurunkan kemungkinan osteoporosis.

1. Kalsium Buat Kesehatan Tulang
Kesehatan tulang tidak lepas dari pentingnya kalsium yang kita konsumsi karena tubuh kita setiap harinya akan kehilangan yang namanya kalsium. Kalau terjadi perbandingan antara hilangnya kalsium tiap hari dengan masuknya kalsium sebagai pengganti, maka hal inilah yang akan menjadikan tulang keropos. Tubuh kita tidak dapat memproduksi kalsiumnya sendiri, maka dari itu kalsium harus didapat dari makanan yang kita konsumsi.

Untuk dewasa umur 50 tahun, jumlah kalsium diet tiap hari sekitar 1200 mg. Namun untuk usia 19 tahun hingga 50 tahun akan membutuhkan sekitar 1000 mg. Pada anak-anak dengan rentang usia antara 9 tahun sampai 18 tahun akan membutuhkan kalsium sekitar 300 mg. Sumber kalsium yang cukup banyak yaitu susu, keju dan yogurt. Sedangkan untuk yang lainnya yaitu sarden, ikan salmon, tahu, kacang almond, sayuran hijau dan jus jeruk serta sereal.

2. Protein Untuk Osteoporosis
Protein merupakan nutrisi yang sangat penting juga untuk masalah kesehatan tulang. Makanan yang mempunyai kadar protein yang bagus adalah daging, ikan, hewan unggas, kacang-kacangan, bii-bijian, produk dari susu, kacang yang kering telur, dan juga kacang polong.

3. Nutrisi Lain
Untuk memperkuat tulang, diperlukan juga vitamin D untuk mendapatkan nya kita bisa dengan mudah ddapatkan dari alam yaitu dengan berjemur di bawah terik matahari selama sekitar 15 menit saja. Paling bagus berjemur di pagi hari. Pada orang dewasa usia 50 tahun dibutuhkan vitamin D sekitar 400 hingga 800 IU.

Selain itu, vitamin D juga bisa kita dapatkan dari minum segelas Susu. Makanan lainnya sebagai sumber vitamin D adalah ikan laut, kemudian kuning telur, dan juga hati. Nutrisi lainnya yang diperlukan untuk proses tulang adalah seng, tembaga, zat besi, Magnesium, Fuoride dan juga vitamin A serta vitamin C. Jangan lupakan juga untuk mejaga pola makan yang seimbang dengan menu seperti banyak buah, saauran, ada gandum, kemudian daging, lalu ada kacang-kacangan dan juga biji-bijian yang semua hal tadi itu bisa menutrisi tubuh kita.

sumber: dokter OZ Indonesia  Mengatasi Tulang Keropos Jangan Lupa Pakai Ini Ya

Obat HIV/AIDS Produk KimiaFarma Disambut Gembira

Minggu, 19 Juli 2015

Efavirenz 600mg Obat HIV KimiaFarma
KOMPAS.com- Orang dengan HIV/AIDS atau ODHA menyambut gembira obat antiretroviral jenis Efavirenz yang diproduksi oleh PT.Kimia Farma. Kehadiran obat ini diharapkan bisa memutus ketergantungan obat ARV yang selama ini diimpor.

Obat efavirenz tersebut juga sudah mulai didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit. “Kami mendapat laporan monitoring ARV kemarin yang mengatakan ARV jenis Efavirenz sudah ada di RS Fatmawati,” kata Irwandy Widjaja dari Indonesia AIDS Coalition dalam siaran persnya.

Ia menambahkan. “Ini merupakan kabar gembira bagi ODHA di Indonesia karena dengan ARV produksi lokal, kita bisa memutus mata rantai ketergantungan obat ARV dari luar negeri. Dan persoalan seperti ARV tertahan di Bea Cukai bisa kita hindari kedepannya”.

Obat Efavirenz ini adalah obat ARV jenis keempat yang bisa diproduksi oleh Kimia Farma. Dua lainnya adalah jenis lamivudine, zidovudine dan nevirapine. Untuk jenis lainnya dan juga obat ARV golongan lini 2 masih import.

Selama ini, mayoritas obat ARV yang dibutuhkan ODHA di Indonesia adalah obat import dari India. Kerap kali dalam proses pembelian obat import ini mengalami keterlambatan yang menyebabkan obat terlambat didistribusikan di rumah sakit.

Irwandy mengatakan, yang masih menjadi PR sekarang adalah bagaimana menurunkan harga obat produksi lokal karena saat ini obat produksi lokal harganya masih 3-4 kali lebih tinggi dari obat generik impor.

Obat ARV dinyatakan sebagai obat untuk terapi HIV/AIDS sejak tahun 1996. Manfaat obat tersebut sudah terbukti menurunkan angka kematian berkaitan dengan infeksi HIV, menurunkan angka perawatan di rumah sakit, menekan jumlah virus HIV dalam darah, dan memulihkan kekebalan tubuh yang turun. Mereka yang minum obat ARV secara teratur juga lebih rendah risikonya menularkan penyakit ini kepada orang lain.

Sejak tahun 2006 Pemerintah Indonesia menyediakan obat ARV secara cuma-cuma atau subsidi. Pada akhir tahun 2003, menteri kesehatan pada waktu itu mengusulkan agar pemerintah membuat obat generik ARV untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Sumber: Kompas.com Artikel 19-Agt-2014

Anak SMA Menemukan Mutasi DNA Melawan HIV & Meningitis

Rabu, 01 April 2015

This 17-Year-Old Has Discovered DNA Mutations That Could Combat HIV And Meningitis


FastCoExist.com
High schooler Andrew Jin is answering previously unasked questions in biology.

Like plenty of science-oriented high school kids, Andrew Jin is interested in human evolution. But Jin, one of three $150,000 first-place winners in this year's Intel Science Talent Search, took that interest further than most. For his project, the high school senior came up with machine learning algorithms that detect mutations in the human genome—mutations that could one day be used to develop drugs to combat diseases like HIV and schizophrenia.
Initially, Jin wanted to investigate how humans have evolved over the past 10,000 years. "I was doing it out of curiosity," he says. "I started thinking about natural selection and evolution, and that we understand so much about its theory, but we know nothing about reality. I was curious about what mutations help us be sophisticated human beings."

Jin decided to examine 179 human DNA sequences from different parts of the world. Each sequence consisted of 3 million base pairs of DNA—far too much to look at without help from an algorithm. So he set up a machine learning algorithm and found 130 potentially adaptive mutations, related to things like immune response and metabolism, that played a role in human evolution.
Working from a summer program at MIT, Jin refined his research and came up with a handful of mutations, including ones involved in resistance to meningitis and decreased susceptibility to viruses like influenza and HIV, that could potentially be used bypharmaceutical companies in new drug development.
There have been other natural-selection studies in the past looking for adaptive mutations, but Jin says that many of his findings are new. There's still a long way to go before he starts chatting up Big Pharma, however. "There's very, very strong evidence for these mutations playing a role in disease resistance, but in order to confirm, I would have to do biological experiments to study their protective mechanisms. That’s what I’m interested in doing now," says Jin.
Once he gets to college (he's not yet sure where that will be), Jin plans to pursue computer science or biology. But that's not all he's good at: The teen is a talented pianist who has played at Carnegie Hall. "I'm also an avid Boy Scout," he says.

[Top photo: Gio.tto via Shutterstock]

15 Manfaat Daun Pepaya

Pepaya, tanaman seperti pohon tropis, pada awalnya dibudidayakan di Meksiko dan dapat tumbuh lebih dari 30 meter. Tanaman pepaya merupakan buah serbaguna yang baik di makan saat matang dan mentah.

Menurut “Pepaya Medicine Tree,” seluruh bagian tanaman pepaya baik akar, daun dan buah menawarkan nilai obat.

Daun pepaya muda dimakan seperti sayur dalam beberapa masakan khas Indonesia. Dan air rebusan daun pepaya, juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan, seperti berikut 1), apa saja manfaat daun pepaya ? Sebelumnya kita bahas dulu kandungan gizinya.

Kandungan gizi daun pepaya
Vitamin B, A, C, D, E
Kalsium

Kandungan vitamin ini sangat penting untuk kesehatan kardiovaskular, mencegah terjadinya kanker, dan sebagai antioksidan yang membantu mencegah radikal bebas.
Manfaat Daun Pepaya

Daun pepaya memiliki kandungan zat baik yang berlimpah. Maka dari itu, bagi yang kurang menyukai rasanya dapat mempertimbangkan manfaat daun pepaya bagi tubuh pada ulasan ini, 2)

1. Sifat anti kanker
Menurut penelitian yang dilakukan oleh jurnal Ethnopharmacology, jus daun pepaya mengandung enzim tertentu yang memiliki sifat melawan kanker terhadap berbagai tumor seperti kanker leher rahim, kanker payudara, kanker hati, kanker paru-paru dan kanker pankreas tanpa efek toksik pada tubuh. Hal ini membuat ekstrak daun pepaya ini, sering direkomendasikan sebagai bagian dari kemoterapi di beberapa bagian penduduk dunia. Dengan mengatur T-sel, ekstrak daun pepaya meningkatkan respon sistem kekebalan terhadap kanker. Daun yang terasa pahit, memang banyak mengandung zat anti kanker, yang juga ditemui pada manfaat daun binahong.

2. Menghambat Pertumbuhan Bakteri
Jus daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan aktif termasuk senyawa karpain yang menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur, cacing, parasit, bakteri serta berbagai bentuk sel kanker. Hal ini membuat daun pepaya dimanfaatkan sebagai pengobatan herbal untuk menghilangkan cacing di usus karena mengandung tannin. Zat tannin ini akan melindungi usus dari infeksi ulang pada lapisan dinding usus, sehingga cacing di usus tidak dapat menempel. Dengan demikian, daun pepaya secara efektif akan menekan penyebab terjadinya sakit tifus.

3. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Manfaat lain yang menakjubkan dari jus daun pepaya adalah kemampuannya untuk melawan infeksi virus seperti virus flu biasa. Daun pepaya akan secara alami melakukan regenerasi sel darah putih dan trombosit. Daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan termasuk vitamin A, C dan E yang mendukung sistem kekebalan tubuh.

4. Anti Malaria
Daun Pepaya telah ditemukan memiliki sifat anti malaria juga. Dengan demikian, jus daun pepaya sering digunakan di beberapa bagian dunia sebagai profilaksis untuk mencegah malaria di daerah endemis tertentu.

5. Pencegahan Demam Berdarah
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes. Penyakit ini bisa berakibat fatal, namun sejauh ini tidak ada obat khusus telah dirumuskan untuk penyakit ini. Penghilang rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen memiliki efek samping tersendiri.

Jus daun pepaya adalah metode tradisional untuk menyembuhkan demam berdarah tanpa masalah efek samping. Penelitian ilmiah dan beberapa studi kasus telah menunjukkan bahwa ekstra daun pepaya mengandung enzim papain meningkatkan trombosit. Perusahaan farmasi sudah menggunakan persiapan ekstrak daun pepaya dalam bentuk kapsul dan formula cair. Para dokter merekomendasikan mengambil 20 sampai 25 ml jus ini dua kali sehari selama seminggu untuk hasil yang cepat.

6. Mengurangi Nyeri Haid
Para wanita sejak dahulu memanfaatkan daun pepaya untuk permasalahan ini. Jus daun pepaya sangat efektif untuk mengurangi nyeri haid. Caranya dengan merebus beberapa ambil 1 daun pepaya, tambahkan asam jawa dan garam, campur dengan segelas air dan didihkan. Minumlah ramuan ini pada saat datang bulan.

7. Membantu Pencernaan
Enzim papain dalam daun pepaya membantu dalam pencernaan protein dan berguna untuk mengobati gangguan pencernaan, menurut buku “The Complete Herbal Panduan: A Natural Approach to Healing the Body.” Rebusan daun pepaya dapat mengurangi mulas dan perangsang nafsu makan. Daun pepaya juga dapat membantu mencerna gluten protein gandum, yang terjadi bagi sebagian orang, yang dikenal sebagai penyakit celiac.

8. Membantu Penyakit Pembesaran Prostat
Daun pepaya dapat membantu anda yang mengalami permasalahan pembesaran prostat jinak, selain itu daun ini juga dapat membantu menggurangi berbagai masalah terkait pembesaran prostat seperti masalah lesi dubur.

9. Daun Pepaya dapat Mengatasi Jerawat
Anda mungkin baru mendengar bahwa daun pepaya dapat mengobati Jerawat membandel. Cobalah, ini akan sangat efektif bagi anda yang mengalami masalah jerawat.

Cara Penggunaan :
Ambil daun pepaya muda
Keringkan daun tersebut.
Blender dengan air secukupnya untuk dibuat seperti pasta.
Ambil pasta yang telah jadi dan gunakan sebagai maskter.
Biarkan kering dalam 10-30 menit,
Cuci dan bilas bersih.

10. Meningkatkan Trombosit
Daun pepaya sangat penting untuk membantu meningkatkan jumlah trombosit bagi anda yang mengalami masalah dengan rendahnya trombosit. Penelitian di seluruh dunia telah mengungkapkan bahwa daun ‘pahit’ pepaya sangat efektif dalam meningkatkan jumlah trombosit secara cepat. Terutama untuk kasus kekurangan vitamin, sedang kemoterapi, demam berdarah dan banyak lagi.

11. Mencegah Katarak
Daun pepaya sangat penting untuk mencegah penyakit katarak.

12. Emfisema
Daun pepaya banyak mengandung vitamin D yang dapat mencegah terjadinya penyakit emfisema yang berhubungan dengan paru paru.

Daun Pepaya Untuk Kecantikan
Khasiat buah pepaya memang diketahui sangat bagus untuk kulit dan telah tergabung dalam produk perawatan kulit untuk memberikan kulit yang sehat dan bercahaya. Selain itu pepaya sering digunakan dalam sejumlah formulasi perawatan rambut untuk shamp atau kondisioner, berikut ini beberapa diantaranya :

Agen pembersih kulit – Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya senyawa karpain yang menghambat mikroorganisme dan racun lainnya. Sehingga membuat kulit lebih bersih dan memberikan perlindungan terhadap masalah kulit seperti jerawat, bintik-bintik dan noda.
Kondisioner Alami – ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai kondisioner bersama dengan bahan lain seperti santan danmanfaat madu untuk rambut yang berkilau. Kondisioner alami ini akan mmebuat rambut lebih bernyawa dan melembutkan rambut kasar yang sulit diatur.
Menghilangkan ketombe – Ekstrak daun pepaya terutama digunakan sebagai bahan pembuatan sampo anti ketombe yang bertujuan untuk mengendalikan produksi serpihan ketombe. Senyawa karpain ini, efektif dalam menghilangkan kotoran dan minyak serta bahan kimia untuk rambut tanpa efek samping.

Tips Menghilangkan Rasa Pahit Daun Pepaya
Masih banyak orang yang memang tidak menyukai dengan rasa pahit daun pepaya, namun dengan tips berikut ini manfaat daun pepaya dapat diperoleh dengan menghilangkan rasa pahit yang terkandung pada daun pepaya. Daun pepaya yang sudah dibersihkan direbus dengan beberapa lembar daun jambu biji, kemudian setelah direbus dapat dibilas denga air dan diolah sesuai resep. Dengan cari lain yang lebih simpel, dapat direbus saja dengan garam sampai layu dan kemudian di bilas lagi dengan air dan rebus lagi sampai matang untuk dapat diolah untuk berbagai masakan.

Mudah bukan tipsnya? Jadi jangan takut untuk mengkonsumsi daun pepaya. Selamat mencoba..

Kematian Olga Syahputra Karena Meningitis

Sabtu, 28 Maret 2015

Kematian Olga Syahputra pada usia yang cukup muda, 32 tahun, membuat banyak penggemar, terutama keluarganya, berduka. Selama setahun terakhir ini, Olga memang absen dari layar kaca karena berjuang mengatasi penyakitnya, meningitis.

Penyakit radang selaput otak ini dapat disebabkan oleh berbagai organisme, seperti virus, bakteri, dan jamur.

Meningitis yang disebabkan virus umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh tanpa perawatan spesifik. Namun, Meningitis akibat bakteri dapat berakibat serius, seperti kerusakan otak dan kehilangan pendengaran.

Meningitis memang paling rawan menyerang anggota jemaah haji. Menurut dr Iris Rengganis, SpPD, dari Divisi Alergi Imunologi Klinik FKUI-RSCM, Arab Saudi adalah negara dengan epidemi penyakit meningokokus, penyebab meningitis.

Selain itu, anggota jemaah haji yang datang ke Mekkah sebagian besar berasal dari negara Sub-Sahara Afrika yang merupakan sabuk meningitis, atau daerah dengan endemi ini.

Itulah sebabnya, mengapa sebelum melakukan perjalanan haji dan umrah, seseorang diwajibkan melakukan vaksinasi. Meski demikian, menurut Iris, sebaiknya setiap orang yang akan melakukan perjalanan keluar negeri juga mendapatkan vaksin ini. Pasalnya, kini meningitis dapat dijumpai di hampir semua negara, bukan hanya negara dengan rekomendasi meningitis.

Penularan bakteri yang bersifat langsung dapat terjadi melalui udara atau kontak dengan cairan pada saluran pernapasan, misalnya untuk pemakaian gelas bersama. Kuman akan menempati daerah nasofaring, kemudian menembus selaput lendir.

"Dalam kondisi tubuh lemah, mikroorganisme dari nasofaring dapat masuk ke dalam sirkulasi darah, kemudian menyebar ke selaput otak, sendi, jantung, serta ke seluruh tubuh," katanya dalam kampanye pencegahan meningitis, beberapa waktu lalu.

Orang yang terinfeksi meningitis akan mengalami beberapa gejala khas, mulai dari mual, muntah, demam tinggi mendadak, serta rasa kaku di belakang leher.

Kakunya bagian kuduk tersebut disebabkan serangan kuman meningitis ke daerah selaput dan korda spinalis yang merupakan sistem saraf pusat. Masifnya serangan menimbulkan rasa kaku pada penderita yang bisa timbul 2-3 hari setelah tertular kuman meningitis.

Diagnosis penyakit ini dilakukan dengan melakukan tes darah serta mengambil cairan serebrospinal dan tempat infeksi lainnya.

Komplikasi yang mungkin terjadi pada penyakit ini bisa sangat fatal. Penderita bisa mengalami ketulian, kejang, dan infark otak yang menjurus ke cacat menetap, bahkan kematian.

Mengingat risikonya yang sangat berat ini, jangan abaikan vaksinasi meningitis. Selain untuk anggota jemaah haji atau umrah, di Indonesia juga tersedia vaksin meningitis untuk anak-anak.

DAN INI PENJELASAN ILMIAHNYA
WARTA KOTA, JAKARTA
Kabar duka kembali menghampiri dunia hiburan Tanah Air. Komedian Olga Syahputra meninggal dunia di Singapura pada Jumat (27/3/2015) pukul 17.17 waktu setempat.

Olga dirawat sejak Juni 2014 di salah satu rumah sakit di Singapura karena menderita penyakit meningitis.

Sebelumnya, Olga sempat jalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Meningitis adalah radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan disebut meningen.

Dikutip dari Wikipedia, radang ini dapat disebabkan oleh infeksi oleh virus, bakteri, atau juga mikroorganisme lain, dan walaupun jarang dapat disebabkan oleh obat tertentu.

Meningitis dapat menyebabkan kematian karena radang yang terjadi di otak dan sumsum tulang belakang; sehingga kondisi ini diklasifikasikan sebagai kedaruratan medis.

Gejala umum dari meningitis adalah sakit kepala dan leher kaku disertai oleh demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya (fotofobia) atau suara keras (fonofobia).

Anak-anak biasanya hanya menunjukkan gejala nonspesifik, seperti lekas marah dan mengantuk.
Adanya ruam merah dapat memberikan petunjuk penyebab dari meningitis; contohnya, meningitis yang disebabkan oleh bakteri meningokokus dapat ditunjukkan oleh adanya ruam merah
Pada orang dewasa, gejala meningitis yang paling sering adalah sakit kepala hebat, yang terjadi pada hampir 90 persen kasus meningitis bakterial, diikuti oleh kaku kuduk (ketidakmampuan untuk menggerakkan leher ke depan karena terjadi peningkatan tonus otot leher dan kekakuan).

Triad klasik dari tanda-tanda meningitis adalah kaku kuduk, demam tinggi tiba-tiba, dan perubahan status mental.

Namun, ketiga ciri-ciri ini hanya muncul pada 44–46 persen kasus meningitis bakteri.
Jika tidak terdapat satu pun dari ketiga gejala tersebut, dapat dikatakan bukan meningitis.

Ciri lain yang dihubungkan dengan meningitis termasuk fotofobia (intoleransi terhadap cahaya terang) dan fonofobia (intoleransi terhadap suara keras).

Pada anak kecil, gejala yang telah disebutkan di atas seringkali tidak tampak, dan dapat hanya berupa rewel dan kelihatan tidak sehat.

Ubun-ubun (bagian lembut di bagian atas kepala bayi) dapat menonjol pada bayi berusia hingga 6 bulan.

Ciri lain yang membedakan meningitis dari penyakit lain yang tidak berbahaya pada anak adalah nyeri kaki, kaki-tangan yang dingin, dan warna kulit abnormal.

Khasiat Sehat Tanaman Mengkudu

Senin, 09 Maret 2015

Mengkudu (Morinda citrifolia) atau keumeudee (Aceh); pace, kemudu,kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); kodhuk (Madura); tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah noni (Hawaii), nono (Tahiti), nonu (Tonga),ungcoikan (Myanmar) dan ach (Hindi).

Tanaman ini tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3–8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih.

Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.

Secara tradisional, masyarakat Aceh menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak. Daunnya juga digunakan sebagai salah satu bahan nicah peugaga yang sering muncul sebagai menu wajib buka puasa. Karena itu, mengkudu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh. Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.

Asal-Usul Mengkudu
Asal usul mengkudu tidak terlepas dengan keberadaan bangsa Polinesia yang menetap di Kepulauan Samudra Pasifik. Bangsa Polinesia dipercaya berasal dari (Asia Tenggara). Pada tahun 100 SM, bangsa yang terkenal berani mengembara.

Tanpa sebab yang jelas mereka menyeberangi lautan meninggalkan tanah air mereka. Ada kesan para pengembara itu di kecewakan oleh suatu hal dan maksud menjauhkan diri dari kehidupan sebelumnya.

Setelah lama mengembara, mereka sampai di sekitar Polinesia, yaitu kepulauan di sekitar Pasifik Selatan. Para petualang tersebut langsung jatuh hati saat melihat indahnya pemandangan, kondisi pantai, dan pulaunya.

Uniknya, mereka seakan telah mempersiapkan diri untuk berpindah ke pulau lain. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya sejumlah tumbuhan dan hewan yang ikut dibawa, karena dianggap penting untuk mempertahankan hidup.

Beberapa tumbuhan asli, seperti pisang, talas, ubi jalar, sukun, tebu, dan mengkudu, dibawanya. Di antara yang dibawa itu, masih ada yang berupa stek dan tunas. Salah satu tumbuhan itu, yakni mengkudu, dianggap barang keramat.

Sejak 1500 tahun lalu penduduk kepulauan yang kini disebut hawaii itu mengenal mengkudu dengan sebutan noni. Mereka menduga tumbuhan bernama latin Morinda citrifolia tersebut memiliki banyak manfaat. Mereka memandangnya sebagai Hawaii magic plant, karena buah ini dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit.

Pohon Mengkudu
Pohon mengkudu tidak begitu besar, tingginya antara 4–6 m. batang bengkok-bengkok, berdahan kaku, kasar, dan memiliki akar tunggang yang tertancap dalam. Kulit batang cokelat keabu-abuan atau cokelat kekuning-kuniangan, berbelah dangkal, tidak berbulu,anak cabangnya bersegai empat. Tajuknya suklalu hijau sepanjang tahun. Kayu mengkudu mudah sekali dibelah setelah dikeringkan. Bisa digunakan untuk penopang tanaman lada.

Daun Mengkudu
Berdaun tebal mengkilap. Daun mengkudu terletak berhadap-hadapan. Ukuran daun besar-besar, tebal, dan tunggal. Bentuknya jorong-lanset, berukuran 15-50 x 5–17 cm. tepi daun rata, ujung lancip pendek. Pangkal daun berbentuk pasak. Urat daun menyirip. Warna hiaju mengkilap, tidak berbulu. Pangkal daun pendek, berukuran 0,5-2,5 cm. Ukuran daun penumpu bervariasi, berbentuk segitiga lebar. Daun mengkudu dapat dimakan sebagai sayuran. Nilai gizi tinggi karena banyak mengandung vitamin A. yg katanya bisa menyembuhkan ambein

Bunga Mengkudu
Bunga tersusun majemuk, perbungaan bertipe bongkol bulat, bertangkai 1–4 cm, tumbuh di ketiak daun penumpu yang berhadapan dengan daun yang tumbuh normal. Bunga banci, mahkota bunga putih, berbentuk corong, panjangnya bisa mencapai 1,5 cm. Benang sari tertancap di mulut mahkota. Kepala putik berputing dua. Bunga itu mekar dari kelopak berbentuk seperti tandan. Bunganya putih, harum.

Buah Mengkudu
Buah majemuk, terbentuk dari bakal-bakal buah yang menyatu dan bongkol di bagian dalamnya; perkembangan buah bertahap mengikuti proses pemekaran bunga yang dimulai dari bagian ujung bongkol menuju ke pangkal; diameter 7,5–10 cm.

Permukaan buah majemuk seperti terbagi dalam sekat-sekat poligonal (segi banyak) yang berbintik-bintik dan berkutil, yang berasal dari sisa bakal buah tunggalnya.

Warna hijau ketika mengkal, menjelang masak menjadi putih kekuningan, dan akhirnya putih pucat ketika masak.

Daging buah lunak, tersusun dari buah-buah batu berbentuk piramida dengan daging buah berwarna putih, terbentuk dari mesokarp.

Daging buah banyak mengandung air yang aromanya seperti keju busuk atau bau kambing yang timbul karena pencampuran antara asam kaprat (asam lemak dengan sepuluh atom karbon (C10), asam kaproat (C6), dan asam kaprilat (C8). Diduga kedua senyawa terakhir bersifat antibiotik aktif.

Kandungan Nutrisi Mengkudu
Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu.

Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.

Terpenoid.
Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti:
  • Pseudomonas aeruginosa,
  • Protens morganii,
  • Staphylococcus aureus,
  • Bacillus subtilis, dan
  • Escherichia coli.

Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti:
  • Salmonella montivideo,
  • S . scotmuelleri,
  • S . typhi, dan
  • Shigella dusenteriae,
  • S . flexnerii,
  • S . pradysenteriae, serta
  • Staphylococcus aureus.
Scolopetin.
Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine.
Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar.

Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya.
Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Sumber: wikipedia

Apakah Daun Pepaya dan Khasiatnya?

Daun pepaya merupakan salah satu jenis sayuran yang diolah pada saat masih muda menjadi makanan yang lezat dan bergizi tinggi.[1]

Disamping dapat diolah menjadi makanan yang lezat, daun pepaya dapat pula dijadikanobat untuk beberapa jenis penyakit.[2]

Helaian daun pepaya berbentuk menyerupai tangan manusia.[2] Apabila daun pepaya dilipat tepat di tengah, maka akan nampak bahwa daun pepaya berbentuk simetris.[2]

Kandungan Gizi
Daun pepaya memiliki kandungan gizi yang cukup beragam diantaranya vitamin A 18250 SI, vitamin B1 0,15 miligram per 100 gram, vitamin C 140 miligram per 100 gram daun pepaya, kalori 79 kal per 100 gram, protein 8,0 gram per 100 gram, lemak 2,0 gram per 100 gram, hidrat arang/karbohidrat 11,9 gram per 100 gram, kalsium 353 miligram per 100 gram, dan air 75,4 gram per 100 gram.[2] Daun pepaya juga mengandung carposide yang dapat berfungsi sebagai obat cacing.[2] Daun pepaya mengandung zat papain yang tinggi sehingga menjadikan rasanya pahit, namun zat ini justru bersifat stomakik yaitu dapat meningkatkan nafsu makan.[3]

Daun Pepaya yang bercita rasa pahit ini dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit, diantaranya:
  • Batu Ginjal, caranya beberapa lembar daun pepaya dicuci bersih lalu direbus, kemudian air rebusan tersebut diminum dan diakhiri dengan meminum air kelapa muda (namun, bagi yang mengidap hipertensi tidak diperkenankan menggunakan metode ini).[2]
  • Malnutrisi (gejala kekurangan gizi pada balita), caranya daun pepaya ditumbuk bersama daun dadap serep, dan kapur sirih kemudian dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut si penderita.[2]
  • Sakit perut pada waktu haid, caranya 1 lembar daun pepaya ditumbuk bersama dengan buah asam dan garam lalu ditambahkan air masak, campuran tersebut kemudian diperas, disaring dan diminum pada saat haid.[2]
  • Disentri, caranya 2 lembar daun pepaya direbus dalam 1 liter air bersama dengan 1 sendok teh bubuk kopi, lalu disaring dan diminum satu cangkir per hari.[2]
  • Diare, caranya daun pepaya direbus bersama dengan minyak kelapa, lalu daun pepaya yang layu tersebut ditempelkan pada perut penderita.[2]
  • Membasmi cacing perut, caranya daun pepaya direbus dalam 2 gelas air bersama dengan adas pulowaras sampai mendidih, lalu air rebusan tersebut disaring dan diminum setiap malam sebelum tidur.[2]
  • Mengatasi keputihan, caranya 1 daun pepaya yang telah dicuci bersih direbus dalam 1,5 liter air bersama 50 gram akar alang-alang dan pulasari, kemudian air rebusan tersebut disaring dan diminum setiap hari satu kali.[4]
  • Mengatasi jerawat, caranya 2-3 helai daun pepaya yang sudah tua dijemur kemudian dihaluskan dan ditambahkan air kemudian sari daun pepaya tersebut dioleskan pada bagian yang berjerawat.[4]
  • Mengatasi noda hitam di wajah, caranya daun pepaya dihaluskan dengan cara ditumbuk ataupun diblender dan ditambah air, kemudian air sari daun pepaya tersebut dicampurkan dengan masker dan dioleskan pada wajah, setelah 15 menit wajah dibasuh dengan air hangat sampai bersih.[4]
Pengolahan Daun Pepaya
Rasa pahit pada daun pepaya dapat dihilangkan dengan cara merebus daun pepaya bersama dengan daun jambu klutuk/jambu biji, dan daun singkong dengan perbandingan 200 gram daun pepaya, 200 gram daun singkong dan 50 gram daun jambu biji.[5]

Daun pepaya dapat diolah menjadi tumis daun pepaya, daun yang baik untuk ditumis adalah yang berasal dari pohon jantan.[5]

Di Jawa Barat, hampir semua hidangan disajikan dengan lalapan.[3] Lalapanadalah segala jenis sayuran yang dikonsumsi ketika masih mentah, tanpa dimasak cukup dicuci sampai bersih.[3]

Pucuk daun pepaya merupakan salah satu pilihan lalapan di Jawa Barat.[3]

Di Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal makanan bercita rasa gurih sedikit pedas yang bernama buntil yaitu sayur yang terbuat dari daun pepaya muda yang digulung dan didalamnya berisi parutan kelapa dengan tambahan ikan, udang dan bumbu-bumbu yang lain.[6]

Dari Indonesia timur tepatnya Maluku, terdapat makanan khas yaitu tumis bunga pepaya, di dalam masakan ini bunga pepaya ditumis bersama daun pepaya dan ikan asin/teri goreng dan disajikan dengan singkong rebus.[7]

Tak jauh dari Maluku, di Sulawesi Timur daun pepaya diolah bersama bunga pepaya, daun kemangi, daun melinjo dan ikan cakalang menjadi garo bunga pepaya.[8]

Manfaat Lain
Daun pepaya dapat dimanfaatkan sebagai pakan untuk ikan bawal yang sedang dalam tahap pembesaran, daun yang masih segar sebaiknya dilayukan terlebih dahulu sebelum diumpankan pada ikan untuk mengurangi kandungan air di dalamnya.[9]

Bahan aktif papain dalam daun pepaya dapat digunakan untuk membuat pestisida nabati, caranya 1 kg daun pepaya dirajang lalu direndam dalam 10 liter air yang dicampur dengan 2 sendok makan minyak tanah, dan 50 gram detergen selama semalam.[10]

Setelah semua bahan didiamkan selama 1 malam, pestisida nabati siap disemprotkan pada area pertanaman yang diserang ulat dan hama penghisap.[10]

sumber : wikipedia

Khasiat dan Manfaat Minyak Kelapa Murni VCO

Selasa, 17 Februari 2015

Khasiat dan Manfaat Minyak Kelapa Murni VCO
Minyak kelapa murni sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Berbagai macam khasiat minyak kelapa dara ini sudah lama dikenal masyarakat kita. Manfaat lain dan khasiatnya antara lain juga minyak kelapa untuk wajah dan sebagai dara catalyst. Minyak kelapa vco atau biasa dikenal juga virgin coconut oil juga bagus sebagai minyak kelapa vco untuk rambut.

Manfaat Jambu Biji Atasi DM

Minggu, 08 Februari 2015

Jambu Biji (Psidium Guajava) banyak tersebar di Asia Tenggara termasuk Indonesia, sampai Asia Selatan, India dan Srilangka. Jambu biji termasuk tanaman perdu dan memiliki banyak cabang dan ranting; batang pohonnya keras.

Permukaan kulit luar pohon jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu jambu biji tersebut dikelupas, akan terlihat permukaan batang kayunya basah.

Bentuk daunnya umumnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun jambu biji sudah mulai berbuah. Bijinya banyak dan terdapat pada daging buahnya.

Jambu biji ini akrab juga dengan nama Psidium guajava (Inggris/Belanda), Jambu klutuk, Bayawas, tetokal, Tokal (Jawa); Jambu klutuk, Jambu Batu (Sunda), Jambu bender (Madura). (11 January 2006).

Kandungan Nutrisi
Buah, daun, dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tannin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (dalam 100 gr), yaitu Kalori 49 kal; Vitamin A 25 SI; Vitamin B1 0,02 mg; Vitamin C 87 mg; Kalsium 14 mg; Hidrat Arang 12,2 gram; Fosfor 28 mg; Besi 1,1 mg; Protein 0,9 mg; Lemak 0,3 gram; dan Air 86 gram. ( IPTEKnet, 15 Januari, 2007).

Diantara berbagai jenis buah, jambu biji mengandung vitamin C yang paling tinggi dan cukup mengandung vitamin A. Dibanding buah-buahan lainnya seperti jeruk manis yang mempunyai kandungan vitamin C 49 mg/100 gram bahan, kandungan vitamin C jambu biji 2 kali lipat.

Vitamin C ini sangat baik sebagai zat antioksidan. Sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang.

Selain pemasok andal vitamin C, jambu biji juga kaya serat, khususnya pectin (serat larut air), yang dapat digunakan untuk bahan pembuat gel atau jeli. Manfaat pectin lainnya adalah untuk menurunkan kolesterol yaitu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh dan membantu pengeluarannya. 

Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research center Morrabad, India menunjukkan jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah penderita hipertensi essensial.
Contoh Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari
Ada beberapa contoh cara penggunaan jambu biji untuk kesehatan diantaranya,
Diare pada bayi yang masih menyusui:
– Bahan : jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.
– Cara menggunakan : dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

Masuk Angin:
– Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya
– Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

Sariawan:
– Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
– Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

Sakit Kulit:
– Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga jambu biji.
– Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

Obat luka baru Sebaiknya memakai pucuk daun muda kemudian dikunyah sampai lembut kemudian ditempelkan diluka, berguna untuk menghentikan pendarahan pada luka baru, juga berguna sebagai pembunuh kuman.

Khasiat buah jambu biji yaitu menaikkan trombosit darah
Buah berkhasiat dapat meningkatkan trobosit darah, pada pasien yang kena demam berdarah, banyak yang menggunakan juice buah jambu biji, diminum 3 kali sehari bila terkena serangan demam berdarah.

Batuk Sebaiknya mengkonsumsi buah jambu biji, sebagai pencegahan agar tidak semakin parah, karena zat yang ada didalamnya dapat mencegahnya.

Pembersih pasca persalinan. Kulit pohon biasa dipakai sebagai pembersih pasca persalinan ambil tiga genggam kecil kulit pohon boleh dicampur dengan pucuk daun, kemudian direbus dan airnya diminum.

Untuk mengobati penyakit tertentu, lebih disukai buah jambu biji yang daging buahnya berwarna merah. Saat ini, buah jambu biji telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan jumlah trombosit pada penderita demam berdarah.

Kemungkinan besar, hal ini disebabkan buah jambu biji berkhasiat untuk mengatasi hemostatis, antiradang dan antioksidan sehingga dapat menghentikan proses agregasi (pengumpulan) trombosit dan perdarahan yang terjadi sebelumnya, seperti mimisan, perdarahan kulit dan berak darah.

Alhasil, jumlah trombosit cepat meningkat disertai perbaikan kualitas trombosit yang baru terbentuk sehingga dapat berfungsi kembali secara normal.

Harapan Baru Kesembuhan HIV/AIDS

Sabtu, 07 Februari 2015

Apakah Penyakit HIV/AIDS itu?

Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang timbul sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia. Virus HIV menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh atau sistem imun.

Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh atau sistem imun tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun atau dikenal dengan infeksi oportunistik. virus ini juga merusak otak dan sistem saraf pusat.

Seseorang yang terinfeksi HIV tidak langsung menampakkan gejalanya, sehingga orang yang terinfeksi bisa hidup normal dalam jangka waktu lima sampai sepuluh tahun untuk sampai pada stadium munculnya gejala klinis.

Hal ini merupakan salah satu penyebab penderita baru mengetahui dirinya terinfeksi HIV setelah berkembang menjadi AIDS karena penderita baru memeriksakan diri bila sudah timbul gejala-gejala klinis.

Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.
Kematian yang disebabkan infeksi HIV kebanyakan bukan karena infeksi virus, melainkan karena turunnya kekebalan tubuh atau sistem imun si penderita tersebut.

Orang yang terinfeksi HIV belum tentu menjadi penderita AIDS, tergantung tingkat imunitas atau kekebalan tubuh orang tersebut yang dapat dilihat melalui komponen CD4. Jika terjadi penurunan CD4 sampai kurang dari 200, orang akan makin lemah daya tahan tubuhnya dan jatuh pada kondisi AIDS.

HIV berada terutama dalam cairan tubuh manusia. Cairan yang berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Sedangkan cairan yang tidak berpotensi untuk menularkan virus HIV adalah cairan keringat, air liur, air mata dan lain-lain. Kematian yang disebabkan infeksi HIV kebanyakan bukan karena infeksi virus, melainkan karena turunnya kekebalan tubuh si penderita tersebut.
Bagaimana Gejala HIV/AIDS?
  1. Gangguan saluran pernafasan seperti nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam).
  2. Gangguan  saluran Pencernaan seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
  3. Penurunan drastis berat badan. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
  4. Gangguan Sistem Saraf seperti kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat karena gangguan saraf central. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
  5. Gangguan pada System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau cacar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
  6. Gangguan pada Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah ‘pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal)
Bagaimana Mengetahui Seseorang Telah Terinfeksi?
Untuk mengetahui seseorang tertular atau tidak dapat melakukan test HIV dan Test HIV dapat dilakukan paling cepat 3 bulan setelah terinfeksi. Jika seseorang merasa telah melakukan aktifitas yang beresiko HIV, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk dilakukan test. Penanganan yang dini dan tepat akan menyelamatkan penderita dari keganasan virus ini.

Jika hasil test HIV positif, sebaiknya penderita melakukan pemeriksaan CD4 dan viral load test. Sel CD4 adalah jenis sel darah putih atau limfosit. Sel tersebut adalah bagian yang penting dari sistem kekebalan tubuh kita Pengecekan CD4 ini penting karena setelah lama terinfeksi HIV, jumlah sel CD4 semakin menurun. Ini tanda bahwa sistem kekebalan tubuh kita semakin rusak. Semakin rendah jumlah CD4, semakin mungkin kita akan jatuh sakit. Jumlah CD4 adalah ukuran kunci kesehatan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh. Semakin rendah jumlahnya, semakin besar kerusakan yang diakibatkan HIV. Jika penderita mempunyai jumlah CD4 di bawah 200, atau persentase CD4 di bawah 14% maka dianggap AIDS berdasarkan definisi Depkes.

Bagaimana Melawan HIV AIDS?
Para Penderita dapat melawan virus ini dengan menguatkan sistem imun, makanan bergizi tinggi, istrihat yang cukup dan hindari stress dan berkonsultasi ke dokter secara rutin. Menguatkan sistem imun dan menjaganya agar tetap kuat adalah sangat penting. Penyakit ini tak lagi mematikan selama penderita memahami dengan baik bagaimana cara penanganannya. Penderita bisa hidup normal dan tidak perlu merasa minder dengan keadaan yang ia alami.

4Life Transfer Factor Harapan Baru Penderita HIV/AIDS, Nutrisi Terbaik & Terlengkap Terapi HIV/AIDS

Sebuah studi yang dilakukan oleh The Altay State Medical University, Federasi Rusia. Studi dilakukan terhadap 15 orang pasien yang terinfeksi HIV yang terdiri atas stadium 2B, 2C,3A dan stadium 3B. Ke 15 pasien diberi Transfer Factor setiap hari selama 7 hari. Setelah konsumsi 4Life Transfer Factor, adanya peningkatan CD3 pada 15 orang pasien, peningkatan CD4 pada 14 orang pasien dan peningkatan CD8 pada 12 orang pasien.

Transfer Factor Plus dapat menguatkan sistem imun hingga 437% sehingga akan menguatkan sistem imun tubuh penderita dalam melawan virus, bakteri, parasit, sel kanker, tumor dan antigen asing lainnya yang menyebabkan penyakit. Transfer Factor mengandung rantai asam amino yg tinggi yaitu 44 rantai asam amino, membantu mempercepat proses regenerasi sel-sel yang rusak atau sel-sel yang mati.

Setiap hari ada jutaan virus, bakteri, parasit dan hewan mikroba lainnnya yang hidup di udara dan masuk ke dalam tubuh, semakin lemah sistem imun (semakin lemah sistem imun dapat dilihat dari angka CD4) penderita HIV/AIDS, maka akan mudah berkembang dalam tubuh penderita. Bahkan virus flu saja bisa membuat penderita HIV/AIDS meninggal.

Bagaimana Mengetahui Efektifitas Konsumsi 4Life Transfer Factor? 

Untuk mengetahui efektifitas suatu terapi dapat dilihat dari dua hal:
  1. Apa yang dirasakan oleh penderita, perlahan keluhan-keluhan akan berkurang dan sampai akhirnya hilang.
  2. Hasil pemeriksaan laboratorium, bandingkan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah konsumsi. Ada dua pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan yaitu angka CD4 dan angka viral load.
Tes viral load adalah tes untuk mengukur jumlah virus HIV dalam darah, Semakin tinggi viral load, semakin cepat penyakit HIV berkembang. Viral load juga menunjukkan daya menular pada orang lain. Semakin tinggi viral load, semakin mudah menularkan HIV. Tes viral load bermanfaat untuk pemantauan terapi, untuk mengetahui apakah terapi mengendalikan virus.

Untuk mengetahui efektifitas suatu terapi dapat menggunakan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah konsumsi, baik untuk CD4 dan Viral Load. Angka CD4 harus naik dan viral load harus turun.

Bagaimana Pengalaman Penderita HIV/AIDS yang Mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?
  1. Kami pernah merawat seorang anak yang tadinya seorang penderita HIV selama 11 tahun. Beberapa tahun terakhir kami beri 4Life Transfer Factor Plus. Sebelumnya terapi retro-viral dan terapi toxic retro-viral tidak membuahkan hasil. Akan tetapi setelah 13 bulan di beri campuran diatas dengan dosis tinggi, HIV anak tersebut negatif dan sekarang sudah benar-benar normal. Kualitas hidupnya benar-benar meningkat drastis, seperti inilah pengobatan modern seharusnya menurut saya. Ini benar-benar menyenangkan......R. R., Medical Doctor, Kentucky
  2. Setelah dirawat beberapa hari dirumah sakit, anak saya kembali kerumah dan menjalani rawat jalan. Ia sudah dinyatakan AIDS karena CD4nya 27 dan menjalani terapi ARV. Ia hanya sanggup konsumsi selama 1 minggu karena selama konsumsi tidak punya nafsu makan, kepalanya pusing dan mual. Kemudian dokter yang merawatnya menyarakan untuk konsumsi Transfer Factor. Selama 3 minggu konsumsi TBC nya negative, setelah satu bulan konsumsi kami kembali memeriksakan CD4 dan ternyata dalam waktu satu bulan cd4 naik menjadi 220….Ini luar biasa….Doni – 56 tahun -Jakarta
  3. Saya seorang ibu rumah tangga yang selalu patuh pada suami dan ajaran agama yang saya anut. Saya sering dirawat dirumah sakit karena kurang darah. Suatu hari saya menjalani transfusi darah, setelah menjalani transfusi darah saya mengalami gatal-gatal pada kulit. Kurang dari satu tahun setelah menjalani transfusi, saya dinyatakan dokter terinfeksi HIV/AID. Dokter memberi saya obat, tapi badan saya terasa panas ketika mengkonsumsinya. Saya tidak tahan dan menghentikannya. Suami saya mencoba mencari alternatif lain dan mendapatkan informasi tentang 4Life Transfer Factor lewat internet. Dia memberi saya 4Life Transfer Factor Plus dan 4Life Transfer Factor Trifactor Formula. Dalam waktu 2,5 bulan, berat badan saya naik 12 kg, CD4 saya naik dari 5 menjadi 35...Rania-Medan
  4. Saya merasa sakit kepala terus setiap hari, badan saya sering gatal-gatal, buang air besar berdarah, berat badan terus menurun dan tubuh saya terlihat hitam dan tubuh saya penuh dengan bentol-bentol merah seperti cacar air. Dokter saya menyarankan untuk konsumsi 4Life Transfer Factor. Saya konsumsi 9 kapsul 4Life Transfer Factor Plus sehari dan 6 kapsul 4Life Transfer Factor Advance sehari. Setelah kurang lebih empat bulan konsumsi semua keluhan-keluhan saya hilang. Sebelum konsumsi Transfer Factor CD4 saya 345 dan sekarang sudah 525...Subroto 42 tahun-Jakarta
  5. Saya baru tau terdeteksi hiv setelah kurang lebih terinfeksi kurang lebih 7 tahun. CD4 saya sudah rendah sekali yaitu 22 dan saya tidak mau mengkonsumsi ARV karena takut efeksampingnya. Saya coba konsumsi 3x3 4Life Transfer Factor Plus dan 3x2 4Life Transfer Factor Advance perhari. Dalam beberapa hari saja badan saya terasa segar kembali dan untuk memastikan kerja 4Life Transfer Factor, satu minggu setelah konsumsi saya kembali memeriksa CD4 dan hasilnya naik menjadi 45.Selain itu saya juga selalu menjaga kondisi saya dengan cukup istirahat, makan teratur dan bergizi, berpikiran positif dan menghindari stress. Satu bulan setelah konsumsi saya kembali melakukan pemeriksaan CD4 dan hasilnya meningkat menjadi 123...Andika 30 tahun-Bekasi
  6. Chinthia berumur 27 tahun. Kondisinya sangat lemah saat tiba di rumah sakit Nkosis Haven, sampai tak mampu membopong bayinya. Ia juga tak mampu melakukan pekerjaan ringan seperti menyapu. Berat badannya 44 kg. Konsumsi 4Life Transfer Factor Plus selama dua minggu berat badannya naik 7 kg. Karena batuk dan tidak bertenaga, dilakukan pemeriksaan TBC dan ternyata positif dan diberi obat TBC serta 4Life Transfer Factor Plus. Nilai CD4 saat tiba 297 naik menjadi 340, berat badan naik menjadi 63 kg. Kekuatan tubuhnya pulih. Penglihatannya dan ingatannya membaik, ia pun bisa merawat dirinya sendiri dan juga anaknya. Gail Johnson, Afrika Selatan.
  7. Raul berasal dari Meksiko. Dia memiliki AIDS dan kondisi nya sekarang sudah parah. Dia kehilangan berat badan dan sekarang sedang menjalani 2 metode pengobatan. Dia juga telah mencoba banyak produk. Teman nya memberitahu tentang 4LIFE TF PLUS dan dia langsung mencobanya. Setelah 2 bulan dengan dosis 6 TF PLUS per hari dia merasa sehat. Dia sekarang tambah gemuk, dan lebih memiliki energi. Dan sudah kembali ke kehidupan normalnya. Sekarang dia hanya memakaiTransfer Factor, dan meninggalkan 2 metode pengobatan lainnya
  8. Anak saya berusia 32 terkena HIV/AIDS dan sempat dirawat beberapa minnggu dirumah sakit. Setelah satu minggu mengkonsumsi ARV, dia tidak punya nafsu makan dan dia bilang rasanya gak karuan, akhirnya kami putuskan untuk menghentikan konsumsi ARV. Melalui internet saya dapat informasi tentang transfer factor. Saya memberinya Transfer Factor Plus 3×3 sehari dan Transfer Factor Advance 3×2 sehari. Dalam waktu 3 minggu TB negatif dan dalam waktu satu bulan CD4 naik dari 70 menjadi 213. Saya terus mensuport anak saya dalam melawan virus ini. Nafsu makannya pun sangat baik dan saya sangat bahagia dengan perkembangan yang signifikan ini. Danny 56 tahun – Jakarta.
  9. Teman saya bilang ke saya bahwa anak saya harus memakai transfer factor. Dia terkena AIDS, jadi kita pakaikan Transfer Factor padanya. Pada awalnya dia tidak mau meminumnya, jadi saya masukan pada minuman yang dia minum. Pada kunjungan ke dokter pertama, vira load nya menurun dari 400.000 menjadi 191.000. setelah dia konsumsi secara rutin, tes lab selanjutnya viral load nya menjadi 40.000. kami sangat terkejut dan berharap kesembuhan pada anak kami, terima kasih Transfer FactorConnie A
  10. HIV/AIDS – Tsidio berumur 5 tahun. Ketika dia datang ke rumah sakit kondisi tubuhnya penuh dengan luka dan kuping nya terinfeksi parah. Dia diperkenalkan dengan TF PLUS. Sampai saat ini telinga nya sehat, dan luka-luka di tubuhnya menghilang. Berat badan nya tadinya 10 kg sekarang sudah 16 kg. Gail Johnson, South Africa
  11. HIV/AIDS – Grace berumur 42 tahun. Dia memiliki CD4 388 dan berat nya 59 KG. Daya ingat nya sangat buruk, semenjak minum TF PLUS daya ingat nya membaik, dan tenaganya menjadi 110%. CD4 nya sekarang 411 dan berat badannya menjadi 70 KG. Gail Johnson, South Africa.
  12. HIV/AIDS – Feroza berumur 26 tahun. Dia sangat kurus. Dia membutuhkan asisten untuk berjalan, mandi dan makan. Pendengaran nya buruk, daya ingat dan kekuatan nya hanya 17 %. Dia sedang mengandung. Berat badan nya hanya 28 KG. CD4 nya 43. setelah 3 bulan pada TF PLUS, CD4 nya menjadi 78, beratnya menjadi 53 KG. Sekarang CD4 nya 163. beratnya menjadi 55 KG. Sekarang dia sudah bisa menangani dirinya dan anaknya. South africa
  13. AIDS / HIV 
    Sebuah sukses awal dengan Peningkatan Imun alami pada seorang pemuda dengan HIV. Kenny berusia 20 tahun dengan hemofilia yang tertular HIV bertahun-tahun yang lalu karena peralatan yang tidak steril ketika mengobatinya hemofilianya. Kenny telah banyak melakukan upaya pengobatan HIV sebelumnya, termasuk terakhir(dalam satu tahun terakhir), rejimen eksperimental dengan tidak ada respon positif. Ia menderita banyak efek samping dari terapi retroviral.

    Lima bulan lalu, Kenny mulai rejimen dosis tinggi TF (3 kapsul 3 kali sehari) dan TF + (2 kapsul 3 kali sehari), bersamaan dengan terapi eksperimental. Diatelah bebas infeksi selama meminum TF tersebut. Dia juga datang kepada kita dengan berita yang sangat menarik 3 minggu yang lalu: ia memiliki jumlah virus NOL, dan sekarang CD4 dekat pada batas normal yaitu 475. Apakah Kenny sudah benar-benar sembuh? Tidak, tapi dia sekarang tampak sehat dan menuju kemungkin menjadi bebas penyakit. Penghitungan berikutnya dijadwalkan enam minggu dari sekarang dan kami akan update. Kenny adalah peer konselor dan pendidik untuk HIV / AIDS dan dia sekarang menyebarkan berita tentang TF dan TF + untuk anggota komunitas AIDS. Ia juga merupakan distributor 4Life Research dan berharap untuk membangun sebuah organisasi penjualan besar bagi orang yang terkena HIV dan Hepatitis C. Dengan demikian, ia mengatakan bahwa ia tidak akan harus berhadapan dengan prasangka terhadap orang-orang yang terinfeksi HIV:Tampaknya 4Life Research hanya dapat memberikan Kenny a HIDUP BARU, dalam banyak hal. Kekuatan TF / TF + dan 4Life Research terus berlanjut.

    Update 11/25/99: CD4 count sekarang 525!

    Update (Musin Dingin, 2000): Seperti banyak dari Anda akan ingat, kami memperkenalkan Kenny, seorang pemuda hemofilia yang didiagnosis HIV positif sepuluh tahun lalu. Setelah bertahun-tahun menerima perawatan medis eksperimental, Kenny mulai mengambil Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan dalam dosis tinggi 9 bulan yang lalu. Kami pertamanya mengumumkan jumlah virus NOL dan jumlah CD4 (jumlah darah putih) hampir normal dalam QVnewsletter kami yang terakhir. Sekarang, 3 bulan kemudian, ia telah mengulangi jumlah virus HIV-nya tetap NOL dan jumlah CD4-nya sudah normal. Dan terus menjadi bebas infeksi! Anda mungkin telah melihat cerita Kenny dalam edisi November Teen People Magazine. Sekarang Kenny berbagi pengalaman yang luar biasa dengan orang lain yang menderita penyakit HIV. Menakjubkan apa yang bisa dilakukan oleh kekuatan peningkat sistem imun Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan bisa melakukannya!

    Update (Musim Semi / Musim Panas, 2000): Seperti banyak dari Anda akan ingat,kami memperkenalkan Kenny, seorang pemuda hemofilia yang didiagnosis HIVpositif 10 tahun lalu. Setelah bertahun-tahun menerima perawatan medis eksperimental, Kenny mulai mengambil Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan dalam dosis tinggi 12 bulan yang lalu. Kami pertamanya mengumumkan jumlah virus NOL dan jumlah CD4 (jumlah darah putih) hampir normal dalam QVnewsletter kami yang terakhir. Sekarang sembilan bulan kemudian dia telah mengulangi jumlah virus HIV-nya tetap NOL dan jumlah CD4-nya terakhir 600 (batas bawah normal adalah 500) Dan tetap bebas infeksi! Sebagai konselor remaja seusianya, Kenny kini memulai upaya dengan energi baru untuk berbagi Transfer Factor dengan dunia HIV. David Markowitz MD.
Konsultasi Pengobatan
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba
Hotline: 08787.882.1248
WA:081385386583
SimPATI: 0813.818.33855 website = www.klinik-herbalis.blogspot.com

16 Gejala Tertular atau Terinfeksi HIV/AIDS

Kamis, 05 Februari 2015

Menurut pengetahuan para ahli kesehatan umumnya di dunia pada saat ini, Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) hingga kini belum bisa diobati, penderitanya hanya diberikan obat-obat penguat tubuh. Orang yang berisiko terkena HIV adalah jika sering melakukan seks tanpa pengaman dengan lebih dari satu pasangan atau menggunakan obat-obat terlarang dengan suntikan.

"Pada tahap awal infeksi HIV, gejala yang paling umum pun tidak ada," kata Michael Horberg, MD, direktur HIV/AIDS di Kaiser Permanente, Oakland, California seperti yang dikutip dari Health.

Karena gejala awalnya tidak ada, orang-orang yang berisiko tersebut kadang tidak tahu tubuhnya sudah dimasuki virus HIV. Dalam 1 atau 2 bulan virus HIV memasuki tubuh. Sebesar 40 hingga 90 persen dari orang mengalami gejala seperti flu dapat dikenal sebagai sindrom retroviral akut (ARS). Tetapi kadang-kadang gejala HIV tidak muncul selama beberapa tahun bahkan beberapa dekade setelah infeksi.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda bahwa mungkin seseorang positif terkena HIV, antara lain:

1. Demam
Salah satu tanda-tanda pertama ARS adalah demam ringan, sampai sekitar 39 derajat C (102 derajat F). Demam sering disertai dengan gejala ringan lainnya, seperti kelelahan, pembengkakan pada kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan.

"Pada titik ini virus bergerak ke dalam aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar. Sehingga akan ada reaksi inflamasi oleh sistem kekebalan tubuh," kata Carlos Malvestutto, MD, instruktur penyakit menular dan imunologi dari department of medicine di NYU School of Medicine, New York.

2. Kelelahan
Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh juga dapat menyebabkan lelah dan lesu. Kelelahan dapat menjadi tanda awal dan tanda lanjutan dari HIV.

3. Pegal, nyeri otot dan sendi, pembengkakan kelenjar getah bening ARS sering menyerupai gejala flu, mononucleosis, infeksi virus atau yang lain, bahkan sifilis atau hepatitis. Hal tersebut memang tidak mengherankan. Banyak gejala penyakit yang mirip bahkan sama, termasuk nyeri pada persendian dan nyeri otot, serta pembengkakan kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan cenderung akan meradang bila ada infeksi. Kelenjar getah bening berada di pangkal paha leher ketiak, dan lain-lain.

4. Sakit tenggorokan dan sakit kepala
"Seperti gejala penyakit lain, sakit tenggorokan, dan sakit kepala sering dapat merupakan ARS," kata Dr. Horberg. Jika memiliki risiko tinggi HIV, maka melakukan tes HIV adalah ide yang baik. Karena HIV paling menular pada tahap awal.

5. Ruam kulit
Ruam kulit dapat terjadi lebih awal atau terlambat dalam perkembangan HIV/AIDS.

6. Mual, muntah dan diare
Sekitar 30 hingga 60 persen dari orang dengan HIV memiliki gejala jangka pendek seperti mual, muntah, atau diare pada tahap awal HIV, kata Dr. Malvestutto. Gejala tersebut juga dapat muncul sebagai akibat dari terapi antiretroviral, biasanya sebagai akibat dari infeksi oportunistik.

"Diare yang tak henti-hentinya dan tidak merespon obat mungkin merupakan indikasi. Atau gejala dapat disebabkan oleh organisme yang biasanya tidak terlihat pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang baik," kata Dr. Horberg.

7. Penurunan berat badan
"Jika penderita HIV sudah kehilangan berat badan, berarti sistem kekebalan tubuh biasanya sedang menurun," kata Dr. Malvestutto.

8. Batuk kering
Batuk kering dapat merupakan tanda pertama seseorang terkena infeksi HIV. Batuk tersebut dapat berlangsung selama 1 tahun dan terus semakin parah.

9. Pneumonia
Batuk dan penurunan berat badan juga mungkin pertanda infeksi serius yang disebabkan oleh kuman yang tidak akan mengganggu jika sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik. "Ada banyak infeksi oportunistik yang berbeda dan masing-masing dapat datang dengan waktu yang berbeda," kata Dr. Malvestutto.

Pneumonia merupakan salah satu infeksi oportunistik, sedangkan yang lainnya termasuk toksoplasmosis, infeksi parasit yang mempengaruhi otak, cytomegalovirus, dan infeksi jamur di rongga mulut.

10. Keringat malam
Sekitar setengah dari orang yang terinfeksi HIV akan berkeringat di malam hari selama tahap awal infeksi HIV, kata Dr. Malvestutto. Keringat malam terjadi bahkan saat tidak sedang melakukan aktivitas fisik apapun.

11. Perubahan pada kuku
Tanda lain dari infeksi HIV akhir adalah perubahan kuku, seperti membelah, penebalan dan kuku yang melengkung, atau perubahan warna (hitam atau coklat berupa garis vertikal maupun horizontal). Seringkali hal tersebut disebabkan infeksi jamur, seperti kandida.

"Pasien dengan sistem kekebalan yang menurun akan lebih rentan terhadap infeksi jamur," kata Dr. Malvestutto.

12. Infeksi Jamur
Infeksi jamur yang umum pada tahap lanjut adalah thrush, infeksi mulut yang disebabkan oleh Candida, yang merupakan suatu jenis jamur. "Candida merupakan jamur yang sangat umum dan salah satu yang menyebabkan infeksi jamur pada wanita."

"Candida cenderung muncul di rongga mulut atau kerongkongan, sehingga akan sulit untuk menelan," kata Dr. Malvestutto.

13. Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
Masalah kognitif dapat menjadi tanda demensia terkait HIV, yang biasanya terjadi lambat dalam perjalanan penyakit. Selain kebingungan dan kesulitan berkonsentrasi, demensia terkait AIDS mungkin juga melibatkan masalah memori dan masalah perilaku seperti marah atau mudah tersinggung.

Bahkan mungkin termasuk perubahan motorik seperti, menjadi ceroboh, kurangnya koordinasi, dan masalah dengan tugas yang membutuhkan keterampilan motorik halus seperti menulis dengan tangan.

14. Herpes mulut dan herpes kelamin
Cold sores (herpes mulut) dan herpes kelamin (herpes genital) dapat menjadi tanda dari ARS dan stadium infeksi HIV. Herpes tersebut juga dapat menjadi faktor risiko untuk tertular HIV.

Karena herpes kelamin dapat menyebabkan borok yang memudahkan virus HIV masuk ke dalam tubuh selama hubungan seksual. Orang-orang yang terinfeksi HIV juga cenderung memiliki risiko tinggi terkena herpes karena HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh.

15. Kesemutan dan kelemahan
Akhir HIV juga dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki. Hal ini disebut neuropati perifer, yang juga terjadi pada orang dengan diabetes yang tidak terkontrol. "Hal tersebut menunjukkan kerusakan pada saraf," kata Dr. Malvestutto.

Gejala tersebut dapat diobati dengan obat-obatan penghilang rasa sakit yang dijual bebas dan antikejang seperti gabapentin.

16. Ketidakteraturan menstruasi
Penyakit HIV tahap lanjut tampaknya dapat meningkatkan risiko mengalami ketidakteraturan menstruasi, seperti periode yang lebih sedikit dan lebih jarang. Perubahan tersebut mungkin lebih berkaitan dengan penurunan berat badan dan kesehatan yang buruk dari wanita dengan tahap akhir infeksi HIV.

Infeksi HIV juga telah dikaitkan dengan usia menopause yang lebih dini, yaitu sekitar 47-48 tahun bagi perempuan yang terinfeksi HIV dibandingkan dengan perempuan yang tidak terinfeksi sekitar usia 49-51 tahun.

Buah Mengkudu yang Kaya Manfaat Kesehatan

Rabu, 04 Februari 2015

Tanaman Mengkudu (Morinda Citrifolia L) merupakan tanaman obat yang sudah dimanfaatkan orang sejak jaman dahulu sampai sekarang. Di berbagai negara di dunia, banyak orang juga menggunakan mengkudu sebagai tanaman obat, sebab tanaman mengkudu memiliki berbagai khasiat.

Di Indonesia tanaman mengkudu sudah dimanfaatkan sejak jaman dahulu. Semula yang dimanfaatkan adalah kulit akarnya sebagai zat pewarna, karena dalam kulit akarnya tersebut terkandung senyawa morindon dan morindin yang dapat memberikan warna merah dan kuning untuk mewarnai kain tenun.

Setelah diketahui bahwa dalam bagian lain tanaman mengkudu, terutama buahnya mengandung berbagai zat yang berkhasiat obat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, maka selanjutnya tanaman mengkudu lebih dikenal sebagai tanaman obat.

Di Indonesia mengkudu tumbuh hampir diseluruh kepulauan, umumnya tumbuhan liar di pantai, di ladang, di pinggiran kota dan perkampungan, atau sengaja ditanam di pekarangan sebagai tanaman obat. Penyebarannya ke berbagai penjuru daerah tropis melalui arus laut, karena sebagian biji mengandung udara yang memungkinkan buahnya terapung di permukaan laut.

Nama daerah untuk tanaman mengkudu antara lain eodu, lengkudu, bangkudu, bakudu, pamarai, mangkudu, beteu (Sumatra); kudu, cangkudu, pace, kemudu (Jawa); tibah, wungkudu, ai kombo, manakudu, bakudu(Nusa Tenggara); mangkudu,wangkudu, labanau, (Kalimantan), baja, noni (Sulawesi).

Akhir-akhir ini tanaman tersebut mendapat perhatian dunia karena adanya fakta empiris dan kepercayaan serta bukti penelitian ilmiah bahwa buah mengkudu mempunyai berbagai khasiat penyembuhan terhadap berbagai penyakit degeneratif yang sulit disembuhkan seperti kanker, diabetes, tumor dan lain sebagainya.

Dari hasil penelitian secara ilmiah dapat dibuktikan bahwa pada semua 19 bagian tanaman mengkudu terkandung berbagai senyawa yang berguna obat.

KANDUNGAN NUTRISI MENGKUDU
Scopoletin
Zat-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan, dan sebagai tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah Mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia. Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium sp dan juga bersifat antiperadangan dan anti-alergi.

Zat Antikanker (Damnacanthal)
Beberapa penelitian terbaru tentang Mengkudu dilakukan untuk mengetahui kandungan zat-zat antikanker (damnacanthal ). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker pada ekstrak Mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari selsel abnormal K-ras-NRK.

Xeronine dan Proxeronine
Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah Mengkudu adalah xeronine. Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.

Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah Mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahanbahan pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.

Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari 16.000. Apabila kita mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan meningkat.

Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat-zat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita

akan mengalami gangguan kesehatan. Secara keseluruhan Mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah Mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah Mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah Mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.

Zat Pewarna
Kulit akar tanaman Mengkudu mengandung zat pewarna (merah), yang diberi nama morindon dan morindin.

KHASIAT MENGKUDU
Riset Medis Tentang Mengkudu
Riset medis tentang Mengkudu dimulai setidaknya pada tahun 1950, ketika jurnal ilmiah Pacific Science melaporkan bahwa buah Mengkudu menunjukkan sifat anti bakteri terhadap M. Pyrogenes, P. Aeruginosa, dan bahkan E. coli yang mematikan itu.

Studi dan penelitian tentang Mengkudu terus dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian dan universitas. Sejak tahun 1972, Dr. Ralph Heinicke, ahli biokimia terkenal dari Amerika Serikat mulai melakukan penelitian tentang alkaloid xeronine yang terdapat pada enzim bromelain (enzim pada nenas), dan kemudian menemukan bahwa buah Mengkudu juga mengandung xeronine dan prekursornya (proxeronine) dalam jumlah besar.

Xeronine adalah salah satu zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein spesifik sel-sel tubuh manusia. Tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan bahwa beberapa peneliti dari Keio University dan The Institute of Biomedical Sciences di Jepang yang melakukan riset terhadap 500 jenis tanaman mengklaim bahwa mereka menemukan zat-zat anti kanker (damnacanthal) yang terkandung dalam Mengkudu.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kemampuan sari buah Mengkudu, di antaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menunjukkan efek anti bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal. Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospiial,USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalahmasalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Menormalkan Tekanan Darah
Buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal. Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal).

Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).

Menghilangkan Rasa Sakit
Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional, sehingga tanaman ini disebut “painkiller tree” atau “headache tree”.

Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit. Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikus-tikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan, efek analgesiknya akan semakin kuat).

Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit. Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit.

Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengkonsumsi sari buah.

Antiperadangan dan Antialergi
Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, car-pal tunnel syndrome dan alergi dengan menggunakan scopoletin. Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya.

Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengkonsumsi sari buah Mengkudu. Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk.

Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen, dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.

Anti-bakteri
Hasil penelitian yang dimuat darn jurnal Pacific Science (vo1.4, tahun 1950) melaporkan bahma Mengkudu mengandung bahan anti bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung masalah pencernaan.

Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyehabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.

Mengkudu bersifat anti bakteri terhadap: Bacillus subtilis, Escherichicr coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysenteriae BH und III-Z, Staphylococcus aureus. Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyehabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat.

Dengan mengkonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh, sehingga meningkatkan kernampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.

Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)
Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh seopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin. Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak.

Di dalarn otak, serotonin berperan sebagai neutrotrcrnsmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin. Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit Alzheimer

Mengatur Siklus Energi Tubuh
Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain;
  • dapat menstabilkan gula darah,
  • mengurangi rasa sakit waktu menstruasi,
  • mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.

Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman.

Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.”

Khasiat-khasiat Tambahan
Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengkonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:
  • Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.
  • Sistem pernapasan: Batuk,bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
  • Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
  • Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, dan masalah-masalah pada kulit lainnya.
  • Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
  • Gangguan menstruasi: Sindrom pramenstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.
  • Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
  • Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetis, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, ganguan pada hormon tiroid.
  • Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Penggunaan Sari (Esktrak) MengkuduMungkin ada yang berpikir bahwa hanya orang sakit saja yang mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu. Sebenarnya tidak demikian, orang yang berada dalam kondisi sehat dapat saja mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu termasuk anak-anak.

Tetapi sebaiknya orang yang menjalani perawatan kesehatan memberitahukan pada dokternya bila ingin mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu. Dari bukti-bukti empiris diketahui bahwa sari (esktrak) Mengkudu aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak, wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui.

Berapa lama mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu juga tergantung pada efek positif yang timbul setelah mengkonsumsi. Sebagian orang mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan atau lebih baru merasakan efek yang signifikan, namun rata-rata hamper setiap orang mengalami adanya perubahan setelah minum dalam beberapa minggu.

Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk merasakan adanya perubahan setelah mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu tergantung pada beberapa hal:
  • Tingkat keseriusan kondisi kesehatan
  • Berapa lama waktu mengkonsumsinya
  • Stress/tekanan yang dialami
  • Terapi kesehatan yang tengah dijalani
  • Jenis suplemen kesehatan lain yang sedang dikonsumsi
  • Sebelum mulai mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu, sebaiknya dipastikan alasan apa yang memotivasi kita untuk mengkonsumsinya.
Berikut ini adalah beberapa alasan yang dapat dijadikan pegangan dalam mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu:
  • Meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan dan memperbaiki kesehatan.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Lebih meningkatkan tanggung jawab terhadap kesehatan pribadi.
  • Membantu penyembuhan tubuh setelah menga-lami luka atau pembedahan.
  • Membantu penyerapan gizi dari makanan dan suplemen kesehatan lain yang dikonsumsi.
  • Memberikan nutrien-nutrien yang tidak tersedia dalam makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
  • Mencoba cara alami untuk terapi kesehatan dan penyembuhan karena metode konvensional yang digunakan tidak memberikan basil seperti yang diharapkan.
  • Memperkuat enzim tubuh, letak sel reseptor dan sel protein lain sehingga dapat bekerja lebih baik.
 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. KlinikHerbalis.- - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger