Konsultasi Pengobatan
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba
Hotline: 087878821248
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Bagaimana HIV/AIDS Bisa Disembuhkan?

Rabu, 19 Agustus 2015

HIV / AIDS adalah penyakit yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS adalah tahap akhir dari infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Jika orang dengan HIV positif tidak diobati maka kondisinya akan semakin memburuk ketika menjadi AIDS, di mana sistem kekebalan tubuh berhenti bekerja.

Dengan demikian sistem kekebalan tubuh tidak mampu melindungi tubuh dari berbagai jenis penyakit atau infeksi. Virus HIV AIDS dapat ditularkan dari orang HIV positif melalui pertukaran cairan tubuh. Hal ini dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik serta dari ibu ke anak selama kehamilan. Saat ini menurut ilmu kedokteran memang belum ditemukan obat hiv aids, namun dalam ilmu pengobatan tradisional atau herbal, selalu ada jalan untuk mengalahkan setiap penyakit, termasuk HIV AIDS.

Faktor Risiko HIV AIDS
HIV / AIDS telah membunuh lebih dari 25 juta orang di 3 dekade terakhir. Salah satu alasan utama mengapa HIV / AIDS menyebar begitu luas adalah kurangnya pengetahuan tentang faktor risiko dan penularan HIV. Kurangnya pengetahuan tidak terbatas pada orang-orang yang tinggal di daerah terpencil. Mungkin di masa depan kita bisa memiliki Obat HIV AIDS terbaru, tapi sampai saat ini mengetahui faktor risiko adalah cara terbaik untuk menjauh dari HIV. Berikut adalah faktor risiko yang harus Anda perhatikan terkait dengan cara penyebaran dari virus hiv ini, yaitu:
  1. Berhubungan intim tanpa pengaman.
  2. Bergonta ganti pasangan intim.
  3. Penyakit menular seksual lainnya.
  4. Transfusi darah yang terkontaminasi virus HIV.
  5. Jarum suntik yang terkontaminasi.
  6. Penyalahgunaan obat.
  7. Kelalaian dalam praktek medis.
  8. Penularan dari ibu ke anak.
  9. Membuat Tatto yang menggunakan jarum tidak steril.
Virus HIV ini tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia dan mati dengan cepat ketika cairan tubuh yang terkandung mengering. Inilah sebabnya mengapa tidak dapat ditularkan melalui serangga, dan tidak bisa menyebar seperti virus flu. Selain itu juga virus hiv tidak dapat ditularkan melalui air liur, bersin akibat flu, batuk, ciuman, berbagi pemakaian perlengkapan makan ( piring, sendok, gelas ) atau pemakaian peralatan mandi secara bersama-sama (handuk ataupun sikat gigi), pemakaian fasilitas umum seperti toilet umum ataupun kolam renang.

Gejala HIV AIDS yang Harus Diwaspadai
Gejala HIV bervariasi dari orang ke orang. Beberapa orang mengalami penyakit mirip flu seperti demam, sakit kepala atau sakit tenggorokan dalam beberapa minggu pertama setelah gejala hilang. Seseorang dapat memiliki HIV selama bertahun-tahun sebelum mengembangkan gejala apapun. Infeksi oportunistik umum pada orang dengan AIDS yang mempengaruhi hampir semua organ tubuh. Beberapa tanda-tanda bahwa infeksi HIV mulai bereaksi dan menimbulkan gangguan kesehatan meliputi 3 fase yakni :

Fase Pertama / Fase Jendela (Serokonversi)
Seorang yang telah terinfeksi pada awal mulanya akan mengalami sakit yang menyerupai penyakit flu, diperkirakan hampir dari separuh penderita hiv aids pada tahap pertama ini akan mengalami hal gejala dibawah ini :
  1. Merasakan tidak nyaman pada bagian tenggorokan.
  2. Mengalami demam yang disertai rasa menggigil.
  3. Timbulnya bintik-bintik merah seperti benjolan (ruam) pada bagian kulit.
  4. Organ dari limfa mulai membengkak.
  5. Tubuh menjadi kurus (penurunan berat badan tidak normal).
  6. Mengalami diare yang cukup berkepanjangan atau lama (lebih dari 1 bulan ).
  7. Mudah merasa letih meskipun tidak melakukan aktifitas yang berat.
  8. Otot-otot tubuh menjadi sakit dan nyeri.
  9. Persendian dirasakan nyeri.
Gejala tahap pertama diatas ini merupakan pertanda umum yang dirasakan oleh penderita hiv aids yang menunjukkan bahwa sistem pertahanan tubuh sedang melawan virus hiv aids, namun bukan berarti anda yang mengalami hal diatas sudah dinyatakan terinfeksi Hiv Aids. Gejala diatas bisa juga diakibatkan oleh gangguan penyakit lainnya. Untuk lebih pastinya segera periksakan diri anda kepada pihak medis atau dokter agar dilakukan test Hiv Aids.

Fase Kedua Positif HIV
Setelah melewati fase pertama yang gejalanya mulai menghilang selama bertahun-tahun (pada tahap ini biasanya penderita belum menyadari jika dirinya telah terinfeksi virus hiv aids jika belum menjalani test hiv aids). Memasuki fase kedua virus hiv mulai menginfeksi dan menyebar didalam tubuh sekaligus merusak kekebalan tubuh hingga menjadi lemah. Penderita hiv fase kedua merasa tubuhnya sehat dan baik-baik saja akibat tidak ada gejala yang dapat dirasakan secara langsung. Proses kerusakan ini bisa terjadi bertahun-tahun dan beresiko tinggi menularkan penyakitnya kepada orang lain.

Fase Ketiga Gejala AIDS
Ketika penderita HIV sudah memasuki tahap ini akibat terlambatnya mengetahui kondisi kesehatan dan tidak dilakukan pengobatan yang tepat maka dirinya akan memasuki tahap hiv yang berubah menjadi tahap AIDS atau yang dikenal dengan Acquired Immune Deficciency Syndrome. Penderita yang telah berada pada kondisi ini akan sangat rentan dan mudah terserang berbagai penyakit berbahaya (komplikasi) akibat kekebalan tubuh didalam tubuhnya yang mulai menurun secara drastis. Inilah gejala yang dirasakan oleh penderita hiv yang sudah memasuki tahap Aids yakni :
  1. Demam persisten.
  2. Penderita mengalami getah bening yang mulai terjadi pembengkakan pada bagian ketiak, leher atau pangkal paha.
  3. Bermunculannya ruam / bintik-bintik yang berwarna yang tampak pada bagian kulit.
  4. Kelelahan ekstrim yang tidak berhubungan dengan stres atau kurang tidur.
  5. Munculnya infeksi berupa jamur yang timbul pada bagian mulut, lidah ataupun organ intim wanita.
  6. Sulit untuk bernafas.
  7. Diare persisten.
  8. Gizi buruk yang menurunkan berat badan.
  9. Pembengkakan kelenjar di leher, pangkal paha, dll.
  10. Kesulitan dalam menelan.
  11. Sariawan.
  12. Sakit kepala, kebingungan dan pelupa.
  13. Peningkatan risiko berbagai jenis kanker seperti sarkoma Kaposi, limfoma, kanker serviks, dll.
Ancaman paling besar dari tahap Aids ini adalah bahaya komplikasi penyakit serius seperti Kanker, Gagal Ginjal, TB dan sejenisnya atau bahkan sampai kepada kematian penderitanya. Meskipun begitu bahaya ini dapat diatasi dengan pengobatan herbal alami Hiv Aids yang sudah terbukti dan teruji dengan aman dan ampuh.

Fase Keempat Komplikasi HIV AIDS
Orang dengan HIV AIDS sangat rentan terhadap infeksi. Beberapa kondisi berikut yang umumnya terkait dengan AIDS:
  1. Tuberkulosis (TBC) – infeksi bakteri yang terutama menginfeksi paru-paru. Ini adalah penyebab utama kematian pada orang dengan HIV. Hampir seperempat juta pasien HIV meninggal akibat komplikasi tbc setiap tahunnya.
  2. Herpes Simplex – virus yang menyebabkan luka atau herpes genital (lepuh menyakitkan di area genital).
  3. Sarkoma Kaposi – tumor kulit dengan bercak ungu pada kulit atau mulut. Hal ini disebabkan oleh virus herpes.
  4. Limfoma – tumor berkembang pada sel-sel darah putih dalam sistem limfatik. Sebuah penyakit umum yang terkait dengan AIDS di mana sel-sel kanker ditemukan dalam sistem getah bening dari pasien AIDS.
  5. Pneumonia Pneumocystis – infeksi yang menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan di paru-paru. Ini adalah infeksi oportunistik yang paling umum pada orang yang terinfeksi HIV.
  6. Sariawan – infeksi mulut yang disebabkan oleh jamur candida. Infeksi Candida lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi HIV.
  7. Infeksi Cytomegalovirus – cytomegalovirus menyebabkan infeksi terkait HIV. Virus biasanya tetap aktif pada orang yang sehat. Penyakit yang paling umum yang menyebabkan cytomegalovirus pada orang yang terinfeksi HIV adalah kebutaan, radang paru-paru, penyakit hati, dll
  8. Toxoplasmosis – penyakit parasit yang jarang menyebabkan gejala pada orang dewasa yang sehat. Tapi penyakit ini bisa menjadi gangguan serius bagi penderita HIV / AIDS.
Sebelum mengalami komplikasi penyakit ini sebaiknya penderita HIV AIDS mendapatkan terapi yang tepat dan teratur baik menggunakan obat hiv aids herbal maupun medis.
Pengobaan HIV AIDS Terbaru secara Medis dan Herbal

Pengobatan Medis
Dua tujuan utama pengobatan HIV AIDS dalam ilmu kedokteran adalah untuk:
Hanya mencegah virus merusak sistem kekebalan tubuh
Hanya menghentikan atau menunda perkembangan infeksi

Antiretroviral (ARV) adalah obat HIV yang digunakan untuk mengobati dan mencegah infeksi HIV. Mereka menghentikan atau mengganggu reproduksi virus di dalam tubuh.

ARV tidak menyembuhkan infeksi HIV.
Dia mengontrol replikasi virus sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh seseorang untuk melawan infeksi. Obat hiv aids ini harus diambil pada waktu yang tepat setiap hari. Terapi yang salah atau tidak konsisten dapat menyebabkan virus bermutasi sehingga resisten terhadap pengobatan HIV ini. Orang dengan HIV AIDS membutuhkan konseling dan dukungan psikososial di samping pengobatan antiretroviral. Sebuah kualitas hidup yang tinggi perlu dipertahankan dengan kebersihan dasar, gizi yang cukup dan air bersih.

Pengobatan Herbal
Sedangkan tujuan utama pengobatan dengan paket obat herbal HIV/AIDS adalah untuk:
  1. Mencegah virus merusak sistem kekebalan tubuh.
  2. Menghambat perkembangan dari virus HIV
  3. Mengurangi jumlah virus hiv didalam tubuh.
  4. Menghancurkan virus hiv secara bertahap.
  5. Menghentikan atau menunda perkembangan infeksi.
  6. Memperbaiki, meningkatkan sistem pencernaan juga sistem metabolise tubuh penderita HIV/AIDS.
  7. Meningkatkan kekebalan tubuh penderita (imunitas).
  8. Melemahkan lalu membunuh virus HIV/AIDS.
  9. Mencegah dan menghambat infeksi untuk berkembang lebih lanjut yang lebih berbahaya
Inilah khasiat yang bisa dirasakan penderita HIV/AIDS setelah rutin mengkonsumsi paket obat herbal HIV/AIDS setidaknya dalam waktu 3 bulan pertama yakni :
  • Terjadinya peningkatan CD4 yang cukup signifikan.
  • Kondisi tubuh menjadi lebih sehat akibat stamina dan energi menjadi lebih meningkat.
  • Jumlah virus didalam tubuh menjadi berkurang (setelah dilakukan test HIV).
  • Nafsu makan mulai membaik yang disertai dengan berat badan mulai merangkak naik.
  • Gejala penyakit yang ditimbulkan (komplikasi) mulai berkurang.
Dengan konsumsi paket obat herbal secara rutin, banyak sekali pasien HIV/AIDS yang semakin meningkat kualitas kesehatannya, bahkan beberapa di antaranya sembuh total, artinya tidak ditemukan lagi virus HIV di dalam tubuhnya.

Jadi apa saja obat tradisional HIV/AIDS yang dimaksudkan?
Sekarang kita akan mengulas tuntas tentang paket pengobatan HIV/AIDS secara tradisional / herbal ini, yakni menggunakan 5 produk obat alami ini baik secara terpisah maupun kombinasi kesemuanya yang sudah terbukti ampuh bisa menyembuhkan sampai tuntas.
  • Paket Madu Herbal Pamungkas (MHP815)
  • Paket TransferFactor Trifactor Formula 
  • Paket Herbal Amazon Plus
  • Herbal Amazon Berries
  • Paket Xamthone Plus
  • Paket Virgin Coconut Oil Plus Zaitun
  • Obat HIV/AIDS K-Muricata
Paket Madu Herbal Pamungkas (MHP-815)
Madu Herbal Pamungkas adalah obat herbal racikan yang berdasarkan cara pengobatan nabawi, dimana bahan baku utamanya adalah madu hitam pahit dan habbatussauda. Adapaun pilihan habatussauda didatangkan langsung dari Yaman, Mesir dan Ethiopia. Sehingga terkadang setiap racikan dalam wadah botol plastik yang satu dengan yang lainnya akan mempunyai bentuk dan warna yang berbeda. Ditambah lagi emulsi pengikat serbuk herbal yang berbahan baku madu hitam pahit terkadang ditambah dengan madu jenis lainnya, seperti madu import Yaman, madu mints ataupun madu super dan madu Sumbawa atau madu hutan Kalimantan.

Paket Madu Herbal Pamungkas mempunya beberapa jenis level mulai dari level 0 untuk bayi hingga level 7 untuk pasien penderita HIV/AIDS yang sangat parah. Bentuk cairannya pun setiap levelnya bisa berbeda, mulai dari yang encer karena menggunakan esktrak minyak habbatussauda dan gamat emas serta minyak zaitun dan virgin coconut oil (VCO) hingga yang kental seperti bubur ataupun yang kalis seperti dodol madu hitam pahit.

Rasa setiap jenis level dan paket disesuaikan dengan kemampuan pasien untuk mengkonsumsi. Ada yang cair dan manis sehingga cocok untuk bayi dan anak kecil, hingga yang kental pekat seperti dodol untuk orang dewasa yang masih bisa berkaktivitas hariannya.

Secara keseluruhan, paket Madu Herbal Pamungkas 815 disesuaikan dengan kondisi pasien dengan bandrol harga paket sebagai berikut:
MHP-815 1 botol isi 500 ml : Rp500.000,- (level 0) untuk anak-anak dan bayi
MHP-815 1 botol isi 500 ml : Rp1.000.000,- (level 1 s/d 7) untuk dewasa
MHP-815 1 botol isi 1 liter : Rp1.750.000,- (level 1 s/d 7) hanya untuk dewasa

Harga paket pembelian lebih dari 2 botol mendapat rabat potongan 30%

Dosis konsumsi MHP815
1. Fase Jendela : 1 s/d 2 sendok makan per hari hingga 3 bln konsumsi. 
2. Fase Positif HIV : 2 s/d 3 sendok makan per hari hingga 6 bln konsumsi
3. Fase Gejala AIDS : 3 s/de 4 sendok makan per hari hingga 12 bulan konsumsi
4. Fase AIDS : 3 s/d 4 sendok makan per hari hingga 24 bulan konsumsi 
Paket Herbal Amazon Plus
Obat HIV AIDS alami Amazon Plus berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh penderita dan mencegah virus HIV AIDS merusak kekebalan tubuh penderita. Selain itu Amazon Plus mengandung senyawa aktif yang berguna untuk membunuh virus HIV AIDS, yakni:
  • Zaitun Hydroxytyrosol dari buah zaitun, telah teridentifikasi berfungsi sebagai penghambat virus HIV-1 yang mencegah perkembangan dari HIV agar tidak berkembang ke tahap AIDS.
  • Antosianin dari Acai Berry dan Blueberry merupakan senyawa aktif yang sangat berperan dalam hal menambah serta meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas) atas HIVsekaligus juga memperbaharui (regenerasi) sel-sel tubuh yang rusak akibat dampak virus tersebut.
  • Quercetin, myricetin, dan kaempferol dari blueberry berperan untuk menetralkan radikal di dalam tubuh.
  • Xanthone dari kulit manggis ini telah banyak membantu penderita HIV/AIDS dalam mencegah terjadinya peradangan, anti mikroba serta mengandung antioksidan yang super tinggi sekaligus menangkal mikroorganisme yang dapat menimbulkan infeksi pada tubuh penderita.
  • Lycopene dari tomat, mampu memicu tubuh untuk segera melakukan regenerasi sel-sel yang rusak.
  • Asam ellagic serta punicalagin dari delima merah telah terbukti ampuh sebagai antivirus yang yang sangat kuat untuk melawan berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh HIV
Obat HIV AIDS Herbal Amazon Berries
Obat Herbal HIV AIDS selanjutnya adalah Amazon Berries yang memiliki peranan untuk meningkatkan kesehatan setiap organ di dalam tubuh, dan untuk menyehatkan sistem pencernaan serta berkhasiat untuk meningkatkan vitalitas dan stamina pasien. Selain itu obat alami ini juga mengandung senyawa aktif yang berguna untuk melemahkan HIV yakni:
  • Antosianin pada Acai Berry
  • Xanthone pada kulit manggis
  • Resveratrol pada anggur
  • Ferulic acid pada plum hitam
  • Guaranine pada guarana
  • Riboflavin dan niasin pada acerola
  • Serta serat akasia yang berguna untuk kesehatan pencernaan
Obat herbal Amazon Berries ini mampu memperbaiki sistem pencernaan tubuh penderita HIV/AIDS yang seringkali mengalami diare berkepanjangan hingga berat badan menjadi turun drastis dikarenakan sistem dari organ pencernaannya terganggu.

Amazon Berries kaya akan serat, senyawa aktif dan juga vitamin penting yang dibutuhkan metabolisme tubuh.
Obat HIV/AIDS K-Muricata
Sedangkan Obat HIV AIDS Herbal K-Muricata berguna untuk:
  • menyaring racun / toksik di dalam tubuh
  • meningkatkan proses metabolisme di dalam tubuh sehingga penyerapan Amazon Plus dan Amazon Berries akan menjadi lebih cepat dan optimal
  • melemahkan HIV sehingga lama kelamaan akan mati.
Obat herbal K-Muricata ini yang berbentuk teh siap saji dan dapat dikonsumsi dengan cara diseduh dengan air mendidih. K-Muricata terbuat dari bahan alami yakni daun sirsak dan ekstrak tanaman keladi tikus yang telah lama dikenal dan digunakan dalam beberapa pengobatan penyakit yang berkaitan dengan virus ataupun radikal bebas.

Demikian keseluruhan paket obat herbal untuk mengatasi HIV/AIDS yang menghadirkan harapan baru bagi setiap pasien HIV AIDS ataupun keluarganya yang benar-benar sedang membutuhkan atau mengharapkan keajaiban kesembuhan.

Aturan Minum
20 hari pertama : 
Amazon Plus 3 x 2 sloki sehari diminum sebelum makan,
Amazon Berries 1 x 1 sachet sehari diminum di pagi hari.
Setelah 20 hari ditambahkan K-Muricata 3 x 1 sachet sehari diminum setelah makan.

Catatan:
Dosis akan dikurangi seiring dengan perkembangan kesehatan pasien. Aturan minum ini juga tidak mengikat dan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Harga Obat Herbal HIV/AIDS Paket Amazon
Amazon Plus 1 Botol isi 350 ml : Rp. 276.000,-
Amazon Plus 1 Dus (6 Botol) : Rp. 1.560.000,-
Amazon Berries 1 box (isi 30 sachet) : Rp. 1.200.000,-
K-Muricata 1 box (isi 30 sachet) : Rp. 600.000,-

Untuk hasil pengobatan yang maksimal disarankan untuk menggunakan ketiga jenis obat herbal Hiv Aids diatas. Selain untuk mengobati obat herbal Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata juga berkhasiat untuk mencegah anda terinfeksi virus Hiv (tentunya dengan tetap menghindari faktor penyebab hiv aids ) sekaligus menjaga kesehatan anda tetap prima.

Kesaksian Penderita HIV AIDS Yang Sembuh Berkat Paket Obat Herbal Alami :
Testimoni kesembuhan ini berasal dari seorang penderita HIV/AIDS yang ingin berbagi kisah hidupnya dalam melawan dan menghadapi penyakitnya selama ini , yang identitasnya tidak ingin dipublikasikan. Berikut ini kisahnya yang diceritakan langsung olehnya :

Saya merupakan seorang pasien yang terinfeksi virus HIV/AIDS sejak lama, akibat gaya hidup dan perilaku yang tidak baik yang pernah saya lakukan di kehidupan saya sebelumnya. Dan tepatnya pada tahun 2013 saya mulai mengkonsumsi obat-obatan khusus yang diresepkan dokter kepada saya. Disaat itu saya menyadari jika penyakit yang saya alami ini bukanlah suatu penyakit yang ringan terlebih saya mengetahui jika telah banyak penderita HIV/AIDS yang harus kehilangan nyawa akibat bahayanya. Terlebih penjelasan dari dokter yang menjelaskan jika penderita HIV ini juga rentan akan bahaya komplikasi penyakit berat lainnya akibat daya tahan tubuh penderita yang melemah. Penyesalan pun selalu ada didalam benak saya, meskipun begitu hidup saya pun harus terus berlanjut.

Hingga pada satu hari saya ditawari untuk mencoba paket obat herbal HIV/AIDS yang terdiri dari Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata. Memang pada mulanya saya sudah pasrah dan tak percaya jika ada obat HIV/AIDS yang mampu untuk mematikan virus tersebut. Meskipun begitu saya tertarik untuk mencobanya 1 paket, dan ketika itupun saya berfikir jika saya rasakan membaik akan saya lanjutkan pengobatan herbalnya namun jika tidak tentu tidak saya lanjutkan pengobatannya setidaknya saya sudah mencoba untuk mencari kesembuhan.

Dengan dimulai dengan mengkonsumsi obat herbal sesuai anjuran yakni Amazon Plus 3 x 2 sloki sehari serta dipadukan dengan Amazon Berries 1 x 1 sachet sehari sebelum makan. Setelah mengkonsumsi kedua jenis obat herbal tersebut selama 1 minggu saya melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan saya dengan uji lab dan hasilnya dari test darah di lab tersebut menunjukkan bahwa darah saya tampak lebih bersih serta terjadi peningkatan kadar CD4. Melihat hasil dan kondisi kesehatan saya yang mulai ke arah yang lebih baik, saya pun bertambah semangat dan yakin jika paket obat herbal ini merupakan jalan kesembuhan saya, tentunya juga ditambah dengan doa meminta kesembuhan kepada Tuhan YME.

Tak terasa 2 minggu sudah saya mengkonsumsi obat herbal HIV/AIDS secara rutin sekaligus juga merasakan adanya perubahan fisik seperti stamina saya meningkat, nafsu makan bertambah, tidak mudah lemas seperti apa yang saya rasakan sebelumnya. Pada saat itu juga saya dianjurkan untuk mulai mengkombinasikan obat dokter dengan Amazon Plus namun mengkonsumsinya diberi jarak setidaknya 2 jam. Pada minggu ketiga saya merasa berat badan saya sudah meningkat naik yang juga disertai dengan stamina yang cukup fit.

Tepat 1 bulan sudah saya menjalani pengobatan alami HIV/AIDS ini dan saya kembali merasakan perubahan demi perubahan kearah kesembuhan yang sangat baik. Tentunya kondisi ini membuat saya sangat senang dan bahagia serta tak lupa rasa syukur yang tak henti-hentinya saya panjatkan kepada Tuhan YME. Bulan kedua saya lanjutkan pengobatan herbal tersebut hingga sampai akhirnya genap 3 bulan saya rutin mengkonsumsi ketiga jenis obat alami ini dan tibalah pada kabar gembira yang saya dapatkan setelah melakukan test viral load (VL Test) dengan hasil hiv di dalam tubuh saya sudah tidak terdeteksi lagi.

Hasil yang luar biasa dan diluar pikiran saya, yang tidak pernah terbesit akan dapat sembuh di kemudian hari. Suatu keajaiban yang diberikan oleh Tuhan kepada saya melalui obat herbal alami HIV/AIDS Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata jalan kesembuhan saya dapatkan. 

Sekarang saya bisa beraktifitas serta bekerja sebagaimana orang sehat lainnya dikarenakan saya sudah tidak sakit lagi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang tak terkira kepadaTuhan YME, terima kasih obat herbal Amazon Plus, Amazon Berries, K-Muricata dan tidak lupa juga kepada dokter yang telah merawat saya dan mendengarkan keluh kesah saya selama ini.

Kesehatan Mulai Membaik Semenjak Mengkonsumsi Paket Obat Herbal HIV/AIDS
Kabar baik kali ini juga datang dari penderita penyakit HIV/AIDS yang berasal dari daerah Maluku Utara tepatnya di pulau Tidore. Penderita ini memiliki nama dengan Inisial IT (disamarkan karna tidak ingin identitasnya diketahui). Bapak IT ini sebelumnya bekerja di bidang pelayaran, namun semenjak kondisi tubuhnya menurun drastis akibat terinfeksi HIV sehingga dirinya sudah tak dapat bekerja sebagaimana dahulu beliau sehat.

Pada saat itu kondisi kesehatannya sudah cukup memprihatinkan dan lemah hanya dapat berbaring saja diatas tempat tidur, bisa dikatakan jika aktifitas kesehariannya seperti makan, BAB, buang air kecil hanyalah diatas tempat tidur saja. Pada saat kondisi yang memprihatinkan ini, pak IT memiliki seorang istri yang sangat setia menemani dirinya, bahkan istrinya sangat sabar dan juga tekun merawat kondisi suaminya yang sedang sakit.

Tak lupa istrinya berharap dan berdoa untuk kesembuhan suaminya, meskipun begitu istrinya tak hanya berpasrah saja dan mulai mencari pengobatan alternatif yang dapat menyembuhkan kondisi kesehatan suaminya selama ini melalui internet. Setelah beberapa saat melakukan pencarian, istri pak IT menemukan salah satu situs pengobatan herbal untuk penyakit hiv aids dan tertarik untuk mencoba paket obat herbal Hiv Aids yang terdiri dari Amazon Plus, Amazon Berries dan juga K-Muricata.

Pak IT pun mulai diberikan obat Amazon Plus sesuai anjuran pakai yakni 3 x 3 sloki sehari ditambah dengan Amazon Berries 1 x 1 sachet sehari sebelum makan. Baru mengkonsumsi 3 hari pak IT sudah merasakan kesehatannya mulai membaik yang ditandai dengan dirinya sudah dapat bangun dan berdiri ditambah lagi dengan nafsu makannya yang mulai membaik ditambah dirinya sudah mulai sedikit bertenaga. Sebuah harapan yang sangat baik bagi pak IT untuk dapat sembuh dan sehat kembali seperti semula.

Semua penyakit pasti ada obatnya, selalu percaya dan selalu berdoa meminta kesembuhan kepada Tuhan YME pasti akan diberikan olehnya, amin.

----------------------

Untuk konsultasi tentang menyembuhkan HIV/AIDS dengan madu herbal pamungkas MHP815, silakan hubungi LANGSUNG :
Sidik Rizal
XL: 08787.882.1248 atau
WA: 081.385.386.583 atau
SimPATI: 0813.818.33855
twitter @dikrizal
instagram @dik_rizal
website http://klinik-herbalis.blogspot.co.id

Mengatasi Tulang Keropos Jangan Lupa Pakai Ini Ya

Minggu, 02 Agustus 2015

Tips Mengatasi Tulang Keropos Secara Alami
Ada beberapa makanan tertentu yang bisa mencegah osteoporosis secara alami. Oleh karenanya, kita juga harus tahu sumber nutrisi apa saja yang bisa menguatkan tulang dan bisa memadatkan tulang supaya tidak terkena osteoporosis. Sebenarnya pengertian osteoporosis itu apa sih ? Sebelumnya juga sudah dibahas Tips Tulang Sehat Agar Tak Keropos

Osteoporosis merupakan hilangnya kepadatan dari jaringan tulang ataupun proses terjadinya keropos pada tulang anda. Meskipun kita telah kehilangan beberapa hal kepadatan dari tulang, bertambahnya usia merupakan sesuatu yang normal terjadi jika kepadatan tulang mulai berkurang. Namun kalau kita tahu kalau ada makanan yang bisa menutrisi tulang agar tetap kuat dan padat, kita akan bisa menurunkan kemungkinan osteoporosis.

1. Kalsium Buat Kesehatan Tulang
Kesehatan tulang tidak lepas dari pentingnya kalsium yang kita konsumsi karena tubuh kita setiap harinya akan kehilangan yang namanya kalsium. Kalau terjadi perbandingan antara hilangnya kalsium tiap hari dengan masuknya kalsium sebagai pengganti, maka hal inilah yang akan menjadikan tulang keropos. Tubuh kita tidak dapat memproduksi kalsiumnya sendiri, maka dari itu kalsium harus didapat dari makanan yang kita konsumsi.

Untuk dewasa umur 50 tahun, jumlah kalsium diet tiap hari sekitar 1200 mg. Namun untuk usia 19 tahun hingga 50 tahun akan membutuhkan sekitar 1000 mg. Pada anak-anak dengan rentang usia antara 9 tahun sampai 18 tahun akan membutuhkan kalsium sekitar 300 mg. Sumber kalsium yang cukup banyak yaitu susu, keju dan yogurt. Sedangkan untuk yang lainnya yaitu sarden, ikan salmon, tahu, kacang almond, sayuran hijau dan jus jeruk serta sereal.

2. Protein Untuk Osteoporosis
Protein merupakan nutrisi yang sangat penting juga untuk masalah kesehatan tulang. Makanan yang mempunyai kadar protein yang bagus adalah daging, ikan, hewan unggas, kacang-kacangan, bii-bijian, produk dari susu, kacang yang kering telur, dan juga kacang polong.

3. Nutrisi Lain
Untuk memperkuat tulang, diperlukan juga vitamin D untuk mendapatkan nya kita bisa dengan mudah ddapatkan dari alam yaitu dengan berjemur di bawah terik matahari selama sekitar 15 menit saja. Paling bagus berjemur di pagi hari. Pada orang dewasa usia 50 tahun dibutuhkan vitamin D sekitar 400 hingga 800 IU.

Selain itu, vitamin D juga bisa kita dapatkan dari minum segelas Susu. Makanan lainnya sebagai sumber vitamin D adalah ikan laut, kemudian kuning telur, dan juga hati. Nutrisi lainnya yang diperlukan untuk proses tulang adalah seng, tembaga, zat besi, Magnesium, Fuoride dan juga vitamin A serta vitamin C. Jangan lupakan juga untuk mejaga pola makan yang seimbang dengan menu seperti banyak buah, saauran, ada gandum, kemudian daging, lalu ada kacang-kacangan dan juga biji-bijian yang semua hal tadi itu bisa menutrisi tubuh kita.

sumber: dokter OZ Indonesia  Mengatasi Tulang Keropos Jangan Lupa Pakai Ini Ya

Jangan Putus Asa HIV/AIDS Bisa Disembuhkan

Kamis, 23 Juli 2015

Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang timbul sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia. Virus HIV menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh atau sistem imun. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh atau sistem imun tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun atau dikenal dengan infeksi oportunistik. virus ini juga merusak otak dan sistem saraf pusat.

Seseorang yang terinfeksi HIV tidak langsung menampakkan gejalanya, sehingga orang yang terinfeksi bisa hidup normal dalam jangka waktu lima sampai sepuluh tahun untuk sampai pada stadium munculnya gejala klinis.  Hal ini merupakan salah satu penyebab penderita baru mengetahui dirinya terinfeksi HIV setelah berkembang menjadi AIDS karena penderita baru memeriksakan diri bila sudah timbul gejala-gejala klinis.
Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.
Kematian yang disebabkan infeksi HIV kebanyakan bukan karena infeksi virus, melainkan karena turunnya kekebalan tubuh atau sistem imun si penderita tersebut.

Orang yang terinfeksi HIV belum tentu menjadi penderita AIDS, tergantung tingkat imunitas atau kekebalan tubuh orang tersebut yang dapat dilihat melalui komponen CD4. Jika terjadi penurunan CD4 sampai kurang dari 200, orang akan makin lemah daya tahan tubuhnya dan jatuh pada kondisi AIDS.
HIV berada terutama dalam cairan tubuh manusia. Cairan yang berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Sedangkan cairan yang tidak berpotensi untuk menularkan virus HIV adalah cairan keringat, air liur, air mata dan lain-lain. Kematian yang disebabkan infeksi HIV kebanyakan bukan karena infeksi virus, melainkan karena turunnya kekebalan tubuh si penderita tersebut.

Bagaimana Gejala HIV/AIDS?
  1. Gangguan saluran pernafasan seperti nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam).
  2. Gangguan  saluran Pencernaan seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
  3. Penurunan drastis berat badan. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
  4. Gangguan Sistem Saraf seperti kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat karena gangguan saraf central. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
  5. Gangguan pada System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau cacar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
  6. Gangguan pada Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah ‘pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal)
Bagaimana Mengetahui Seseorang Telah Terinfeksi?
Untuk mengetahui seseorang tertular atau tidak dapat melakukan test HIV dan Test HIV dapat dilakukan paling cepat 3 bulan setelah terinfeksi. Jika seseorang merasa telah melakukan aktifitas yang beresiko HIV, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk dilakukan test. Penanganan yang dini dan tepat akan menyelamatkan penderita dari keganasan virus ini.
Jika hasil test HIV positif, sebaiknya penderita melakukan pemeriksaan CD4 dan viral load test. Sel CD4 adalah jenis sel darah putih atau limfosit. Sel tersebut adalah bagian yang penting dari sistem kekebalan tubuh kita Pengecekan CD4 ini penting karena setelah lama terinfeksi HIV, jumlah sel CD4 semakin menurun. Ini tanda bahwa sistem kekebalan tubuh kita semakin rusak. Semakin rendah jumlah CD4, semakin mungkin kita akan jatuh sakit. Jumlah CD4 adalah ukuran kunci kesehatan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh. Semakin rendah jumlahnya, semakin besar kerusakan yang diakibatkan HIV. Jika penderita mempunyai jumlah CD4 di bawah 200, atau persentase CD4 di bawah 14% maka dianggap AIDS berdasarkan definisi Depkes.

Bagaimana Melawan HIV AIDS?
Para Penderita dapat melawan virus ini dengan menguatkan sistem imun, makanan bergizi tinggi, istrihat yang cukup dan hindari stress dan berkonsultasi ke dokter secara rutin. Menguatkan sistem imun dan menjaganya agar tetap kuat adalah sangat penting. Penyakit ini tak lagi mematikan selama penderita memahami dengan baik bagaimana cara penanganannya. Penderita bisa hidup normal dan tidak perlu merasa minder dengan keadaan yang ia alami.

4Life Transfer Factor Harapan Baru Penderita HIV/AIDS, Nutrisi Terbaik & Terlengkap Terapi HIV/AIDS
Sebuah studi yang dilakukan oleh The Altay State Medical University, Federasi Rusia. Studi dilakukan terhadap 15 orang pasien yang terinfeksi HIV yang terdiri atas stadium 2B, 2C,3A dan stadium 3B. Ke 15 pasien diberi Transfer Factor setiap hari selama 7 hari. Setelah konsumsi 4Life Transfer Factor, adanya peningkatan CD3 pada 15 orang pasien, peningkatan CD4 pada 14 orang pasien dan peningkatan CD8 pada 12 orang pasien.

Transfer Factor Plus dapat menguatkan sistem imun hingga 437% sehingga akan menguatkan sistem imun tubuh penderita dalam melawan virus, bakteri, parasit, sel kanker, tumor dan antigen asing lainnya yang menyebabkan penyakit. Transfer Factor mengandung rantai asam amino yg tinggi yaitu 44 rantai asam amino, membantu mempercepat proses regenerasi sel-sel yang rusak atau sel-sel yang mati.
Setiap hari ada jutaan virus, bakteri, parasit dan hewan mikroba lainnnya yang hidup diudara dan masuk ke dalam tubuh, semakin lemah sistem imun (semakin lemah sistem imun dapat dilihat dari angka CD4) penderita HIV/AIDS, maka akan mudah berkembang dalam tubuh penderita. Bahkan virus flu saja bisa membuat penderita HIV/AIDS meninggal.

Bagaimana Mengetahui Efektifitas Konsumsi 4Life Transfer Factor?
Untuk mengetahui efektifitas suatu terapi dapat dilihat dari dua hal:
  1. Apa yang dirasakan oleh penderita, perlahan keluhan-keluhan akan berkurang dan sampai akhirnya hilang.
  2. Hasil pemeriksaan laboratorium, bandingkan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah konsumsi. Ada dua pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan yaitu angka CD4 dan angka viral load.
Tes viral load adalah tes untuk mengukur jumlah virus HIV dalam darah, Semakin tinggi viral load, semakin cepat penyakit HIV berkembang. Viral load juga menunjukkan daya menular pada orang lain. Semakin tinggi viral load, semakin mudah menularkan HIV. Tes viral load bermanfaat untuk pemantauan terapi, untuk mengetahui apakah terapi mengendalikan virus.
Untuk mengetahui efektifitas suatu terapi dapat menggunakan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah konsumsi, baik untuk CD4 dan Viral Load. Angka CD4 harus naik dan viral load harus turun.

Bagaimana Pengalaman Penderita HIV/AIDS yang Mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?
  1. Kami pernah merawat seorang anak yang tadinya seorang penderita HIV selama 11 tahun. Beberapa tahun terakhir kami beri 4Life Transfer Factor Plus. Sebelumnya terapi retro-viral dan terapi toxic retro-viral tidak membuahkan hasil. Akan tetapi setelah 13 bulan di beri campuran diatas dengan dosis tinggi, HIV anak tersebut negatif dan sekarang sudah benar-benar normal. Kualitas hidupnya benar-benar meningkat drastis, seperti inilah pengobatan modern seharusnya menurut saya. Ini benar-benar menyenangkan......R. R., Medical Doctor, Kentucky
  2. Setelah dirawat beberapa hari dirumah sakit, anak saya kembali kerumah dan menjalani rawat jalan. Ia sudah dinyatakan AIDS karena CD4nya 27 dan menjalani terapi ARV. Ia hanya sanggup konsumsi selama 1 minggu karena selama konsumsi tidak punya nafsu makan, kepalanya pusing dan mual. Kemudian dokter yang merawatnya menyarakan untuk konsumsi Transfer Factor. Selama 3 minggu konsumsi TBC nya negative, setelah satu bulan konsumsi kami kembali memeriksakan CD4 dan ternyata dalam waktu satu bulan cd4 naik menjadi 220….Ini luar biasa….Doni – 56 tahun -Jakarta
  3. Saya seorang ibu rumah tangga yang selalu patuh pada suami dan ajaran agama yang saya anut. Saya sering dirawat dirumah sakit karena kurang darah. Suatu hari saya menjalani transfusi darah, setelah menjalani transfusi darah saya mengalami gatal-gatal pada kulit. Kurang dari satu tahun setelah menjalani transfusi, saya dinyatakan dokter terinfeksi HIV/AID. Dokter memberi saya obat, tapi badan saya terasa panas ketika mengkonsumsinya. Saya tidak tahan dan menghentikannya. Suami saya mencoba mencari alternatif lain dan mendapatkan informasi tentang 4Life Transfer Factor lewat internet. Dia memberi saya 4Life Transfer Factor Plus dan 4Life Transfer Factor Trifactor Formula. Dalam waktu 2,5 bulan, berat badan saya naik 12 kg, CD4 saya naik dari 5 menjadi 35...Rania-Medan
  4. Saya merasa sakit kepala terus setiap hari, badan saya sering gatal-gatal, buang air besar berdarah, berat badan terus menurun dan tubuh saya terlihat hitam dan tubuh saya penuh dengan bentol-bentol merah seperti cacar air. Dokter saya menyarankan untuk konsumsi 4Life Transfer Factor. Saya konsumsi 9 kapsul 4Life Transfer Factor Plus sehari dan 6 kapsul 4Life Transfer Factor Advance sehari. Setelah kurang lebih empat bulan konsumsi semua keluhan-keluhan saya hilang. Sebelum konsumsi Transfer Factor CD4 saya 345 dan sekarang sudah 525...Subroto 42 tahun-Jakarta
  5. Saya baru tau terdeteksi hiv setelah kurang lebih terinfeksi kurang lebih 7 tahun. CD4 saya sudah rendah sekali yaitu 22 dan saya tidak mau mengkonsumsi ARV karena takut efeksampingnya. Saya coba konsumsi 3x3 4Life Transfer Factor Plus dan 3x2 4Life Transfer Factor Advance perhari. Dalam beberapa hari saja badan saya terasa segar kembali dan untuk memastikan kerja 4Life Transfer Factor, satu minggu setelah konsumsi saya kembali memeriksa CD4 dan hasilnya naik menjadi 45.Selain itu saya juga selalu menjaga kondisi saya dengan cukup istirahat, makan teratur dan bergizi, berpikiran positif dan menghindari stress. Satu bulan setelah konsumsi saya kembali melakukan pemeriksaan CD4 dan hasilnya meningkat menjadi 123...Andika 30 tahun-Bekasi
  6. Chinthia berumur 27 tahun. Kondisinya sangat lemah saat tiba di rumah sakit Nkosis Haven, sampai tak mampu membopong bayinya. Ia juga tak mampu melakukan pekerjaan ringan seperti menyapu. Berat badannya 44 kg. Konsumsi 4Life Transfer Factor Plus selama dua minggu berat badannya naik 7 kg. Karena batuk dan tidak bertenaga, dilakukan pemeriksaan TBC dan ternyata positif dan diberi obat TBC serta 4Life Transfer Factor Plus. Nilai CD4 saat tiba 297 naik menjadi 340, berat badan naik menjadi 63 kg. Kekuatan tubuhnya pulih. Penglihatannya dan ingatannya membaik, ia pun bisa merawat dirinya sendiri dan juga anaknya. Gail Johnson, Afrika Selatan.
  7. Raul berasal dari Meksiko. Dia memiliki AIDS dan kondisi nya sekarang sudah parah. Dia kehilangan berat badan dan sekarang sedang menjalani 2 metode pengobatan. Dia juga telah mencoba banyak produk. Teman nya memberitahu tentang 4LIFE TF PLUS dan dia langsung mencobanya. Setelah 2 bulan dengan dosis 6 TF PLUS per hari dia merasa sehat. Dia sekarang tambah gemuk, dan lebih memiliki energi. Dan sudah kembali ke kehidupan normalnya. Sekarang dia hanya memakaiTransfer Factor, dan meninggalkan 2 metode pengobatan lainnya
  8. Anak saya berusia 32 terkena HIV/AIDS dan sempat dirawat beberapa minnggu dirumah sakit. Setelah satu minggu mengkonsumsi ARV, dia tidak punya nafsu makan dan dia bilang rasanya gak karuan, akhirnya kami putuskan untuk menghentikan konsumsi ARV. Melalui internet saya dapat informasi tentang transfer factor. Saya memberinya Transfer Factor Plus 3×3 sehari dan Transfer Factor Advance 3×2 sehari. Dalam waktu 3 minggu TB negatif dan dalam waktu satu bulan CD4 naik dari 70 menjadi 213. Saya terus mensuport anak saya dalam melawan virus ini. Nafsu makannya pun sangat baik dan saya sangat bahagia dengan perkembangan yang signifikan ini. Danny 56 tahun – Jakarta.
  9. Teman saya bilang ke saya bahwa anak saya harus memakai transfer factor. Dia terkena AIDS, jadi kita pakaikan Transfer Factor padanya. Pada awalnya dia tidak mau meminumnya, jadi saya masukan pada minuman yang dia minum. Pada kunjungan ke dokter pertama, vira load nya menurun dari 400.000 menjadi 191.000. setelah dia konsumsi secara rutin, tes lab selanjutnya viral load nya menjadi 40.000. kami sangat terkejut dan berharap kesembuhan pada anak kami, terima kasih Transfer FactorConnie A
  10. HIV/AIDS – Tsidio berumur 5 tahun. Ketika dia datang ke rumah sakit kondisi tubuhnya penuh dengan luka dan kuping nya terinfeksi parah. Dia diperkenalkan dengan TF PLUS. Sampai saat ini telinga nya sehat, dan luka-luka di tubuhnya menghilang. Berat badan nya tadinya 10 kg sekarang sudah 16 kg. Gail Johnson, South Africa
  11. HIV/AIDS – Grace berumur 42 tahun. Dia memiliki CD4 388 dan berat nya 59 KG. Daya ingat nya sangat buruk, semenjak minum TF PLUS daya ingat nya membaik, dan tenaganya menjadi 110%. CD4 nya sekarang 411 dan berat badannya menjadi 70 KG. Gail Johnson, South Africa.
  12. HIV/AIDS – Feroza berumur 26 tahun. Dia sangat kurus. Dia membutuhkan asisten untuk berjalan, mandi dan makan. Pendengaran nya buruk, daya ingat dan kekuatan nya hanya 17 %. Dia sedang mengandung. Berat badan nya hanya 28 KG. CD4 nya 43. setelah 3 bulan pada TF PLUS, CD4 nya menjadi 78, beratnya menjadi 53 KG. Sekarang CD4 nya 163. beratnya menjadi 55 KG. Sekarang dia sudah bisa menangani dirinya dan anaknya. South africa
  13. AIDS / HIV 
    Sebuah sukses awal dengan Peningkatan Imun alami pada seorang pemuda dengan HIV. Kenny berusia 20 tahun dengan hemofilia yang tertular HIV bertahun-tahun yang lalu karena peralatan yang tidak steril ketika mengobatinya hemofilianya. Kenny telah banyak melakukan upaya pengobatan HIV sebelumnya, termasuk terakhir(dalam satu tahun terakhir), rejimen eksperimental dengan tidak ada respon positif. Ia menderita banyak efek samping dari terapi retroviral.

    Lima bulan lalu, Kenny mulai rejimen dosis tinggi TF (3 kapsul 3 kali sehari) dan TF + (2 kapsul 3 kali sehari), bersamaan dengan terapi eksperimental. Diatelah bebas infeksi selama meminum TF tersebut. Dia juga datang kepada kita dengan berita yang sangat menarik 3 minggu yang lalu: ia memiliki jumlah virus NOL, dan sekarang CD4 dekat pada batas normal yaitu 475. Apakah Kenny sudah benar-benar sembuh? Tidak, tapi dia sekarang tampak sehat dan menuju kemungkin menjadi bebas penyakit. Penghitungan berikutnya dijadwalkan enam minggu dari sekarang dan kami akan update. Kenny adalah peer konselor dan pendidik untuk HIV / AIDS dan dia sekarang menyebarkan berita tentang TF dan TF + untuk anggota komunitas AIDS. Ia juga merupakan distributor 4Life Research dan berharap untuk membangun sebuah organisasi penjualan besar bagi orang yang terkena HIV dan Hepatitis C. Dengan demikian, ia mengatakan bahwa ia tidak akan harus berhadapan dengan prasangka terhadap orang-orang yang terinfeksi HIV:Tampaknya 4Life Research hanya dapat memberikan Kenny a HIDUP BARU, dalam banyak hal. Kekuatan TF / TF + dan 4Life Research terus berlanjut.

    Update 11/25/99: CD4 count sekarang 525!

    Update (Musin Dingin, 2000): Seperti banyak dari Anda akan ingat, kami memperkenalkan Kenny, seorang pemuda hemofilia yang didiagnosis HIV positif sepuluh tahun lalu. Setelah bertahun-tahun menerima perawatan medis eksperimental, Kenny mulai mengambil Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan dalam dosis tinggi 9 bulan yang lalu. Kami pertamanya mengumumkan jumlah virus NOL dan jumlah CD4 (jumlah darah putih) hampir normal dalam QVnewsletter kami yang terakhir. Sekarang, 3 bulan kemudian, ia telah mengulangi jumlah virus HIV-nya tetap NOL dan jumlah CD4-nya sudah normal. Dan terus menjadi bebas infeksi! Anda mungkin telah melihat cerita Kenny dalam edisi November Teen People Magazine. Sekarang Kenny berbagi pengalaman yang luar biasa dengan orang lain yang menderita penyakit HIV. Menakjubkan apa yang bisa dilakukan oleh kekuatan peningkat sistem imun Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan bisa melakukannya!

    Update (Musim Semi / Musim Panas, 2000): Seperti banyak dari Anda akan ingat,kami memperkenalkan Kenny, seorang pemuda hemofilia yang didiagnosis HIV positif 10 tahun lalu. Setelah bertahun-tahun menerima perawatan medis eksperimental, Kenny mulai mengambil Transfer Factor dan Transfer Factor ditingkatkan dalam dosis tinggi 12 bulan yang lalu. Kami pertamanya mengumumkan jumlah virus NOL dan jumlah CD4 (jumlah darah putih) hampir normal dalam QVnewsletter kami yang terakhir. Sekarang sembilan bulan kemudian dia telah mengulangi jumlah virus HIV-nya tetap NOL dan jumlah CD4-nya terakhir 600 (batas bawah normal adalah 500) Dan tetap bebas infeksi! Sebagai konselor remaja seusianya, Kenny kini memulai upaya dengan energi baru untuk berbagi Transfer Factor dengan dunia HIV. David Markowitz MD, Me.
* Bagi penderita HIV segera naikkan sistem imunnya jangan sampai terlambat.

Obat HIV/AIDS Produk KimiaFarma Disambut Gembira

Minggu, 19 Juli 2015

Efavirenz 600mg Obat HIV KimiaFarma
KOMPAS.com- Orang dengan HIV/AIDS atau ODHA menyambut gembira obat antiretroviral jenis Efavirenz yang diproduksi oleh PT.Kimia Farma. Kehadiran obat ini diharapkan bisa memutus ketergantungan obat ARV yang selama ini diimpor.

Obat efavirenz tersebut juga sudah mulai didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit. “Kami mendapat laporan monitoring ARV kemarin yang mengatakan ARV jenis Efavirenz sudah ada di RS Fatmawati,” kata Irwandy Widjaja dari Indonesia AIDS Coalition dalam siaran persnya.

Ia menambahkan. “Ini merupakan kabar gembira bagi ODHA di Indonesia karena dengan ARV produksi lokal, kita bisa memutus mata rantai ketergantungan obat ARV dari luar negeri. Dan persoalan seperti ARV tertahan di Bea Cukai bisa kita hindari kedepannya”.

Obat Efavirenz ini adalah obat ARV jenis keempat yang bisa diproduksi oleh Kimia Farma. Dua lainnya adalah jenis lamivudine, zidovudine dan nevirapine. Untuk jenis lainnya dan juga obat ARV golongan lini 2 masih import.

Selama ini, mayoritas obat ARV yang dibutuhkan ODHA di Indonesia adalah obat import dari India. Kerap kali dalam proses pembelian obat import ini mengalami keterlambatan yang menyebabkan obat terlambat didistribusikan di rumah sakit.

Irwandy mengatakan, yang masih menjadi PR sekarang adalah bagaimana menurunkan harga obat produksi lokal karena saat ini obat produksi lokal harganya masih 3-4 kali lebih tinggi dari obat generik impor.

Obat ARV dinyatakan sebagai obat untuk terapi HIV/AIDS sejak tahun 1996. Manfaat obat tersebut sudah terbukti menurunkan angka kematian berkaitan dengan infeksi HIV, menurunkan angka perawatan di rumah sakit, menekan jumlah virus HIV dalam darah, dan memulihkan kekebalan tubuh yang turun. Mereka yang minum obat ARV secara teratur juga lebih rendah risikonya menularkan penyakit ini kepada orang lain.

Sejak tahun 2006 Pemerintah Indonesia menyediakan obat ARV secara cuma-cuma atau subsidi. Pada akhir tahun 2003, menteri kesehatan pada waktu itu mengusulkan agar pemerintah membuat obat generik ARV untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Sumber: Kompas.com Artikel 19-Agt-2014

Anak SMA Menemukan Mutasi DNA Melawan HIV & Meningitis

Rabu, 01 April 2015

This 17-Year-Old Has Discovered DNA Mutations That Could Combat HIV And Meningitis


FastCoExist.com
High schooler Andrew Jin is answering previously unasked questions in biology.

Like plenty of science-oriented high school kids, Andrew Jin is interested in human evolution. But Jin, one of three $150,000 first-place winners in this year's Intel Science Talent Search, took that interest further than most. For his project, the high school senior came up with machine learning algorithms that detect mutations in the human genome—mutations that could one day be used to develop drugs to combat diseases like HIV and schizophrenia.
Initially, Jin wanted to investigate how humans have evolved over the past 10,000 years. "I was doing it out of curiosity," he says. "I started thinking about natural selection and evolution, and that we understand so much about its theory, but we know nothing about reality. I was curious about what mutations help us be sophisticated human beings."

Jin decided to examine 179 human DNA sequences from different parts of the world. Each sequence consisted of 3 million base pairs of DNA—far too much to look at without help from an algorithm. So he set up a machine learning algorithm and found 130 potentially adaptive mutations, related to things like immune response and metabolism, that played a role in human evolution.
Working from a summer program at MIT, Jin refined his research and came up with a handful of mutations, including ones involved in resistance to meningitis and decreased susceptibility to viruses like influenza and HIV, that could potentially be used bypharmaceutical companies in new drug development.
There have been other natural-selection studies in the past looking for adaptive mutations, but Jin says that many of his findings are new. There's still a long way to go before he starts chatting up Big Pharma, however. "There's very, very strong evidence for these mutations playing a role in disease resistance, but in order to confirm, I would have to do biological experiments to study their protective mechanisms. That’s what I’m interested in doing now," says Jin.
Once he gets to college (he's not yet sure where that will be), Jin plans to pursue computer science or biology. But that's not all he's good at: The teen is a talented pianist who has played at Carnegie Hall. "I'm also an avid Boy Scout," he says.

[Top photo: Gio.tto via Shutterstock]

15 Manfaat Daun Pepaya

Pepaya, tanaman seperti pohon tropis, pada awalnya dibudidayakan di Meksiko dan dapat tumbuh lebih dari 30 meter. Tanaman pepaya merupakan buah serbaguna yang baik di makan saat matang dan mentah.

Menurut “Pepaya Medicine Tree,” seluruh bagian tanaman pepaya baik akar, daun dan buah menawarkan nilai obat.

Daun pepaya muda dimakan seperti sayur dalam beberapa masakan khas Indonesia. Dan air rebusan daun pepaya, juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan, seperti berikut 1), apa saja manfaat daun pepaya ? Sebelumnya kita bahas dulu kandungan gizinya.

Kandungan gizi daun pepaya
Vitamin B, A, C, D, E
Kalsium

Kandungan vitamin ini sangat penting untuk kesehatan kardiovaskular, mencegah terjadinya kanker, dan sebagai antioksidan yang membantu mencegah radikal bebas.
Manfaat Daun Pepaya

Daun pepaya memiliki kandungan zat baik yang berlimpah. Maka dari itu, bagi yang kurang menyukai rasanya dapat mempertimbangkan manfaat daun pepaya bagi tubuh pada ulasan ini, 2)

1. Sifat anti kanker
Menurut penelitian yang dilakukan oleh jurnal Ethnopharmacology, jus daun pepaya mengandung enzim tertentu yang memiliki sifat melawan kanker terhadap berbagai tumor seperti kanker leher rahim, kanker payudara, kanker hati, kanker paru-paru dan kanker pankreas tanpa efek toksik pada tubuh. Hal ini membuat ekstrak daun pepaya ini, sering direkomendasikan sebagai bagian dari kemoterapi di beberapa bagian penduduk dunia. Dengan mengatur T-sel, ekstrak daun pepaya meningkatkan respon sistem kekebalan terhadap kanker. Daun yang terasa pahit, memang banyak mengandung zat anti kanker, yang juga ditemui pada manfaat daun binahong.

2. Menghambat Pertumbuhan Bakteri
Jus daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan aktif termasuk senyawa karpain yang menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur, cacing, parasit, bakteri serta berbagai bentuk sel kanker. Hal ini membuat daun pepaya dimanfaatkan sebagai pengobatan herbal untuk menghilangkan cacing di usus karena mengandung tannin. Zat tannin ini akan melindungi usus dari infeksi ulang pada lapisan dinding usus, sehingga cacing di usus tidak dapat menempel. Dengan demikian, daun pepaya secara efektif akan menekan penyebab terjadinya sakit tifus.

3. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Manfaat lain yang menakjubkan dari jus daun pepaya adalah kemampuannya untuk melawan infeksi virus seperti virus flu biasa. Daun pepaya akan secara alami melakukan regenerasi sel darah putih dan trombosit. Daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan termasuk vitamin A, C dan E yang mendukung sistem kekebalan tubuh.

4. Anti Malaria
Daun Pepaya telah ditemukan memiliki sifat anti malaria juga. Dengan demikian, jus daun pepaya sering digunakan di beberapa bagian dunia sebagai profilaksis untuk mencegah malaria di daerah endemis tertentu.

5. Pencegahan Demam Berdarah
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes. Penyakit ini bisa berakibat fatal, namun sejauh ini tidak ada obat khusus telah dirumuskan untuk penyakit ini. Penghilang rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen memiliki efek samping tersendiri.

Jus daun pepaya adalah metode tradisional untuk menyembuhkan demam berdarah tanpa masalah efek samping. Penelitian ilmiah dan beberapa studi kasus telah menunjukkan bahwa ekstra daun pepaya mengandung enzim papain meningkatkan trombosit. Perusahaan farmasi sudah menggunakan persiapan ekstrak daun pepaya dalam bentuk kapsul dan formula cair. Para dokter merekomendasikan mengambil 20 sampai 25 ml jus ini dua kali sehari selama seminggu untuk hasil yang cepat.

6. Mengurangi Nyeri Haid
Para wanita sejak dahulu memanfaatkan daun pepaya untuk permasalahan ini. Jus daun pepaya sangat efektif untuk mengurangi nyeri haid. Caranya dengan merebus beberapa ambil 1 daun pepaya, tambahkan asam jawa dan garam, campur dengan segelas air dan didihkan. Minumlah ramuan ini pada saat datang bulan.

7. Membantu Pencernaan
Enzim papain dalam daun pepaya membantu dalam pencernaan protein dan berguna untuk mengobati gangguan pencernaan, menurut buku “The Complete Herbal Panduan: A Natural Approach to Healing the Body.” Rebusan daun pepaya dapat mengurangi mulas dan perangsang nafsu makan. Daun pepaya juga dapat membantu mencerna gluten protein gandum, yang terjadi bagi sebagian orang, yang dikenal sebagai penyakit celiac.

8. Membantu Penyakit Pembesaran Prostat
Daun pepaya dapat membantu anda yang mengalami permasalahan pembesaran prostat jinak, selain itu daun ini juga dapat membantu menggurangi berbagai masalah terkait pembesaran prostat seperti masalah lesi dubur.

9. Daun Pepaya dapat Mengatasi Jerawat
Anda mungkin baru mendengar bahwa daun pepaya dapat mengobati Jerawat membandel. Cobalah, ini akan sangat efektif bagi anda yang mengalami masalah jerawat.

Cara Penggunaan :
Ambil daun pepaya muda
Keringkan daun tersebut.
Blender dengan air secukupnya untuk dibuat seperti pasta.
Ambil pasta yang telah jadi dan gunakan sebagai maskter.
Biarkan kering dalam 10-30 menit,
Cuci dan bilas bersih.

10. Meningkatkan Trombosit
Daun pepaya sangat penting untuk membantu meningkatkan jumlah trombosit bagi anda yang mengalami masalah dengan rendahnya trombosit. Penelitian di seluruh dunia telah mengungkapkan bahwa daun ‘pahit’ pepaya sangat efektif dalam meningkatkan jumlah trombosit secara cepat. Terutama untuk kasus kekurangan vitamin, sedang kemoterapi, demam berdarah dan banyak lagi.

11. Mencegah Katarak
Daun pepaya sangat penting untuk mencegah penyakit katarak.

12. Emfisema
Daun pepaya banyak mengandung vitamin D yang dapat mencegah terjadinya penyakit emfisema yang berhubungan dengan paru paru.

Daun Pepaya Untuk Kecantikan
Khasiat buah pepaya memang diketahui sangat bagus untuk kulit dan telah tergabung dalam produk perawatan kulit untuk memberikan kulit yang sehat dan bercahaya. Selain itu pepaya sering digunakan dalam sejumlah formulasi perawatan rambut untuk shamp atau kondisioner, berikut ini beberapa diantaranya :

Agen pembersih kulit – Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya senyawa karpain yang menghambat mikroorganisme dan racun lainnya. Sehingga membuat kulit lebih bersih dan memberikan perlindungan terhadap masalah kulit seperti jerawat, bintik-bintik dan noda.
Kondisioner Alami – ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai kondisioner bersama dengan bahan lain seperti santan danmanfaat madu untuk rambut yang berkilau. Kondisioner alami ini akan mmebuat rambut lebih bernyawa dan melembutkan rambut kasar yang sulit diatur.
Menghilangkan ketombe – Ekstrak daun pepaya terutama digunakan sebagai bahan pembuatan sampo anti ketombe yang bertujuan untuk mengendalikan produksi serpihan ketombe. Senyawa karpain ini, efektif dalam menghilangkan kotoran dan minyak serta bahan kimia untuk rambut tanpa efek samping.

Tips Menghilangkan Rasa Pahit Daun Pepaya
Masih banyak orang yang memang tidak menyukai dengan rasa pahit daun pepaya, namun dengan tips berikut ini manfaat daun pepaya dapat diperoleh dengan menghilangkan rasa pahit yang terkandung pada daun pepaya. Daun pepaya yang sudah dibersihkan direbus dengan beberapa lembar daun jambu biji, kemudian setelah direbus dapat dibilas denga air dan diolah sesuai resep. Dengan cari lain yang lebih simpel, dapat direbus saja dengan garam sampai layu dan kemudian di bilas lagi dengan air dan rebus lagi sampai matang untuk dapat diolah untuk berbagai masakan.

Mudah bukan tipsnya? Jadi jangan takut untuk mengkonsumsi daun pepaya. Selamat mencoba..

Kematian Olga Syahputra Karena Meningitis

Sabtu, 28 Maret 2015

Kematian Olga Syahputra pada usia yang cukup muda, 32 tahun, membuat banyak penggemar, terutama keluarganya, berduka. Selama setahun terakhir ini, Olga memang absen dari layar kaca karena berjuang mengatasi penyakitnya, meningitis.

Penyakit radang selaput otak ini dapat disebabkan oleh berbagai organisme, seperti virus, bakteri, dan jamur.

Meningitis yang disebabkan virus umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh tanpa perawatan spesifik. Namun, Meningitis akibat bakteri dapat berakibat serius, seperti kerusakan otak dan kehilangan pendengaran.

Meningitis memang paling rawan menyerang anggota jemaah haji. Menurut dr Iris Rengganis, SpPD, dari Divisi Alergi Imunologi Klinik FKUI-RSCM, Arab Saudi adalah negara dengan epidemi penyakit meningokokus, penyebab meningitis.

Selain itu, anggota jemaah haji yang datang ke Mekkah sebagian besar berasal dari negara Sub-Sahara Afrika yang merupakan sabuk meningitis, atau daerah dengan endemi ini.

Itulah sebabnya, mengapa sebelum melakukan perjalanan haji dan umrah, seseorang diwajibkan melakukan vaksinasi. Meski demikian, menurut Iris, sebaiknya setiap orang yang akan melakukan perjalanan keluar negeri juga mendapatkan vaksin ini. Pasalnya, kini meningitis dapat dijumpai di hampir semua negara, bukan hanya negara dengan rekomendasi meningitis.

Penularan bakteri yang bersifat langsung dapat terjadi melalui udara atau kontak dengan cairan pada saluran pernapasan, misalnya untuk pemakaian gelas bersama. Kuman akan menempati daerah nasofaring, kemudian menembus selaput lendir.

"Dalam kondisi tubuh lemah, mikroorganisme dari nasofaring dapat masuk ke dalam sirkulasi darah, kemudian menyebar ke selaput otak, sendi, jantung, serta ke seluruh tubuh," katanya dalam kampanye pencegahan meningitis, beberapa waktu lalu.

Orang yang terinfeksi meningitis akan mengalami beberapa gejala khas, mulai dari mual, muntah, demam tinggi mendadak, serta rasa kaku di belakang leher.

Kakunya bagian kuduk tersebut disebabkan serangan kuman meningitis ke daerah selaput dan korda spinalis yang merupakan sistem saraf pusat. Masifnya serangan menimbulkan rasa kaku pada penderita yang bisa timbul 2-3 hari setelah tertular kuman meningitis.

Diagnosis penyakit ini dilakukan dengan melakukan tes darah serta mengambil cairan serebrospinal dan tempat infeksi lainnya.

Komplikasi yang mungkin terjadi pada penyakit ini bisa sangat fatal. Penderita bisa mengalami ketulian, kejang, dan infark otak yang menjurus ke cacat menetap, bahkan kematian.

Mengingat risikonya yang sangat berat ini, jangan abaikan vaksinasi meningitis. Selain untuk anggota jemaah haji atau umrah, di Indonesia juga tersedia vaksin meningitis untuk anak-anak.

DAN INI PENJELASAN ILMIAHNYA
WARTA KOTA, JAKARTA
Kabar duka kembali menghampiri dunia hiburan Tanah Air. Komedian Olga Syahputra meninggal dunia di Singapura pada Jumat (27/3/2015) pukul 17.17 waktu setempat.

Olga dirawat sejak Juni 2014 di salah satu rumah sakit di Singapura karena menderita penyakit meningitis.

Sebelumnya, Olga sempat jalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Meningitis adalah radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan disebut meningen.

Dikutip dari Wikipedia, radang ini dapat disebabkan oleh infeksi oleh virus, bakteri, atau juga mikroorganisme lain, dan walaupun jarang dapat disebabkan oleh obat tertentu.

Meningitis dapat menyebabkan kematian karena radang yang terjadi di otak dan sumsum tulang belakang; sehingga kondisi ini diklasifikasikan sebagai kedaruratan medis.

Gejala umum dari meningitis adalah sakit kepala dan leher kaku disertai oleh demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya (fotofobia) atau suara keras (fonofobia).

Anak-anak biasanya hanya menunjukkan gejala nonspesifik, seperti lekas marah dan mengantuk.
Adanya ruam merah dapat memberikan petunjuk penyebab dari meningitis; contohnya, meningitis yang disebabkan oleh bakteri meningokokus dapat ditunjukkan oleh adanya ruam merah
Pada orang dewasa, gejala meningitis yang paling sering adalah sakit kepala hebat, yang terjadi pada hampir 90 persen kasus meningitis bakterial, diikuti oleh kaku kuduk (ketidakmampuan untuk menggerakkan leher ke depan karena terjadi peningkatan tonus otot leher dan kekakuan).

Triad klasik dari tanda-tanda meningitis adalah kaku kuduk, demam tinggi tiba-tiba, dan perubahan status mental.

Namun, ketiga ciri-ciri ini hanya muncul pada 44–46 persen kasus meningitis bakteri.
Jika tidak terdapat satu pun dari ketiga gejala tersebut, dapat dikatakan bukan meningitis.

Ciri lain yang dihubungkan dengan meningitis termasuk fotofobia (intoleransi terhadap cahaya terang) dan fonofobia (intoleransi terhadap suara keras).

Pada anak kecil, gejala yang telah disebutkan di atas seringkali tidak tampak, dan dapat hanya berupa rewel dan kelihatan tidak sehat.

Ubun-ubun (bagian lembut di bagian atas kepala bayi) dapat menonjol pada bayi berusia hingga 6 bulan.

Ciri lain yang membedakan meningitis dari penyakit lain yang tidak berbahaya pada anak adalah nyeri kaki, kaki-tangan yang dingin, dan warna kulit abnormal.

Khasiat Sehat Tanaman Mengkudu

Senin, 09 Maret 2015

Mengkudu (Morinda citrifolia) atau keumeudee (Aceh); pace, kemudu,kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); kodhuk (Madura); tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah noni (Hawaii), nono (Tahiti), nonu (Tonga),ungcoikan (Myanmar) dan ach (Hindi).

Tanaman ini tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3–8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih.

Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.

Secara tradisional, masyarakat Aceh menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak. Daunnya juga digunakan sebagai salah satu bahan nicah peugaga yang sering muncul sebagai menu wajib buka puasa. Karena itu, mengkudu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh. Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.

Asal-Usul Mengkudu
Asal usul mengkudu tidak terlepas dengan keberadaan bangsa Polinesia yang menetap di Kepulauan Samudra Pasifik. Bangsa Polinesia dipercaya berasal dari (Asia Tenggara). Pada tahun 100 SM, bangsa yang terkenal berani mengembara.

Tanpa sebab yang jelas mereka menyeberangi lautan meninggalkan tanah air mereka. Ada kesan para pengembara itu di kecewakan oleh suatu hal dan maksud menjauhkan diri dari kehidupan sebelumnya.

Setelah lama mengembara, mereka sampai di sekitar Polinesia, yaitu kepulauan di sekitar Pasifik Selatan. Para petualang tersebut langsung jatuh hati saat melihat indahnya pemandangan, kondisi pantai, dan pulaunya.

Uniknya, mereka seakan telah mempersiapkan diri untuk berpindah ke pulau lain. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya sejumlah tumbuhan dan hewan yang ikut dibawa, karena dianggap penting untuk mempertahankan hidup.

Beberapa tumbuhan asli, seperti pisang, talas, ubi jalar, sukun, tebu, dan mengkudu, dibawanya. Di antara yang dibawa itu, masih ada yang berupa stek dan tunas. Salah satu tumbuhan itu, yakni mengkudu, dianggap barang keramat.

Sejak 1500 tahun lalu penduduk kepulauan yang kini disebut hawaii itu mengenal mengkudu dengan sebutan noni. Mereka menduga tumbuhan bernama latin Morinda citrifolia tersebut memiliki banyak manfaat. Mereka memandangnya sebagai Hawaii magic plant, karena buah ini dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit.

Pohon Mengkudu
Pohon mengkudu tidak begitu besar, tingginya antara 4–6 m. batang bengkok-bengkok, berdahan kaku, kasar, dan memiliki akar tunggang yang tertancap dalam. Kulit batang cokelat keabu-abuan atau cokelat kekuning-kuniangan, berbelah dangkal, tidak berbulu,anak cabangnya bersegai empat. Tajuknya suklalu hijau sepanjang tahun. Kayu mengkudu mudah sekali dibelah setelah dikeringkan. Bisa digunakan untuk penopang tanaman lada.

Daun Mengkudu
Berdaun tebal mengkilap. Daun mengkudu terletak berhadap-hadapan. Ukuran daun besar-besar, tebal, dan tunggal. Bentuknya jorong-lanset, berukuran 15-50 x 5–17 cm. tepi daun rata, ujung lancip pendek. Pangkal daun berbentuk pasak. Urat daun menyirip. Warna hiaju mengkilap, tidak berbulu. Pangkal daun pendek, berukuran 0,5-2,5 cm. Ukuran daun penumpu bervariasi, berbentuk segitiga lebar. Daun mengkudu dapat dimakan sebagai sayuran. Nilai gizi tinggi karena banyak mengandung vitamin A. yg katanya bisa menyembuhkan ambein

Bunga Mengkudu
Bunga tersusun majemuk, perbungaan bertipe bongkol bulat, bertangkai 1–4 cm, tumbuh di ketiak daun penumpu yang berhadapan dengan daun yang tumbuh normal. Bunga banci, mahkota bunga putih, berbentuk corong, panjangnya bisa mencapai 1,5 cm. Benang sari tertancap di mulut mahkota. Kepala putik berputing dua. Bunga itu mekar dari kelopak berbentuk seperti tandan. Bunganya putih, harum.

Buah Mengkudu
Buah majemuk, terbentuk dari bakal-bakal buah yang menyatu dan bongkol di bagian dalamnya; perkembangan buah bertahap mengikuti proses pemekaran bunga yang dimulai dari bagian ujung bongkol menuju ke pangkal; diameter 7,5–10 cm.

Permukaan buah majemuk seperti terbagi dalam sekat-sekat poligonal (segi banyak) yang berbintik-bintik dan berkutil, yang berasal dari sisa bakal buah tunggalnya.

Warna hijau ketika mengkal, menjelang masak menjadi putih kekuningan, dan akhirnya putih pucat ketika masak.

Daging buah lunak, tersusun dari buah-buah batu berbentuk piramida dengan daging buah berwarna putih, terbentuk dari mesokarp.

Daging buah banyak mengandung air yang aromanya seperti keju busuk atau bau kambing yang timbul karena pencampuran antara asam kaprat (asam lemak dengan sepuluh atom karbon (C10), asam kaproat (C6), dan asam kaprilat (C8). Diduga kedua senyawa terakhir bersifat antibiotik aktif.

Kandungan Nutrisi Mengkudu
Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu.

Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.

Terpenoid.
Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti:
  • Pseudomonas aeruginosa,
  • Protens morganii,
  • Staphylococcus aureus,
  • Bacillus subtilis, dan
  • Escherichia coli.

Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti:
  • Salmonella montivideo,
  • S . scotmuelleri,
  • S . typhi, dan
  • Shigella dusenteriae,
  • S . flexnerii,
  • S . pradysenteriae, serta
  • Staphylococcus aureus.
Scolopetin.
Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine.
Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar.

Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya.
Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Sumber: wikipedia

Apakah Daun Pepaya dan Khasiatnya?

Daun pepaya merupakan salah satu jenis sayuran yang diolah pada saat masih muda menjadi makanan yang lezat dan bergizi tinggi.[1]

Disamping dapat diolah menjadi makanan yang lezat, daun pepaya dapat pula dijadikanobat untuk beberapa jenis penyakit.[2]

Helaian daun pepaya berbentuk menyerupai tangan manusia.[2] Apabila daun pepaya dilipat tepat di tengah, maka akan nampak bahwa daun pepaya berbentuk simetris.[2]

Kandungan Gizi
Daun pepaya memiliki kandungan gizi yang cukup beragam diantaranya vitamin A 18250 SI, vitamin B1 0,15 miligram per 100 gram, vitamin C 140 miligram per 100 gram daun pepaya, kalori 79 kal per 100 gram, protein 8,0 gram per 100 gram, lemak 2,0 gram per 100 gram, hidrat arang/karbohidrat 11,9 gram per 100 gram, kalsium 353 miligram per 100 gram, dan air 75,4 gram per 100 gram.[2] Daun pepaya juga mengandung carposide yang dapat berfungsi sebagai obat cacing.[2] Daun pepaya mengandung zat papain yang tinggi sehingga menjadikan rasanya pahit, namun zat ini justru bersifat stomakik yaitu dapat meningkatkan nafsu makan.[3]

Daun Pepaya yang bercita rasa pahit ini dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit, diantaranya:
  • Batu Ginjal, caranya beberapa lembar daun pepaya dicuci bersih lalu direbus, kemudian air rebusan tersebut diminum dan diakhiri dengan meminum air kelapa muda (namun, bagi yang mengidap hipertensi tidak diperkenankan menggunakan metode ini).[2]
  • Malnutrisi (gejala kekurangan gizi pada balita), caranya daun pepaya ditumbuk bersama daun dadap serep, dan kapur sirih kemudian dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut si penderita.[2]
  • Sakit perut pada waktu haid, caranya 1 lembar daun pepaya ditumbuk bersama dengan buah asam dan garam lalu ditambahkan air masak, campuran tersebut kemudian diperas, disaring dan diminum pada saat haid.[2]
  • Disentri, caranya 2 lembar daun pepaya direbus dalam 1 liter air bersama dengan 1 sendok teh bubuk kopi, lalu disaring dan diminum satu cangkir per hari.[2]
  • Diare, caranya daun pepaya direbus bersama dengan minyak kelapa, lalu daun pepaya yang layu tersebut ditempelkan pada perut penderita.[2]
  • Membasmi cacing perut, caranya daun pepaya direbus dalam 2 gelas air bersama dengan adas pulowaras sampai mendidih, lalu air rebusan tersebut disaring dan diminum setiap malam sebelum tidur.[2]
  • Mengatasi keputihan, caranya 1 daun pepaya yang telah dicuci bersih direbus dalam 1,5 liter air bersama 50 gram akar alang-alang dan pulasari, kemudian air rebusan tersebut disaring dan diminum setiap hari satu kali.[4]
  • Mengatasi jerawat, caranya 2-3 helai daun pepaya yang sudah tua dijemur kemudian dihaluskan dan ditambahkan air kemudian sari daun pepaya tersebut dioleskan pada bagian yang berjerawat.[4]
  • Mengatasi noda hitam di wajah, caranya daun pepaya dihaluskan dengan cara ditumbuk ataupun diblender dan ditambah air, kemudian air sari daun pepaya tersebut dicampurkan dengan masker dan dioleskan pada wajah, setelah 15 menit wajah dibasuh dengan air hangat sampai bersih.[4]
Pengolahan Daun Pepaya
Rasa pahit pada daun pepaya dapat dihilangkan dengan cara merebus daun pepaya bersama dengan daun jambu klutuk/jambu biji, dan daun singkong dengan perbandingan 200 gram daun pepaya, 200 gram daun singkong dan 50 gram daun jambu biji.[5]

Daun pepaya dapat diolah menjadi tumis daun pepaya, daun yang baik untuk ditumis adalah yang berasal dari pohon jantan.[5]

Di Jawa Barat, hampir semua hidangan disajikan dengan lalapan.[3] Lalapanadalah segala jenis sayuran yang dikonsumsi ketika masih mentah, tanpa dimasak cukup dicuci sampai bersih.[3]

Pucuk daun pepaya merupakan salah satu pilihan lalapan di Jawa Barat.[3]

Di Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal makanan bercita rasa gurih sedikit pedas yang bernama buntil yaitu sayur yang terbuat dari daun pepaya muda yang digulung dan didalamnya berisi parutan kelapa dengan tambahan ikan, udang dan bumbu-bumbu yang lain.[6]

Dari Indonesia timur tepatnya Maluku, terdapat makanan khas yaitu tumis bunga pepaya, di dalam masakan ini bunga pepaya ditumis bersama daun pepaya dan ikan asin/teri goreng dan disajikan dengan singkong rebus.[7]

Tak jauh dari Maluku, di Sulawesi Timur daun pepaya diolah bersama bunga pepaya, daun kemangi, daun melinjo dan ikan cakalang menjadi garo bunga pepaya.[8]

Manfaat Lain
Daun pepaya dapat dimanfaatkan sebagai pakan untuk ikan bawal yang sedang dalam tahap pembesaran, daun yang masih segar sebaiknya dilayukan terlebih dahulu sebelum diumpankan pada ikan untuk mengurangi kandungan air di dalamnya.[9]

Bahan aktif papain dalam daun pepaya dapat digunakan untuk membuat pestisida nabati, caranya 1 kg daun pepaya dirajang lalu direndam dalam 10 liter air yang dicampur dengan 2 sendok makan minyak tanah, dan 50 gram detergen selama semalam.[10]

Setelah semua bahan didiamkan selama 1 malam, pestisida nabati siap disemprotkan pada area pertanaman yang diserang ulat dan hama penghisap.[10]

sumber : wikipedia

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. KlinikHerbalis.- - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger