Konsultasi Pengobatan
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba
WA: 0822.4610.4034
SMS 08787.882.1248 - 081385386583

MaduHerbalPamungkas by Thabib SidikRizal

Selasa, 20 Maret 2018

Beredarnya produk Madu Herbal Pamungkas, dgn tag By Ustadz SidikRizal, mendapat sorotan dan bantahan dari berbagai pihak. Apalagi dari keluarganya sendiri.
.
Kata ustadz, yg merupakan panggilan tertinggi untuk orang yg mengajarkan kita ilmu agama tak pantas dipasangkan di depan nama SidikRizal, yg notabene cuma muslim biasa dan tidak ada pendidikan khusus di universitas Madinah ataupun Makkah.
.
Karena ketakpatutan dan ketidakpantasan itu, maka SidikRizal melakukan perubahan label merk Madu Herbal Pamungkas, MHP815 dgn tag by SidikRizal dan/atau by Thabib SidikRizal.
.
Kata Thabib sendiri pun tidak merujuk maksud sebagai makna profesi dokter, walaupun dalam bahasa Arab, Thabib itu artinya sama dengan Dokter.
SidikRizal berpendapat, tidak semua Thabib itu Dokter, dan juga tidak semua Dokter itu bisa dipanggil dokter.
.
Thabib sendiri artinya adalah ahli pengobatan, ahli obat-obatan herbal, dan bukan obat-obatan farmasi seperti farmakologis. Namun, keilmuan seorang Thabib mengharuskan dia untuk menguasai ilmu sebagian disiplin ilmu kedokteran, juga sebagian besar ilmu farmakologi. Karena bagaimana dia bisa membedakan khasiat ilmu pengobatan herbal dengan ilmu kedokteran dan ilmu farmakologi, jika tak ada bekal pengetahuan dasar untuk itu?
.
Itulah sebabnya, SidikRizal belajar sedikit banyak tentang ilmu kedokteran dan farmakologi sebagai bahan dasar acuan dan pertimbangan untuk memberikan jasa konsultasi terapi kethabiban kepada para pasiennya.
.
Written by AAS.
.
MaduHerbalPamungkas #BerantasHIV #SembuhkanAIDS secara total dlm wkt kurang dr 6bln atasi #Ketergantungan #Narkoba HerbsTherapy Eradicates #HIV totally cures #AIDS in 6months. Terapi penyembuhan gangguan syaraf secara berkala. Help #DrugsAbuse #NoSideFX https://klinik-herbalis.blogspot.co.id/search/label/HIV
Just
WA: +6282246104034
WA: +6287878821248
WA: +6281385386583
IG: @dik_rizal
FB: @dikrizalsidik
Twitter: @dikrizal



ROKOK vs PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT

Minggu, 18 Maret 2018

Benar, Khutbah Jumat kemarin di MRPI simple, tapi sangat mengena.
Khatib kemarin adalah Prof. Dr. H. Yunasril, M.A., dosen UIN Jakarta Syarif Hidayatullah.

Menurut beliau, semangat pemberdayaan ekonomi umat belakangan ini yg dimotori alumni 212 sangatlah bagus dan perlu diapresiasi. Tapi ada satu hal yg kita tidak boleh lupa bahwa selama umat islam masih merokok, maka selamanya ekonomi umat akan terserap dengan mudah ke para taipan.

Ilustrasinya begini, jumlah rokok yg terjual setiap hari di Indonesia mencapai 90 juta bungkus. Yakinlah kita bahwa setidaknya 80% dari itu pembelinya adalah umat Islam. Bila satu bungkus rokok dibeli seharga Rp 10.000 (meski kenyataannya harga sebungkus rokok sudah di atas itu), maka setiap hari Rp 900 milyar uang masuk kantong para pemilik industri tembakau.

Bila sehari Rp 900 milyar terbakar, maka dalam 4 hari saja jumlahnya mencapai Rp 3,6 trilyun rupiah. Bandingkan dengan total jumlah WAZIS yg terkumpul dari semua LAZIS di tahun 2016 di seluruh Indonesia yg "hanya" Rp 3,7 trilyun, itu artinya jumlah ZIS yg dikumpulkan dengan susah payah selama satu tahun penuh ternyata sama besarnya dengan uang yg "dibakar" lewat rokok selama 4-5 hari saja!!  Ini adalah perbandingan yg luar biasa mencengangkan!!

Seandainya umat Islam kompak dengan penuh kesadaran berhenti merokok selama satu pekan saja, maka lihat berapa uang rokok tersebut bila disisihkan utk dana pemberdayaan umat. Luar biasa, 'kan? Bagaimana bila umat Islam berhenti merokok sama sekali dan uang rokok kompak disisihkan utk dana pemberdayaan ekonomi umat? Yakinlah insyaAllah umat Islam akan maju.

Siapa saat ini yang mayoritas menguasai industri rokok dari hulu hingga hilir? Tentu kita tahu jawabannya. Mereka itu 40-50 tahun lalu disebut sebagai tauke atau cukong dengan kepemilikan satu gudang tembakau dan satu pabrik rokok. Sekarang ini, anak-cucu mereka bukan lagi sekedar cukong atau tauke, melainkan mereka sekarang disebut taipan atau konglomerat. Cek saja, dari data Majalah Forbes, berapa dari mereka yg masuk 50 besar orang terkaya di Indonesia atau bahkan Asia?  Mereka jadi besar tidak lain dari hasil rokok yg dibeli oleh puluhan juta umat Islam.

Sekarang mereka bilang sebagai taipan, mereka besar bukan dari rokok saja.  Sekarang mereka punya pertambangan besar, real estate/properti raksasa, hingga perkebunan yg luas. Padahal semua itu modalnya didapat dari hasil industri tembakau juga. Sampai sekarang industri tembakau masih jadi pemasukan utama mereka. Selama umat tetap merokok, maka mereka akan terus semakin kaya!
Lihatlah, buruh tembakau adalah buruh yg --maaf-- hidup mengenaskan. Mereka miskin di bawah kaki para taipan yg luar biasa kaya. Siapa para buruh tembakau ini? Mereka mayoritas umat Islam juga. Padahal bos-bos mereka kaya raya dari hasil jual rokok yg dibeli umat Islam.

Para pecandu rokok sulit percaya bahwa rokok itu beracun dan bisa membunuh penghisapnya pelan2. Bila ada makanan atau minuman pada kemasannya ditulis "Beracun dan Membunuh", maka orang nggak ada yg berani beli dan memakannya. Anehnya, biarpun pada kemasan rokok sudah ditulis demikian, tetap saja orang beli dan menghisapnya tanpa ragu.

Jadi umat Islam harus berhenti merokok SEKARANG JUGA! Alasannya bukan karena kesehatan, tapi alasan pemberdayaan ekonomi umat! Kalo alasan kesehatan 'kan para perokok sudah nggak percaya, meski sudah dibilang bahwa para taipan dan cukong itu sendiri tidak mau menghisap rokok yg mereka jual. Alasan PEMBERDAYAAN UMAT saat ini jauh lebih relevan utk berhenti merokok.

Berhentilah merokok sekarang juga dan sisihkan uang rokok tersebut secara berjamaah utk membangun perekonomian umat. Ekonomi umat harus dibangun secara bersyarikat, seperti halnya Syarikat Dagang Islam (SDI) yang dibangun oleh H. Samanhudi di Surakarta pada tahun 1911.

Jadi sudah lebih dari satu abad lalu tokoh umat Islam mempelopori pemberdayaan umat secara bersyarikat atau berjamaah, tidak bisa ekonomi dibangun sendiri-sendiri. Umat Islam tinggal mencontoh dan melanjutkan apa yang sudah pernah dilakukan oleh SDI H. Samanhudi di masa lalu.
.
(disarikan dari Khutbah Jumat oleh Prof. Dr. H. Yunasril Ali, M.A. di Masjid Raya Pondok Indah hari Jumat, 10 November 2017)
.
Untuk konsultasi tentang bagaimana menyembuhkan HIV/AIDS,
menyelamatkan para pecandu narkoba,
mengurangi kecanduan pada rokok,
dengan madu herbal pamungkas MHP815, silakan hubungi LANGSUNG :
Sidik Rizal
XL: 08787.882.1248 atau
WA: 081.385.386.583 atau
WA: 0822.4610.4034 atau
twitter @dikrizal
instagram @dik_rizal
website http://klinik-herbalis.blogspot.co.id

HIV Sembuh Total Money Back Guarantee

Untuk konsultasi tentang menyembuhkan HIV/AIDS dengan madu herbal pamungkas MHP815, silakan hubungi LANGSUNG :
THABIB Sidik Rizal
XL: 08787.882.1248 atau
WA: 081.385.386.583 atau
WA: 0822.4610.4034 atau
twitter @dikrizal
instagram @dik_rizal
website http://klinik-herbalis.blogspot.co.id

HIV/AIDS Kini Bisa Disembuhkan Total

Jumat, 16 Maret 2018

Oleh Liputan6 pada 03 Agu 2012, 16:38 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Penyakit HIV/AIDS kini bisa disembuhkan. Hal ini terungkap dari hasil Konferensi internasional AIDS yang digelar Juli lalu di Washington DC, Amerika Serikat.

Konferensi Internasional AIDS ke-29 itu diselenggarakan pada 22- 27 Juli dan diikuti 195 negara dengan jumlah peserta lebih dari 121 ribu orang. Dari konferensi tersebut terungkap hingga saat ini sudah ada bukti bahwa HIV/AIDS sudah bisa disembuhkan secara total.

Ada 3 kasus yang terjadi, salah satunya pada seorang pasien dengan leukemia akut dan terjangkit HIV. Sewaktu leukemianya diobati dengan cangkok sel induk maka leukemianya sembuh dan virus HIV-nya hilang total. Juga ada dua kasus lain di mana pasien terkena kanker dan juga terjangkit virus HIV. Pada kedua orang tersebut dilakukan cangkok sumsum tulang dan hingga saat ini keduanya sehat serta tanpa ada virus HIV lagi, Jumat (3/8).

Selain itu, ada lagi 12 ODHA (Orang dengan HIV AIDS yang telah dinyatakan sembuh secara fungsional. 10 Tahun lalu saat terdeteksi infeksi HIV/AIDS, langsung diobati dengan obat antiretrovira (ART) selama 3 tahun tanpa menunggu kekebalan tubuh turun. Setelah minum ART selama 3 tahun lalu berhenti hingga hari ini yaitu 7 tahun kemudian kondisinya sehat walafiat.

Hal ini menunjukkan bahwa makin banyak harapan untuk menghentikan wabah AIDS. Prof dr Zubairi Djoerban, Manajer Unit Pelayanan Terpadu HIV RSCM, mengatakan, di RSCM sendiri tiap bulannya ada sekitar 2 ribuan pasien yang berobat HIV/AIDS terdiri dari pria dan wanita dewasa, juga bayi dan anak.
Permasalahan yang masih tersisa adalah bagaimana mengobati semua pasien yang terjangkit virus HIV/AIDS agar penularan virus ini terhenti. Karena di banyak negara baru sebagian kecil kasus yang diobati dan ditangani dengan baik.(MEL)
.
Hasbunallah wa ni'mal wakil. Ni'mal Maula, wa ni'man nashiir.
.
MaduHerbalPamungkas #BerantasHIV #SembuhkanAIDS secara total dlm wkt kurang dr 12bln atasi #Ketergantungan #Narkoba HerbsTherapy Eradicates #HIV totally cures #AIDS in 6months. Terapi penyembuhan gangguan syaraf secara berkala. Help #DrugsAbuse #NoSideFX https://klinik-herbalis.blogspot.co.id/search/label/HIV
Just WA: +6282246104034
IG: @dik_rizal
FB: @dikrizalsidik
Twitter: @dikrizal

Antara Stigma dan Data HIV/AIDS di Indonesia

"The only thing worse than bad health is a bad name.”
(Gabriel Garcia Marquez – Love in The Time of Cholera)

penulis: Nadya Karima Melati
Bicara soal HIV/AIDS, menurut data pemerintah 2015, penularan 9000 kasus HIV disebabkan oleh suami yang tidak setia.
Opini Nadya Karima Melati.

Sejak kematian suaminya, warung kelontong Ibu X di Surakarta semakin sepi pembeli. Alasan kematian suaminya menjadi alasan pelanggan menjauh, yakni mengetahui bahwa pak X meninggal karena AIDS. Ibu X sebagai istrinya langsung dicurigai tertular (dan memang betul terjadi) dan semenjak itu lingkungan sekitar menjauhi dirinya yang menyebabkannya sulit menyambung hidup guna menghidupi anak-anaknya.

Jonathan Mann, pendiri Program Penanggulangan AIDS di WHO menyatakan bahwa sebagai sebuah epidemi, AIDS menjangkiti kelompok masyarakat melalui tiga tahapan: pertama adalah inveksi virus HIV yang senyap dan sulit untuk diketahui, kedua munculnya penyakit-penyakit akibat infeksi virus yang menyerang daya tubuh. Dan yang paling menyakitkan adalah tahapan ketiga, epidemi yang menyerang secara sosial, ekonomi dan politis yaitu stigma diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS. Hal yang dialami oleh Ibu X bukanlah satu-satunya di banyak komunitas di kota maupun desa, stigma buruk terhadap pengidap pandemik ini kerap terjadi.

Penulis: Nadya Karima Melati

Evolusi Kuman dan Sejarah Wabah
Undang-undang Republik Indonesia tahun 18984 nomor 4 menyebutkan bahwa wabah adalah "berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi ... keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka". Sejarah dunia mencatat bahwa endemik atau wabah yang berasal dari mikroba dan virus lebih mematikan dan menghabiskan jumlah penduduk daripada perang apapun. Dan seringkali perang dimenangkan justru karena berkembangnya penyakit bukan karena kecanggihan senjata dan taktik dalam perang. Penyakit dapat disebut endemik apabila menjadi wabah dalam satu kelompok masyarakat tertentu seperti demam berdarah atau pandemik yang melintasi negara dan meluas seperti flu burung. HIV/AIDS masuk dalam kategori pandemik walaupun menurut data WHO terbaru, di Indonesia pengendalian terhadap penularan  HIV memasuki angka yang stabil tahun 2014.
Ketika kita berpikir manusia mengalami evolusi, pemikiran yang sering luput adalah bahwa mikroba dan virus juga seperti mahluk hidup lain yang juga ikut berevolusi. Dalam Gun, Germs and Steel(terj: Bedil, Kuman dan Baja) sejarawan multidisiplin Jared Diamond memaparkan bagaimana kuman dan virus berevolusi dan menyesuaikan diri dengan inang yang dihinggapinya untuk terus berkembang biak. Terjadinya beberapa penyakit yang menjadi endemik di hari ini disebabkan oleh proses domestifikasi hewan dan kontak yang dilakukan dengan hewan-hewan tersebut. Karena kekebalan setiap mahluk hidup berbeda, maka melalui kontak manusia seperti mengelus bulu, memakan daging, minum susu atau bahkan melakukan seks dengan hewan domestifikasi mempunyai resiko tubuh manusia menjadi inang untuk kuman/virus baru berkembang biak.

Kutukan Desa Nelayan Kasensero
Kasensero adalah desa kecil dan miskin di tepi danau Viktoria, Uganda Barat. Ia berada di dekat perbatasan Tanzania. 1982 silam desa ini menuai sorotan dunia. Cuma dalam beberapa hari ratusan penduduk meninggal dunia setelah mengidap penyakit misterius. Kasus yang melibatkan virus HIV sebenarnya sudah muncul di AS, Tanzania dan Kongo. Namun belum pernah sebelumnya AIDS mewabah.

Kasensero 1982: Thomas Migeero adalah korban pertama. Awalnya ia kehilangan nafsu makan, lalu rambutnya rontok. Bobot tubuhnya pun menyusut drastis, kenang saudaranya Eddy. "Sesuatu merusaknya dari dalam." Ayah Migeero menolak menyentuh peti matinya saat penguburan. Penduduk percaya Thomas Migeero dikutuk. Sementara Eddie Migeero yang kini bekerja untuk LSM AIDS tahu saudaranya tewas karena AIDS
HIV/AIDS mulai menjadi pandemik setelah tahun 1981 ditemukannya pria dengan infeksi pneumonia pneumosistis di Los Angeles. Namun epidemi ini dicurigai berasal dari sub-sahara Afrika karena paling banyak mewabah di negara-negara tersebut. Hingga tahun 2006, penyakit ini diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia telah membunuh lebih dari 25 juta jiwa. Berdasarkan sumber asal virus ini dicurigai adanya kontak seksual dan konsumsi daging dari hewan yang menjadi tumbuh kembang virus ini. 
Baca:
Stigma dan Kenyataan Penderita HIV/AIDS di Indonesia
Tahapan ketiga yakni stigma dan driskiminasi membuat penderita wabah mengalami penderitaan ganda. Stigma juga menghambat upaya pencegahan dan penyembuhan suatu wabah tertentu. Sejarah mencatat stigma yang diterima penderita epidemi tidak hanya kepada penderita HIV/AIDS beberapa wabah-wabah yang pernah terjadi dan menghabisi populasi manusia sebut saja PES, kolera, malaria, kusta, cacar dan sebagainya. Penderita wabah selalu distigma bahwa penyakitnya adalah kutukan.
Salah satu contoh penyakit yang sulit disembuhkan karena stigmatisasi penderita adalah penyakit kusta atau lepra yang mewabah dalam rentang waktu ratusan tahun di Asia Tenggara. Stigma memposisikan penderita lepra sebagai kutukan kematian sebelum kematian. Penderita lepra dikucilkan secara sosial dan diisolasi melalui peraturan-peraturan pada tiap pemerintahan. Hingga tahun 2006 di Kamboja, pengucilan pasien lepra masih terjadi di Poem Trung sampai adanya sosialisasi dari pejuang hak asasi manusia dan pendekatan rasional dan ilmiah dalam pencegahan penularan lepra. Ketidakmampuan dan ketidakmauan masyarakat untuk mengetahui secara ilmiah dan rasional sebuah penyakit menghambat pencegahan dan penyelesaian penyakit epidemi tersebut. Padahal, hukum dari epidemi dalam masyarakat berkembang seperti layaknya kuman yang hidup dalam cawan petri, epidemi akan terus menyebar sampai seluruh manusia meninggal atau menjadi imun sama sekali. Untuk itu pemahaman terhadap jenis penyakit dan penanganannya secara ilmiah sangat dibutuhkan.

Dengue
Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue. Ada beberapa jenis nyamuk yang menularkan virus tersebut. Demam dengue dapat membahayakan nyawa penderita. Antara lain lewat pendarahan, kebocoran pembuluh darah dan tekanan darah rendah. Dua milyar orang tinggal di kawasan yang terancam oleh demam dengue, termasuk di Indonesia.

Marburg
Virus paling berbahaya adalah virus Marburg. Namanya berasal dari kota kecil di sungai Lahn yang tidak ada hubungannya dengan penyakit tersebut. Virus Marburg adalah virus yang menyebabkan demam berdarah. Seperti Ebola, virus Marburg menyerang membran mukosa, kulit dan organ tubuh. Tingkat fatalitas mencapai 90 persen.
Belajar dari epidemi lepra, dibutuhkan regenerasi manusia baru yang imun terhadap jenis virus ini. Hukum ini juga berlaku pada penyakit-penyakit lainnya dan karena evolusi bakteri dan virus yang seiring dengan evolusi mahluk hidup lainnya, penyakit-penyakit baru tentunya akan terus muncul dan berkembang seiring dengan perkembangan manusia. Dan manusia dengan kemajuan ilmu pengetahuan STEM dan kemampuan berpikir diharuskan untuk mengatasinya. Sayangnya walaupun pendekatan ilmiah dilakukan, tidak mudah melepaskan stigma yang hadir beserta penyakit yang hadir. HIV/AIDS sebagai fenomena baru di dunia modern, tidak lepas dengan stigma yang sesuai dengan norma yang kekinian. Stigma selalu hadir dalam  isu narkoba, seks bebas dan homoseksual – dimana kerap dilekatkan pada penderita epidemi ini.
Dan tentu saja dalam kampanye-kampanye pencegahan HIV/AIDS yang digalakkan oleh lembaga-lembaga seperti pemerintah memasukan kelompok-kelompok yang dianggap menyimpang tersebut sebagai kelompok yang tinggi risiko. Tapi data di lapangan berkata berbeda, penularan HIV terbanyak justru disebabkan oleh hubungan heteroseksual (perempuan dan laki-laki) dan penderita terbanyak justru ibu rumah tangga. Menurut data Kementrian Kesehatan pada tahun 2015 saja mencapai 9000 kasus disebabkan oleh suami yang tidak setia. Walau begitu, kampanye pencegahan tetap menggunakan strategi pendekatan kelompok rentan. Tentunya ini membuktikan dua hal, pertama bahwa stigma terhadap kelompok yang dianggap menyimpang tidak benar dan kedua, semua orang dengan orientasi seksual apapun rentan terhadap HIV/AIDS.

Kehidupan Sehari-hari
Lebih dari 35 juta warga dunia positif HIV - sepertiga diantaranya hidup di Afrika Sub-Sahara. Di Afrika Selatan, negara yang paling parah terjangkit HIV, satu dari enam orang mengidap HIV. HIV bisa dibilang keseharian hidup di Afrika Selatan, sampai-sampai acara anak-anak 'Sesame Street' versi Afrika Selatan memiliki boneka kuning yang positif HIV, Kami.

Lelaki Lebih Berbahaya
Pada hubungan seks antar heteroseksual, HIV lebih mudah ditularkan dari lelaki ke perempuan ketimbang perempuan ke laki-laki. Namun apabila seorang lelaki sudah disunat, risiko penularan ke perempuan berkurang hingga 60 persen.
Baca:

Kesimpulan
Perilaku menyimpang sesungguhnya tidak ada karena belajar dari sejarah wabah, hal yang disebut menyimpang bergantung norma yang berlaku pada masyarakat pada saat itu. Misalnya wabah lepra yang dianggap sebagai kutukan Tuhan dan pengucilan berlandaskan perintah agama justru mempersulit penyembuhan. Pendekatan relijius biasanya gagal total dalam upaya pencegahan wabah dan justru memperparah, wabah selalu dianggap sebagai kemurkaan Tuhan dan penderitanya disuruh bertaubat. Taubat mungkin menenangkan secara psikologis tapi tidak pernah menyembuhkan penyakit.
Stigma dan pengucilan berlandaskan agama sering sekali menjadi penghambat penyelesaian wabah. Irving Goffman menyatakan bahwa prilaku menyimpang justru dihasilkan karena adanya labelling, penamaan negatif terhadap sebuah kelompok yang dapat mengubah konsep diri dan identitas sosial mereka. Adanya stigma membuat sebuah kelompok negatif merasa disisihkan dan apa yang terjadi apabila penderita disisihkan dan abaikan tanpa dipahami penyebabnya? Ia justru dapat bertambah parah sampai seluruh manusia dalam populasi punah atau muncul regenerasi manusia baru yang kebal. Belajar dari sejarah wabah, melabeli dan mengucilkan tidak pernah menyembuhkan sebuah wabah maka lepaskanlah stigma-stigma negatif pada kelompok-kelompok tertentu demi keselamatan dan kesehatan anda!
Penulis: Nadya Karima Melati (ap/vlz)
Essais dan Peneliti Lepas. Koordinator SGRC (Support Group and Resource Center on Sexuality Studies). Tertarik pada topik sejarah sosial, feminologi dan seksualitas.
@Nadyazura
*Setiap tulisan yang dimuat dalam #DWNesia menjadi tanggung jawab penulis

Buang air kecil
Buang air kecil sesudah berhubungan intim dapat membuat semua bakteri penyebab infeksi keluar. Namun jangan lakukan itu sebelum berhubungan seks, karena penyebab utama infeksi saluran kencing adalah kebiasaan 'pipis' sebelum berhubungan seksual. Demikian saran Urolog New York, David Kaufman.
Minum antihistamin (anti alergi)
Antihistamin baik untuk meredakan efek alergi, karena mengeringkan selaput lendir di hidung yang berair, namun obat ini juga mengeringkan organ intim. Tentu, vagina yang kering membuat hubungan seks terasa tidak nyaman. Selain itu, secara umum, antishistamin juga menurunkan libido.

LAPORAN PILIHAN
Memulihkan Kecanduan Narkoba Lewat Bertinju
Sebuah pusat rehabilitasi kecanduan narkoba menawarkan pada mantan pengguna narkoba untuk meredam kecanduan mereka melalui olahraga tinju. Ini menjadi bagian dari terapi alternatif. (09.09.2016)
AIDS: Memerangi Penyakit dan Stigma
Jumlah orang yang terinfeksi HIV tidak berubah banyak selama tahun-tahun terakhir. Kemajuan di dunia kedokteran membuat penyebaran penyakit terkontrol. Namun penderita AIDS tetap mengalami diskriminasi dari masyarakat. (01.12.2015)
Satu Lagi Pasien Bayi HIV Berhasil Disembuhkan
Seorang bayi di Amerika Serikat yang dirawat untuk HIV selang beberapa jam setelah dilahirkan, beberapa bulan kemudian dinyatakan terbebas dari virus tersebut. Bayi ini menjadi kisah sukses kedua dari perawatan dini. (07.03.2014)
Peneliti Besar AIDS Tewas Dalam Insiden Pesawat
Beberapa korban tewas dalam insiden pesawat Malaysia Airlines yang jatuh di Ukraina merupakan rombongan delegasi yang akan menghadiri konferensi internasional AIDS di Australia. (18.07.2014)
Dua Pasien HIV Gagal Sembuh Justru Untungkan Riset
Para peneliti yang berupaya mencari obat AIDS menyatakan: terinspirasi dan bukan kecewa, menyikapi laporan dua pasien HIV yang diyakini sembuh, ternyata kembali diserang virus mematikan itu. (03.01.2014)
Upaya Pencegahan Infeksi HIV Aids
Sejak beberapa tahun terakhir jumlah infeksi HIV di kalangan usia di bawah 25 tahun meningkat. Ini menimbulkan kekhawatiran. Pencegahan tanpa etika moral yang berlebihan dan tanpa menuding siapapun. (21.07.2011)
UNICEF: Remaja Rentan HIV
Jumlah kematian HIV / AIDS di kalangan remaja di seluruh dunia yang meningkat sebesar 50 persen antara tahun 2005 dan 2012 menunjukkan tren mengkhawatirkan. (01.12.2013)
Tanggal 29.11.2017.
.
MaduHerbalPamungkas #BerantasHIV #SembuhkanAIDS secara total dlm wkt kurang dr 6bln atasi #Ketergantungan #Narkoba HerbsTherapy Eradicates #HIV totally cures #AIDS in 6months. Terapi penyembuhan gangguan syaraf secara berkala. Help #DrugsAbuse #NoSideFX
https://klinik-herbalis.blogspot.co.id/search/label/HIV
Just WA: +6282246104034
IG: @dik_rizal
FB: @dikrizalsidik
Twitter: @dikrizal

Bagaimana HIV/AIDS Bisa Disembuhkan?

Kamis, 15 Februari 2018

HIV/AIDS adalah penyakit yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS adalah tahap akhir dari infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Jika orang dengan HIV positif tidak diobati maka kondisinya akan semakin memburuk ketika menjadi AIDS, di mana sistem kekebalan tubuh berhenti bekerja.

Dengan demikian sistem kekebalan tubuh tidak mampu melindungi tubuh dari berbagai jenis penyakit atau infeksi. Virus HIV AIDS dapat ditularkan dari orang HIV positif melalui pertukaran cairan tubuh. Hal ini dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik serta dari ibu ke anak selama kehamilan. Saat ini menurut ilmu kedokteran memang belum ditemukan obat hiv aids, namun dalam ilmu pengobatan tradisional atau herbal, selalu ada jalan untuk mengalahkan setiap penyakit, termasuk HIV AIDS.

Faktor Risiko HIV AIDS
HIV / AIDS telah membunuh lebih dari 25 juta orang di 3 dekade terakhir. Salah satu alasan utama mengapa HIV / AIDS menyebar begitu luas adalah kurangnya pengetahuan tentang faktor risiko dan penularan HIV. Kurangnya pengetahuan tidak terbatas pada orang-orang yang tinggal di daerah terpencil. Mungkin di masa depan kita bisa memiliki Obat HIV AIDS terbaru, tapi sampai saat ini mengetahui faktor risiko adalah cara terbaik untuk menjauh dari HIV. Berikut adalah faktor risiko yang harus Anda perhatikan terkait dengan cara penyebaran dari virus hiv ini, yaitu:
  1. Berhubungan intim tanpa pengaman.
  2. Bergonta ganti pasangan intim.
  3. Penyakit menular seksual lainnya.
  4. Transfusi darah yang terkontaminasi virus HIV.
  5. Jarum suntik yang terkontaminasi.
  6. Penyalahgunaan obat.
  7. Kelalaian dalam praktek medis.
  8. Penularan dari ibu ke anak.
  9. Membuat Tatto yang menggunakan jarum tidak steril.
Virus HIV ini tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia dan mati dengan cepat ketika cairan tubuh yang terkandung mengering. Inilah sebabnya mengapa tidak dapat ditularkan melalui serangga, dan tidak bisa menyebar seperti virus flu. Selain itu juga virus hiv tidak dapat ditularkan melalui air liur, bersin akibat flu, batuk, ciuman, berbagi pemakaian perlengkapan makan ( piring, sendok, gelas ) atau pemakaian peralatan mandi secara bersama-sama (handuk ataupun sikat gigi), pemakaian fasilitas umum seperti toilet umum ataupun kolam renang.

Gejala HIV AIDS yang Harus Diwaspadai
Gejala HIV bervariasi dari orang ke orang. Beberapa orang mengalami penyakit mirip flu seperti demam, sakit kepala atau sakit tenggorokan dalam beberapa minggu pertama setelah gejala hilang. Seseorang dapat memiliki HIV selama bertahun-tahun sebelum mengembangkan gejala apapun. Infeksi oportunistik umum pada orang dengan AIDS yang mempengaruhi hampir semua organ tubuh. Beberapa tanda-tanda bahwa infeksi HIV mulai bereaksi dan menimbulkan gangguan kesehatan meliputi 3 fase yakni :

Fase Pertama / Fase Jendela (Serokonversi)
Seorang yang telah terinfeksi pada awal mulanya akan mengalami sakit yang menyerupai penyakit flu, diperkirakan hampir dari separuh penderita hiv aids pada tahap pertama ini akan mengalami hal gejala dibawah ini :
  1. Merasakan tidak nyaman pada bagian tenggorokan.
  2. Mengalami demam yang disertai rasa menggigil.
  3. Timbulnya bintik-bintik merah seperti benjolan (ruam) pada bagian kulit.
  4. Organ dari limfa mulai membengkak.
  5. Tubuh menjadi kurus (penurunan berat badan tidak normal).
  6. Mengalami diare yang cukup berkepanjangan atau lama (lebih dari 1 bulan ).
  7. Mudah merasa letih meskipun tidak melakukan aktifitas yang berat.
  8. Otot-otot tubuh menjadi sakit dan nyeri.
  9. Persendian dirasakan nyeri.
Gejala tahap pertama diatas ini merupakan pertanda umum yang dirasakan oleh penderita hiv aids yang menunjukkan bahwa sistem pertahanan tubuh sedang melawan virus hiv aids, namun bukan berarti anda yang mengalami hal diatas sudah dinyatakan terinfeksi Hiv Aids. Gejala diatas bisa juga diakibatkan oleh gangguan penyakit lainnya. Untuk lebih pastinya segera periksakan diri anda kepada pihak medis atau dokter agar dilakukan test Hiv Aids.

Fase Kedua Positif HIV
Setelah melewati fase pertama yang gejalanya mulai menghilang selama bertahun-tahun (pada tahap ini biasanya penderita belum menyadari jika dirinya telah terinfeksi virus hiv aids jika belum menjalani test hiv aids). Memasuki fase kedua virus hiv mulai menginfeksi dan menyebar didalam tubuh sekaligus merusak kekebalan tubuh hingga menjadi lemah. Penderita hiv fase kedua merasa tubuhnya sehat dan baik-baik saja akibat tidak ada gejala yang dapat dirasakan secara langsung. Proses kerusakan ini bisa terjadi bertahun-tahun dan beresiko tinggi menularkan penyakitnya kepada orang lain.

Fase Ketiga Gejala AIDS
Ketika penderita HIV sudah memasuki tahap ini akibat terlambatnya mengetahui kondisi kesehatan dan tidak dilakukan pengobatan yang tepat maka dirinya akan memasuki tahap hiv yang berubah menjadi tahap AIDS atau yang dikenal dengan Acquired Immune Deficciency Syndrome. Penderita yang telah berada pada kondisi ini akan sangat rentan dan mudah terserang berbagai penyakit berbahaya (komplikasi) akibat kekebalan tubuh didalam tubuhnya yang mulai menurun secara drastis. Inilah gejala yang dirasakan oleh penderita hiv yang sudah memasuki tahap Aids yakni :
  1. Demam persisten.
  2. Penderita mengalami getah bening yang mulai terjadi pembengkakan pada bagian ketiak, leher atau pangkal paha.
  3. Bermunculannya ruam / bintik-bintik yang berwarna yang tampak pada bagian kulit.
  4. Kelelahan ekstrim yang tidak berhubungan dengan stres atau kurang tidur.
  5. Munculnya infeksi berupa jamur yang timbul pada bagian mulut, lidah ataupun organ intim wanita.
  6. Sulit untuk bernafas.
  7. Diare persisten.
  8. Gizi buruk yang menurunkan berat badan.
  9. Pembengkakan kelenjar di leher, pangkal paha, dll.
  10. Kesulitan dalam menelan.
  11. Sariawan.
  12. Sakit kepala, kebingungan dan pelupa.
  13. Peningkatan risiko berbagai jenis kanker seperti sarkoma Kaposi, limfoma, kanker serviks, dll.
Ancaman paling besar dari tahap Aids ini adalah bahaya komplikasi penyakit serius seperti Kanker, Gagal Ginjal, TB dan sejenisnya atau bahkan sampai kepada kematian penderitanya. Meskipun begitu bahaya ini dapat diatasi dengan pengobatan herbal alami Hiv Aids yang sudah terbukti dan teruji dengan aman dan ampuh.

Fase Keempat Komplikasi HIV AIDS
Orang dengan HIV AIDS sangat rentan terhadap infeksi. Beberapa kondisi berikut yang umumnya terkait dengan AIDS:
  1. Tuberkulosis (TBC) – infeksi bakteri yang terutama menginfeksi paru-paru. Ini adalah penyebab utama kematian pada orang dengan HIV. Hampir seperempat juta pasien HIV meninggal akibat komplikasi tbc setiap tahunnya.
  2. Herpes Simplex – virus yang menyebabkan luka atau herpes genital (lepuh menyakitkan di area genital).
  3. Sarkoma Kaposi – tumor kulit dengan bercak ungu pada kulit atau mulut. Hal ini disebabkan oleh virus herpes.
  4. Limfoma – tumor berkembang pada sel-sel darah putih dalam sistem limfatik. Sebuah penyakit umum yang terkait dengan AIDS di mana sel-sel kanker ditemukan dalam sistem getah bening dari pasien AIDS.
  5. Pneumonia Pneumocystis – infeksi yang menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan di paru-paru. Ini adalah infeksi oportunistik yang paling umum pada orang yang terinfeksi HIV.
  6. Sariawan – infeksi mulut yang disebabkan oleh jamur candida. Infeksi Candida lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi HIV.
  7. Infeksi Cytomegalovirus – cytomegalovirus menyebabkan infeksi terkait HIV. Virus biasanya tetap aktif pada orang yang sehat. Penyakit yang paling umum yang menyebabkan cytomegalovirus pada orang yang terinfeksi HIV adalah kebutaan, radang paru-paru, penyakit hati, dll
  8. Toxoplasmosis – penyakit parasit yang jarang menyebabkan gejala pada orang dewasa yang sehat. Tapi penyakit ini bisa menjadi gangguan serius bagi penderita HIV / AIDS.
Sebelum mengalami komplikasi penyakit ini sebaiknya penderita HIV AIDS mendapatkan terapi yang tepat dan teratur baik menggunakan obat hiv aids herbal maupun medis.
Pengobaan HIV AIDS Terbaru secara Medis dan Herbal

Pengobatan Medis
Dua tujuan utama pengobatan HIV AIDS dalam ilmu kedokteran adalah untuk:
Hanya mencegah virus merusak sistem kekebalan tubuh
Hanya menghentikan atau menunda perkembangan infeksi

Antiretroviral (ARV) adalah obat HIV yang digunakan untuk mengobati dan mencegah infeksi HIV. Mereka menghentikan atau mengganggu reproduksi virus di dalam tubuh.

ARV tidak menyembuhkan infeksi HIV.
Dia mengontrol replikasi virus sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh seseorang untuk melawan infeksi. Obat hiv aids ini harus diambil pada waktu yang tepat setiap hari. Terapi yang salah atau tidak konsisten dapat menyebabkan virus bermutasi sehingga resisten terhadap pengobatan HIV ini. Orang dengan HIV AIDS membutuhkan konseling dan dukungan psikososial di samping pengobatan antiretroviral. Sebuah kualitas hidup yang tinggi perlu dipertahankan dengan kebersihan dasar, gizi yang cukup dan air bersih.

Pengobatan Herbal
Sedangkan tujuan utama pengobatan dengan paket obat herbal HIV/AIDS adalah untuk:
  1. Mencegah virus merusak sistem kekebalan tubuh.
  2. Menghambat perkembangan dari virus HIV
  3. Mengurangi jumlah virus hiv didalam tubuh.
  4. Menghancurkan virus hiv secara bertahap.
  5. Menghentikan atau menunda perkembangan infeksi.
  6. Memperbaiki, meningkatkan sistem pencernaan juga sistem metabolise tubuh penderita HIV/AIDS.
  7. Meningkatkan kekebalan tubuh penderita (imunitas).
  8. Melemahkan lalu membunuh virus HIV/AIDS.
  9. Mencegah dan menghambat infeksi untuk berkembang lebih lanjut yang lebih berbahaya
Inilah khasiat yang bisa dirasakan penderita HIV/AIDS setelah rutin mengkonsumsi paket obat herbal HIV/AIDS setidaknya dalam waktu 3 bulan pertama yakni :
  • Terjadinya peningkatan CD4 yang cukup signifikan.
  • Kondisi tubuh menjadi lebih sehat akibat stamina dan energi menjadi lebih meningkat.
  • Jumlah virus didalam tubuh menjadi berkurang (setelah dilakukan test HIV).
  • Nafsu makan mulai membaik yang disertai dengan berat badan mulai merangkak naik.
  • Gejala penyakit yang ditimbulkan (komplikasi) mulai berkurang.
Dengan konsumsi paket obat herbal secara rutin, banyak sekali pasien HIV/AIDS yang semakin meningkat kualitas kesehatannya, bahkan beberapa di antaranya sembuh total, artinya tidak ditemukan lagi virus HIV di dalam tubuhnya.

Jadi apa saja obat tradisional HIV/AIDS yang dimaksudkan?
Sekarang kita akan mengulas tuntas tentang paket pengobatan HIV/AIDS secara tradisional / herbal ini, yakni menggunakan 5 produk obat alami ini baik secara terpisah maupun kombinasi kesemuanya yang sudah terbukti ampuh bisa menyembuhkan sampai tuntas.
  • Paket Madu Herbal Pamungkas (MHP815)
  • Paket TransferFactor Trifactor Formula 
  • Paket Herbal Amazon Plus
  • Herbal Amazon Berries
  • Paket Xamthone Plus
  • Paket Virgin Coconut Oil Plus Zaitun
  • Obat HIV/AIDS K-Muricata
Paket Madu Herbal Pamungkas (MHP-815)
Madu Herbal Pamungkas adalah obat herbal racikan yang berdasarkan cara pengobatan nabawi, dimana bahan baku utamanya adalah madu hitam pahit dan habbatussauda. Adapaun pilihan habatussauda didatangkan langsung dari Yaman, Mesir dan Ethiopia. Sehingga terkadang setiap racikan dalam wadah botol plastik yang satu dengan yang lainnya akan mempunyai bentuk dan warna yang berbeda. Ditambah lagi emulsi pengikat serbuk herbal yang berbahan baku madu hitam pahit terkadang ditambah dengan madu jenis lainnya, seperti madu import Yaman, madu mints ataupun madu super dan madu Sumbawa atau madu hutan Kalimantan.

Paket Madu Herbal Pamungkas mempunya beberapa jenis level mulai dari level 0 untuk bayi hingga level 7 untuk pasien penderita HIV/AIDS yang sangat parah. Bentuk cairannya pun setiap levelnya bisa berbeda, mulai dari yang encer karena menggunakan esktrak minyak habbatussauda dan gamat emas serta minyak zaitun dan virgin coconut oil (VCO) hingga yang kental seperti bubur ataupun yang kalis seperti dodol madu hitam pahit.

Rasa setiap jenis level dan paket disesuaikan dengan kemampuan pasien untuk mengkonsumsi. Ada yang cair dan manis sehingga cocok untuk bayi dan anak kecil, hingga yang kental pekat seperti dodol untuk orang dewasa yang masih bisa berkaktivitas hariannya.

Secara keseluruhan, paket Madu Herbal Pamungkas 815 disesuaikan dengan kondisi pasien dengan bandrol harga paket sebagai berikut:
MHP-815 1 botol isi 500 ml : Rp500.000,- (level 0) untuk anak-anak dan bayi
MHP-815 1 botol isi 500 ml : Rp1.000.000,- (level 1 s/d 7) untuk dewasa
MHP-815 1 botol isi 1 liter : Rp1.750.000,- (level 1 s/d 7) hanya untuk dewasa

Harga paket pembelian lebih dari 2 botol mendapat rabat potongan 30%

Dosis konsumsi MHP815
1. Fase Jendela : 1 s/d 2 sendok makan per hari hingga 3 bln konsumsi. 
2. Fase Positif HIV : 2 s/d 3 sendok makan per hari hingga 6 bln konsumsi
3. Fase Gejala AIDS : 3 s/de 4 sendok makan per hari hingga 12 bulan konsumsi
4. Fase AIDS : 3 s/d 4 sendok makan per hari hingga 24 bulan konsumsi 
Paket Herbal Amazon Plus
Obat HIV AIDS alami Amazon Plus berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh penderita dan mencegah virus HIV AIDS merusak kekebalan tubuh penderita. Selain itu Amazon Plus mengandung senyawa aktif yang berguna untuk membunuh virus HIV AIDS, yakni:
  • Zaitun Hydroxytyrosol dari buah zaitun, telah teridentifikasi berfungsi sebagai penghambat virus HIV-1 yang mencegah perkembangan dari HIV agar tidak berkembang ke tahap AIDS.
  • Antosianin dari Acai Berry dan Blueberry merupakan senyawa aktif yang sangat berperan dalam hal menambah serta meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas) atas HIVsekaligus juga memperbaharui (regenerasi) sel-sel tubuh yang rusak akibat dampak virus tersebut.
  • Quercetin, myricetin, dan kaempferol dari blueberry berperan untuk menetralkan radikal di dalam tubuh.
  • Xanthone dari kulit manggis ini telah banyak membantu penderita HIV/AIDS dalam mencegah terjadinya peradangan, anti mikroba serta mengandung antioksidan yang super tinggi sekaligus menangkal mikroorganisme yang dapat menimbulkan infeksi pada tubuh penderita.
  • Lycopene dari tomat, mampu memicu tubuh untuk segera melakukan regenerasi sel-sel yang rusak.
  • Asam ellagic serta punicalagin dari delima merah telah terbukti ampuh sebagai antivirus yang yang sangat kuat untuk melawan berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh HIV
Obat HIV AIDS Herbal Amazon Berries
Obat Herbal HIV AIDS selanjutnya adalah Amazon Berries yang memiliki peranan untuk meningkatkan kesehatan setiap organ di dalam tubuh, dan untuk menyehatkan sistem pencernaan serta berkhasiat untuk meningkatkan vitalitas dan stamina pasien. Selain itu obat alami ini juga mengandung senyawa aktif yang berguna untuk melemahkan HIV yakni:
  • Antosianin pada Acai Berry
  • Xanthone pada kulit manggis
  • Resveratrol pada anggur
  • Ferulic acid pada plum hitam
  • Guaranine pada guarana
  • Riboflavin dan niasin pada acerola
  • Serta serat akasia yang berguna untuk kesehatan pencernaan
Obat herbal Amazon Berries ini mampu memperbaiki sistem pencernaan tubuh penderita HIV/AIDS yang seringkali mengalami diare berkepanjangan hingga berat badan menjadi turun drastis dikarenakan sistem dari organ pencernaannya terganggu.

Amazon Berries kaya akan serat, senyawa aktif dan juga vitamin penting yang dibutuhkan metabolisme tubuh.
Obat HIV/AIDS K-Muricata
Sedangkan Obat HIV AIDS Herbal K-Muricata berguna untuk:
  • menyaring racun / toksik di dalam tubuh
  • meningkatkan proses metabolisme di dalam tubuh sehingga penyerapan Amazon Plus dan Amazon Berries akan menjadi lebih cepat dan optimal
  • melemahkan HIV sehingga lama kelamaan akan mati.
Obat herbal K-Muricata ini yang berbentuk teh siap saji dan dapat dikonsumsi dengan cara diseduh dengan air mendidih. K-Muricata terbuat dari bahan alami yakni daun sirsak dan ekstrak tanaman keladi tikus yang telah lama dikenal dan digunakan dalam beberapa pengobatan penyakit yang berkaitan dengan virus ataupun radikal bebas.

Demikian keseluruhan paket obat herbal untuk mengatasi HIV/AIDS yang menghadirkan harapan baru bagi setiap pasien HIV AIDS ataupun keluarganya yang benar-benar sedang membutuhkan atau mengharapkan keajaiban kesembuhan.

Aturan Minum
20 hari pertama : 
Amazon Plus 3 x 2 sloki sehari diminum sebelum makan,
Amazon Berries 1 x 1 sachet sehari diminum di pagi hari.
Setelah 20 hari ditambahkan K-Muricata 3 x 1 sachet sehari diminum setelah makan.

Catatan:
Dosis akan dikurangi seiring dengan perkembangan kesehatan pasien. Aturan minum ini juga tidak mengikat dan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Harga Obat Herbal HIV/AIDS Paket Amazon
Amazon Plus 1 Botol isi 350 ml : Rp. 276.000,-
Amazon Plus 1 Dus (6 Botol) : Rp. 1.560.000,-
Amazon Berries 1 box (isi 30 sachet) : Rp. 1.200.000,-
K-Muricata 1 box (isi 30 sachet) : Rp. 600.000,-

Untuk hasil pengobatan yang maksimal disarankan untuk menggunakan ketiga jenis obat herbal Hiv Aids diatas. Selain untuk mengobati obat herbal Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata juga berkhasiat untuk mencegah anda terinfeksi virus Hiv (tentunya dengan tetap menghindari faktor penyebab hiv aids ) sekaligus menjaga kesehatan anda tetap prima.

Kesaksian Penderita HIV AIDS Yang Sembuh Berkat Paket Obat Herbal Alami :
Testimoni kesembuhan ini berasal dari seorang penderita HIV/AIDS yang ingin berbagi kisah hidupnya dalam melawan dan menghadapi penyakitnya selama ini , yang identitasnya tidak ingin dipublikasikan. Berikut ini kisahnya yang diceritakan langsung olehnya :

Saya merupakan seorang pasien yang terinfeksi virus HIV/AIDS sejak lama, akibat gaya hidup dan perilaku yang tidak baik yang pernah saya lakukan di kehidupan saya sebelumnya. Dan tepatnya pada tahun 2013 saya mulai mengkonsumsi obat-obatan khusus yang diresepkan dokter kepada saya. Disaat itu saya menyadari jika penyakit yang saya alami ini bukanlah suatu penyakit yang ringan terlebih saya mengetahui jika telah banyak penderita HIV/AIDS yang harus kehilangan nyawa akibat bahayanya. Terlebih penjelasan dari dokter yang menjelaskan jika penderita HIV ini juga rentan akan bahaya komplikasi penyakit berat lainnya akibat daya tahan tubuh penderita yang melemah. Penyesalan pun selalu ada didalam benak saya, meskipun begitu hidup saya pun harus terus berlanjut.

Hingga pada satu hari saya ditawari untuk mencoba paket obat herbal HIV/AIDS yang terdiri dari Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata. Memang pada mulanya saya sudah pasrah dan tak percaya jika ada obat HIV/AIDS yang mampu untuk mematikan virus tersebut. Meskipun begitu saya tertarik untuk mencobanya 1 paket, dan ketika itupun saya berfikir jika saya rasakan membaik akan saya lanjutkan pengobatan herbalnya namun jika tidak tentu tidak saya lanjutkan pengobatannya setidaknya saya sudah mencoba untuk mencari kesembuhan.

Dengan dimulai dengan mengkonsumsi obat herbal sesuai anjuran yakni Amazon Plus 3 x 2 sloki sehari serta dipadukan dengan Amazon Berries 1 x 1 sachet sehari sebelum makan. Setelah mengkonsumsi kedua jenis obat herbal tersebut selama 1 minggu saya melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan saya dengan uji lab dan hasilnya dari test darah di lab tersebut menunjukkan bahwa darah saya tampak lebih bersih serta terjadi peningkatan kadar CD4. Melihat hasil dan kondisi kesehatan saya yang mulai ke arah yang lebih baik, saya pun bertambah semangat dan yakin jika paket obat herbal ini merupakan jalan kesembuhan saya, tentunya juga ditambah dengan doa meminta kesembuhan kepada Tuhan YME.

Tak terasa 2 minggu sudah saya mengkonsumsi obat herbal HIV/AIDS secara rutin sekaligus juga merasakan adanya perubahan fisik seperti stamina saya meningkat, nafsu makan bertambah, tidak mudah lemas seperti apa yang saya rasakan sebelumnya. Pada saat itu juga saya dianjurkan untuk mulai mengkombinasikan obat dokter dengan Amazon Plus namun mengkonsumsinya diberi jarak setidaknya 2 jam. Pada minggu ketiga saya merasa berat badan saya sudah meningkat naik yang juga disertai dengan stamina yang cukup fit.

Tepat 1 bulan sudah saya menjalani pengobatan alami HIV/AIDS ini dan saya kembali merasakan perubahan demi perubahan kearah kesembuhan yang sangat baik. Tentunya kondisi ini membuat saya sangat senang dan bahagia serta tak lupa rasa syukur yang tak henti-hentinya saya panjatkan kepada Tuhan YME. Bulan kedua saya lanjutkan pengobatan herbal tersebut hingga sampai akhirnya genap 3 bulan saya rutin mengkonsumsi ketiga jenis obat alami ini dan tibalah pada kabar gembira yang saya dapatkan setelah melakukan test viral load (VL Test) dengan hasil hiv di dalam tubuh saya sudah tidak terdeteksi lagi.

Hasil yang luar biasa dan diluar pikiran saya, yang tidak pernah terbesit akan dapat sembuh di kemudian hari. Suatu keajaiban yang diberikan oleh Tuhan kepada saya melalui obat herbal alami HIV/AIDS Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata jalan kesembuhan saya dapatkan. 

Sekarang saya bisa beraktifitas serta bekerja sebagaimana orang sehat lainnya dikarenakan saya sudah tidak sakit lagi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang tak terkira kepadaTuhan YME, terima kasih obat herbal Amazon Plus, Amazon Berries, K-Muricata dan tidak lupa juga kepada dokter yang telah merawat saya dan mendengarkan keluh kesah saya selama ini.

Kesehatan Mulai Membaik Semenjak Mengkonsumsi Paket Obat Herbal HIV/AIDS
Kabar baik kali ini juga datang dari penderita penyakit HIV/AIDS yang berasal dari daerah Maluku Utara tepatnya di pulau Tidore. Penderita ini memiliki nama dengan Inisial IT (disamarkan karna tidak ingin identitasnya diketahui). Bapak IT ini sebelumnya bekerja di bidang pelayaran, namun semenjak kondisi tubuhnya menurun drastis akibat terinfeksi HIV sehingga dirinya sudah tak dapat bekerja sebagaimana dahulu beliau sehat.

Pada saat itu kondisi kesehatannya sudah cukup memprihatinkan dan lemah hanya dapat berbaring saja diatas tempat tidur, bisa dikatakan jika aktifitas kesehariannya seperti makan, BAB, buang air kecil hanyalah diatas tempat tidur saja. Pada saat kondisi yang memprihatinkan ini, pak IT memiliki seorang istri yang sangat setia menemani dirinya, bahkan istrinya sangat sabar dan juga tekun merawat kondisi suaminya yang sedang sakit.

Tak lupa istrinya berharap dan berdoa untuk kesembuhan suaminya, meskipun begitu istrinya tak hanya berpasrah saja dan mulai mencari pengobatan alternatif yang dapat menyembuhkan kondisi kesehatan suaminya selama ini melalui internet. Setelah beberapa saat melakukan pencarian, istri pak IT menemukan salah satu situs pengobatan herbal untuk penyakit hiv aids dan tertarik untuk mencoba paket obat herbal Hiv Aids yang terdiri dari Amazon Plus, Amazon Berries dan juga K-Muricata.

Pak IT pun mulai diberikan obat Amazon Plus sesuai anjuran pakai yakni 3 x 3 sloki sehari ditambah dengan Amazon Berries 1 x 1 sachet sehari sebelum makan. Baru mengkonsumsi 3 hari pak IT sudah merasakan kesehatannya mulai membaik yang ditandai dengan dirinya sudah dapat bangun dan berdiri ditambah lagi dengan nafsu makannya yang mulai membaik ditambah dirinya sudah mulai sedikit bertenaga. Sebuah harapan yang sangat baik bagi pak IT untuk dapat sembuh dan sehat kembali seperti semula.

Semua penyakit pasti ada obatnya, selalu percaya dan selalu berdoa meminta kesembuhan kepada Tuhan YME pasti akan diberikan olehnya, amin.

----------------------

Untuk konsultasi tentang menyembuhkan HIV/AIDS dengan madu herbal pamungkas MHP815, silakan hubungi LANGSUNG :
Sidik Rizal
XL: 08787.882.1248 atau
WA: 081.385.386.583 atau
WA: 0822.4610.4034
Telkomsel: 0813.818.33855
twitter @dikrizal
instagram @dik_rizal
website http://klinik-herbalis.blogspot.co.id
 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. KlinikHerbalis.- - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger